Bab 04. Pertarungan Pertama
Setibanya di sana, tatapan Lin Feng langsung terkunci pada lambang Naga hitam.
Aura mereka pekat dan menyesakkan.
Teknik mereka sarat elemen kegelapan dan Petir hitam.
Booom...
Lin Feng melompat dengan Pedang Api Langit berputar di tangannya.
"Pedang Membelah Langit!"
Slash...
Satu tebasan dilepaskan dan Garis Api Emas membelah medan perang sepanjang ratusan meter.
Ratusan Murid Aliansi Naga Hitam yang berada di depan pun langsung terpotong.
"Aaargh!"
Darah dan Api menyatu di udara dan jeritan menggema.
Murid musuh bahkan tidak sempat melihat siapa yang menyerang mereka.
Whush...
Langkah Bayangan digunakan dan Lin Feng menghilang.
Muncul kembali di belakang seorang Murid Langit tahap awal.
Slash...
Dengan gerakan berputar, Lin Feng menebas para musuh di sekitarnya.
Pergerakan sangat cepat dan hampir tidak terlihat oleh mata normal.
Boom! Boom!
Sementara itu, gelombang teknik bertabrakan tanpa henti dan menciptakan ledakan besar.
Bangunan runtuh, jeritan menggema dan Langit dipenuhi cahaya hitam dan emas.
Diantara ratusan ribu pasukan yang terlibat dalam pertempuran, Lin Feng menari bebas di sana.
Dengan menggunakan teknik Pedang Sembilan Matahari, Lin Feng menari dan musuh terus berjatuhan.
"Hmmm..."
Saat terus menari dan membunuh, sebuah Tombak Petir melesat ke arah Lin Feng.
Pemuda itu pun menyipitkan mata dan mengangkat kepalanya.
Bomm...
Lin Feng melompat dan tombak itu menghancurkan tanah tempat dia berdiri.
"Langkah Bayangan."
Setelah melompat menghindar, Lin Feng menghilang dan muncul di depan pasukan musuh yang sedang mendorong maju.
"Pedang Membelah Langit."
Pedang Api Langit juga terangkat dan diayunkan ke depan.
Slash...
Garis Api Emas membelah sektor barat sepanjang ratusan meter.
Bomm Bomm...
Ledakan dahsyat kembali menggema dan ratusan musuh terpotong.
Namun, medan perang tidak berhenti di situ saja.
"Isi celah yang kosong dan pukul mundur mereka!"
Teriak Tetua Aliansi Naga Hitam dan barisan kedua segera maju menutup celah.
"Matilah sampah!"
Bersamaan dengan itu, seorang komandan melompat ke arah mereka.
Dhuaarrr Dhuaarrr...
Pukulannya mengenai barisan itu dan menciptakan ledakan juga.
Gelombang Energi dari komandan itu menyapu barisan musuh dan mengacaukan mereka.
Bahkan Api Emas milik Lin Feng juga hampir padam karena tekanan itu.
"Langkah Bayangan."
Whush...
Sebelum asap benar-benar menghilang, sosok Lin Feng sudah melesat keluar dari pusat ledakan.
Namun, tiba-tiba ruang di depannya bergetar.
Sebuah tekanan berat turun datang seperti Gunung yang runtuh.
"Kamu cukup berkemampuan, Bocah."
Suara dingin bergema dan mendekat.
Hanya dengan tebasan ringan, sosok itu melempar dan membunuh Aliansi Kerajaan.
Lalu seorang pemuda berjubah hitam perlahan mendekati Lin Feng.
Lambang Naga Hitam di dadanya memancarkan cahaya redup.
Aura yang dia pancarkan juga jauh lebih pekat dari Murid yang dibunuh Lin Feng.
Dan aura itu adalah ahli Nadi Langit bintang 1 tahap akhir.
Kekuatan yang berada 3 tahap di atas Lin Feng.
Begitu dia muncul, para Murid Aliansi Naga Hitam langsung mundur dan memberi jalan.
"Itu Senior Luo!"
"Sekarang bocah itu akan mati!"
Para Murid Aliansi Naga Hitam menatap Luo Han dengan penuh harap.
Namun, Luo Han mengabaikan mereka dan menatap Lin Feng dengan sorot mata tajam.
"Kamu membantai Murid Aliansi Naga Hitam seperti memotong rumput."
"Apa kamu pikir tidak ada orang yang bisa menghentikan mu?"
Ucap Luo Han mengeluarkan Pedang Kembar miliknya.
