Pustaka
Bahasa Indonesia
Bab
Pengaturan

Episode 3

Seminggu sudah Alea menjadi seorang istri,dan seminggu pula Alea di tinggal untuk selama lamanya oleh mama tercinta,Raka dan kedua orang tuanya telah kembali ke jakarta 4 hari yang lalu,karena ayah mertua Alea harus bekerja,dan Raka juga harus sekolah,begitupun dengan Alea,dia masih melanjutkan sekolahnya dengan status seorang istri,tapi nggak ada orang yang tau tentang statusnya itu.

"Lea.." Ucap pak Risky kepada anak semata wayangnya.

"Iya pa.." Jawab Alea.

"Nak,,papa sudah mengurus surat pindah sekolahmu ke jakarta,ke tempat sekolah Raka.." Ucap pak Risky saat mereka sarapan bareng.

"Tapi kenapa pa,,Lea mau di sini aja sama papa.." Ucap Alea matanya sudah berkaca kaca,bagaimana mungkin papanya tega membiarkannya tinggal bersama orang asing walau kini sudah suami dan mertua.

"Nggak bisa sayang,,kamu sekarang sudah menjadi istri orang,tanggung jawab papa sudah berpindah kepada Raka.." Ucap pak Risky.

"Lalu siapa yang akan mengurus dan menemani papa di sini kalau Lea ke jakarta.." Ucap Alea.

"Papa sudah ada bi Mumun yang merawat,dan juga ada pak Tio juga pak Ujang yang akan menemani papa.." Ucap pak Risky.

"Bisa nggak nanti saja Lea ke jakartanya pa,,setelah Lea lulus sekolah.." Ucap Alea kepada papanya,jujur dia sangat berat meninggalkannya,karena Alea juga masih berduka atas kepergian mamanya.

"Nggak bisa sayang,,papa sudah mengurus semuanya,,kamu tenang aja papa akan sering berkunjung ke jakarta terlebih lagi papa ada proyek di sana sekarang.." Ucap pak Risky,dia menenangkan anaknya agar tidak takut.

Alea hanya bisa pasrah dengan perintah papanya,dia yang memang dasar orangnya pendiam hanya bisa pasrah saja,setelah kemauannya tidak di turuti oleh papanya.

"Lea.." Ucap Rini teman sebangku Alea.

"Iya ada apa Rin.." Jawab Alea dengan lesu.

"Kamu bener mau pindah sekolah ke jakarta.." Tanya Rini,dia mendengar gosip Alea akan pindah,karena saat dia melewati ruang guru,para guru membicarakan kepindahan Alea,sangat di sayangkan karena Alea salah satu siswa berprestasi di sekolahnya.

"Iya.." Jawab Alea,dia terus saja berjalan masuk ke dalam kelas dan duduk di bangkunya.

"Kenapa,,tanggung lo Al,,sebentar lagi kita ujian kan.." Ucap Rini,dia sangat nggak bisa bayangkan jika harus kehilangan sahabat baiknya.

"Aku juga maunya begitu Rin,,tapi papa sudah mengurus semuanya dan besok adalah hari terakhir aku sekolah,,hari minggu aku sudah otw ke jakarta.." Ucap Alea lemas saat mengingat dirinya harus meninggalkan kota tempatnya di besarkan,terlebih dirinya tidak bisa sering ke makam mamanya.

"Aku sendiri dong.." Ucap Rini sedih.

"Jangan sedih ya,,kita masih bisa kontekan lewat wa kan,,dan juga kamu kan mau kuliah di jakarta nanti kita ketemu lagi.." Ucap Alea,dia membalas pelukan sahabatnya dari kecil itu dia juga nggak rela meninggalkan bandung.

*****

"Raka,,kamu kenapa sekarang banyak diam sih,,kamu sakit,,atau ada masalah.." Ucap Karin kepada Raka,semenjak Raka pulang dari bandung dia lebih banyak bengong dan kurang aktif di ektstrakulikuler sekolahnya,Raka lebih banyak menyendiri bahkan saat Karin ngajak mainpun kadang Raka menolaknya.

"Nggak apa apa,,aku baik baik saja.." Jawab Raka,dia berusaha tersenyum kepada Karin.

"Bohong,,kamu pasti bohong kan.." Ucap Karin.

"Aku tau bagaimana Raka,,kita pacaran udah 2 tahun,,dan kita temenan dari semenjak SMP,,jadi aku tau banget bagaimana kamu,,ada masalah apa cerita sama aku.." Lanjut Karin,ya Karin dan Raka adalah teman sejak mereka di duduk di bangku SMP.

"Aku nggak apa apa bi,,kamu nggak perlu khawatir.." Dia membelai lembut pipi Karin.

Tidak di pungkiri,Raka sangatlah mencintai Karin begitu juga sebaliknya,Karin yang cantik baik dan perhatian terhadap semua membuat Raka jatuh hati kepada wanita itu,di nggak ingin kehilangan Karin,yang selama ini sudah membawa hal hal positif kepada hidup Raka,bahkan saat ini Raka sedang memikirkan hal apa yang akan dia lakukan jika Karin mengetahui semuanya,Raka nggak bisa membayangkan sehancur apa wanita yang ada di hadapannya ini nanti jika tau dia sudah menikahi wanita lain,bahkan membayangkannya saja sudah membuat Raka sakit hati sekali,dia nggak ingin melihat Karin sakit apalagi sampai menangis karnanya.

"Hey,,tu kan diam lagi.." Ucap Karin menepuk lengan Raka.

"Ke keantin yuk dari pada bengong mulu.." Lanjut Karin,lalu dia bangkit dari duduknya dan menarik tangan Raka agar ikut dengannya.

*****

"Alea.." Ucap Andre laki laki yang menyukai Alea selama ini,dia juga salah satu teman dekat Alea hanya saja mereka beda kelas.Andre nggak berani mengungkapkan perasaannya terhadap Alea,karena takut Alea menolaknya dan akan berimbas ke pertemanan mereka.

"Ya ndre.." Jawab Alea,saat dia dan Rini ke kantin

"Kalian mau kemana.." Tanya Andre ikut jalan bareng mereka.

"Ke kantin,,mau ikut.." Tanya Alea.

"Boleh,," Ucap Andre,,"Alea aku mau tanya.." Lanjut Andre.

"Nanya apa ndre.." Jawab Alea.

"Apa kamu bener mau pindah ke jakarta.." Tanya Andre.

"Iya bener.." Jawab Alea.

"Kenapa.." Tanya Andre lagi,hatinya nggak rela jika harus berpisah dengan pujaan hatinya.

"Nggak apa apa,,papaku punya proyek di jakarta,dan dia akan sering ke jakarta,jadi dia memindahkan aku sekolah di sana agar dia di jakarta dia bisa bersamaku.." Ucap Alea beralasan.

"Tapi kan kita juga hanya sebentar lagi sekolah padahal.." Ucap Andre.

"Entahlah,,aku juga nggak tau kenapa papa malah memindahkanku.." Jawab Alea,dia berusaha tersenyum ke arah teman temannya.

"Ibu,,Alea mau es dong.." Ucap Alea kepada ibu kantin.

"Eleh neng geulis kirain nggak ke kantin.." Ucap bu Nining penjaga kantin.

"Ke kantinlah bu,,Lea haus.." Ucap Alea sambil tersenyum,lalu dia mengambil gorengan yang baru saja selesai di goreng.

"Neng,,emang bener,,neng teh mau pindah sekolah.." Tanya bu Risma kepada Alea saat dia membuatkan es Alea.

"Iya bu.." Jawab Alea.

"Kunaon atuh neng,,(kenapa emang neng).." Ucap bu Risma.

"Te kunanaon atuh bu,,(nggak kenapa napa kok bu).." Jawab Alea.

"Sepi atu da ibu ie mah.." Ucap bu Risma.

Alea yang ramah dan baik memang di sukai banyak orang,bahkan bukan hanya ibu kantin para gurupun menyayangkan Alea yang akan pindah sekolah,selain anaknya pintar Alea juga sangat rajin dan baik,dia adalah murid yang berkecukupan dan orang tuanya tergolong wali murid terkaya di sekolahnya,tapi Alea nggak pernah memilih milih dengan siapa ia berteman.Bahkan ia berprestasi dengan kepintarannya bukan dengan uang dari orang tuanya,Alea juga aktif di PMI dan juga PRAMUKA,dia sangat hobi berpetualang,apalagi saat mengadakan kemping dia nggak akan pernah ketinggalan.