Lin Feng tidak menjawab.
Tatapannya tenang dan Api Emas di dalam pupilnya berdenyut pelan.
"Apa kamu pikir tidak ada orang yang bisa menghentikan mu?"
Tanya ulang Luo Han dengan suara yang lebih dingin.
Angin berputar di sekitar mereka.
Debu dan abu beterbangan, namun 2 sosok itu berdiri kokoh di atas tanah retak yang dipenuhi darah.
Lin Feng mengangkat Pedang Api Langit setinggi dada.
"Jika kamu ingin menghentikan ku, Aku mau lihat bagaimana caramu melakukannya."
Lalu menatap Luo Han dan menjawabnya pelan.
"Sombong!"
Bomm..
Luo Han meraung marah dan tanah di bawah kakinya meledak.
Whush...
Tubuhnya melesat maju seperti kilat hitam.
Pedang kembar di tangannya menyilang dan meninggalkan jejak petir gelap.
Klang...
Benturan pertama terjadi di tengah medan.
Api Emas dan Petir Hitam bertabrakan dan gelombang Energi menyapu sekitar.
Retakan menjalar di tanah sepanjang puluhan meter.
Lin Feng terdorong mundur 3 langkah.
Sedangkan Luo Han hanya terseret satu langkah dan menyeringai tipis.
"Ternyata kamu tidak selemah yang ku kira."
"Tapi hanya begitu saja."
Tanpa menunggu, dia kembali menyerang ke depan.
Kali ini pedang kembarnya bergerak dalam pola melingkar.
"Teknik Pedang Petir Hitam, Putaran Seribu Bayangan!"
Whush... Whush...
Puluhan siluet pedang hitam muncul dari segala arah, lalu menusuk dan menebas bersamaan ke arah Lin Feng.
"Pedang Sembilan Matahari!"
Lin Feng memutar Pedangnya dan Api Emas membentuk 9 lingkaran yang berputar di sekelilingnya.
Klang... Klang...
Setiap siluet pedang yang menyentuh lingkaran Api Emas, langsung terpotong atau terpental dan hancur.
Namun Luo Han tidak berhenti.
Dia menekan maju, setiap langkahnya meninggalkan jejak retakan seperti petir menyambar tanah.
Boom...
Salah satu tebasannya lolos dari pertahanan dan menghantam bahu Lin Feng.
Robekan kecil muncul di pakaian dan darah mengalir tipis.
Lin Feng mundur cepat menggunakan Langkah Bayangan.
Whush...
Dia muncul 5 meter di belakang Luo Han dan langsung menebas.
Slash...
Namun, Luo Han berputar dan memblokir serangan itu.
Klang.. Bomm...
Pedang mereka kembali bertemu dan percikan Api dan Petir menyebar liar.
"Kamu memang cepat, Tapi kekuatan mu masih jauh di bawah ku!"
Setelah benturan itu, Lin Feng dan Luo Han melompat mundur.
Lalu Luo Han melepaskan auranya dan aura ahli Nadi Langit bintang 1 tahap akhir meledak keluar sepenuhnya.
Tekanan berat pun turun seperti gunung.
Tanah di sekitar mereka amblas beberapa inci.
"Kuat sekali."
Para Murid di sekitar bahkan terlempar mundur oleh tekanan itu.
Namun, Lin Feng tersenyum tipis menatap datar Luo Han.
Walaupun Luo Han berada 3 tahap diatasnya, tapi belum cukup untuk membunuh seorang Lin Feng.
"Ranah ku memang berada 3 tahap dibawah mu. Tapi lebih dari cukup untuk membunuh mu,"
Jawabnya mengangkat tangan kiri.
Whush...
Api Emas berubah menjadi lebih pekat dan seolah mengandung Inti Matahari.
"Mati!"
Luo Han menyipitkan mata dan langsung melompat ke depan.
Namun, Lin Feng juga melompat dan kedua bergerak hampir bersamaan.
Bomm...
Dua sosok itu bertabrakan lagi dan ledakan besar kembali menggema.
Kali ini bukan hanya pedang yang beradu, pukulan dan tendangan meeka juga beradu.
Tinju Luo Han menyapu ke arah rusuk Lin Feng.
Lin Feng menahan dengan siku dan berputar menendang dari samping.
Bomm...
Tendangannya ditahan dan mereka terpisah satu langkah.
Tapi keduanya kembali saling menyerang dan bertarung jarak dekat.