*****

"Raka kita main yuk.." Ajak Karin saat pulang sekolah.

"Main kemana.." Tanya Raka saat mereka di parkiran.

"Kemana aja,nonton juga boleh.." Ucap Karin.

"Ya udah ayok.." Ucap Raka,Karinpun naik ke atas motor ninja milik Raka,dan mereka juga teman teman yang lainnya berencana akan menonton,namun sebelum nonton mereka juga akan makan terlebih dahulu.

"Raka,,hari sabtu besok kita ke puncak yuk sama teman teman yang lainnya juga.." Ucap Karin.

"Aku nggak bisa kayaknya,,soalnya aku mau ke bandung sama bunda.." Ucap Raka kepada Karin,ya memang bener dia akan ke bandung menjemput Alea untuk tinggal dan sekolah di jakarta.

"Yahh,,padahal mereka ngajakin tau.." Ucap Karin lesu.

"Lain kali aja ya bi,,minggun ini aku bener nggak bisa.." Ucap Raka,dia mengelus tangan Karin yang memeluknya berusaha memberikan pengertian kepada kekasihnya itu.

"Ya udah deh nggak apa apa,,nanti aku bilang sama anak anak kalau kita nggak bisa ikut.." Ucap Karin,dia selalu memberikan pengertian kepada Raka dalam hal apapun,dan hal itulah yang membuat Raka semakin jatuh cinta kepadanya.

Setelah seharian mengabiskan waktu bersama Karin dan teman temannya,kini Raka pulang ke rumah saat sudah malam dan sudah jam 10 malam.Bunda Riri menunggu anaknya di ruang tamu rumahnya.

"Dari mana saja kamu Raka.." Ucap bunda Riri saat Raka membuka pintu dan masuk ke dalamnya.

"Habis main bun.." Jawab Raka lalu menyalami tangan bundanya.

"Main sama siapa.." Tanya bunda Riri.

"Sama Karin.." Lanjutnya,dia juga tau jika anaknya memiliki kekasih.

"Sudah bunda bilang Raka,,putuskan Karin,,kasihan dia jika dia harus tau nanti,,dan kasihan juga Alea jika dia tau ternyata suaminya memiliki perempuan lain.." Ucap bunda Riri menasehati anakny.

"Bun,,aku sama Karin sudah lama bahkan sudah 2 tahun,,sedangkan aku sama Alea baru kemarin,,nggak mudah bagi aku begitu saja memutuskan Karin bun,,dia perempuan baik baik.." Ucap Raka membela Karin.

"Nggak ada perempuan baik baik yang akan jadi orang ke 3 dalam rumah tangga orang lain Raka.." Ucap bunda Riri.

"Dan Karin bukan orang ke 3 bunda,,Alea lah orang ke 3 dalam hubungan kami,,karena dia yang baru masuk ke dalam hubungan kami.." Ucap Raka,lalu pergi meninggalkan bundanya sendiri.

"Raka,,Raka mau kemana kamu bunda belum selesai bicara.." Teriak bunda Riri kepada anaknya.

"Kenapa,,ada apa bun.." Ucap pak Hengki yang keluar dari ruang kerjanya,karena mendengar istrinya teriak teriak.

"Itu anakmu yah,,dia baru pulang habis main dengan Karin.." Ucap bu Riri emosi.

"Sudah sudah,,ini sudah malam mendingan bunda tidur,,biar besok kita bicarakan lagi dengannya.." Ucap pak Hengki membujuk istrinya.

Raka mengamuk di kamarnya,dia bener bener nggak habis pikir terbadap bundanya bisa bisanya bundanya menganggap jika Karin adalah orang ke 3 dalam hubungannya dengan Alea.Jelas jelas jika harus di sebut orang ke 3 itu Alea bukan Karin,karena Alea yang di paksa masuk ke dalam hubungannya dengan Karin,padahal bunda dan ayahnya tau saat Raka di paksa menikah,dia sudah memiliki kemasih.

Unduh sekarang dan klaim hadiahnya
Scan kode QR dan unduh aplikasi Hinovel