Pustaka
Bahasa Indonesia
Bab
Pengaturan

BAB 3 Emir Amerta Wiyata

“kamu bisa enggak sih jangan bikin mommy khawatir?” gerutu seorang wanita usia 50 tahunan, tapi masih cantik, wajah putihm hidung mancung, dan body nya masih seperti anak muda, dengan rambut coklat dan dicepol, seorang yang mendapat omelan itu hanya diam seolah mendengarkan perkataan wanita paruh baya itu

“kamu dengerin mommy enggak sih” sambil memukul kaki yang diperban habis operasi karena patah tulang

“aww,......... sakit mom” teriaknya

“kamu dengerin mommy enggak sih, apa kamu mau mommy cepet mati karena mikirin kamu?” dia adalah Nyonya Wiyata yaitu Emica sina, wanita keturunan jepang dan Inggris, “kalo sampai mommy tau kamu masih balapan lagi, motor dan mobilmu mommy bakar, persetan dengan semua harga itu” Nyonya wiyata tadinya ke rumah sakit dengan suaminya yang bernama Sadhana Wiyata, dia adalah seorang pengusaha pertambangan batubara dan Gas, serta emas dan perak, dan memiliki beberapa Hotel juga di indonesia dan Inggris, usahanya maju di Indonesia dan Inggris, dia adalah pria yang usianya selisih 7tahun dari istrinya, dan dia sangat mencintai dan menyayangi istrinya, dan tentunya selalu menuruti kemauan istrinya, setelah melihat putranya bangun pasca operasi, dan melihat kondisi putranya yang sudah membaik serta istrinya sudah mengomel karena tingkah putranya itu, dia kembali ke kantor karena dia tidak mau mendnegarkan pertengkaran antara putra dan istri tercintanya

Emira Amerta Wiyata adalah putra dari bapak Sadhana Wiyata yang asli orang Jawa, dan Istri cantiknya yang bernama Emica Sina, Emira diusianya yang sudah 27tahun yang bahkan sudah lulus kuliah S2 nya dia harusnya sudah membantu Daddy nya untuk mengurus perusahaannya yang ada di indonesia, tapi dia dengan tidak tau malunya masih melakukan balapan dengan mobil sportnya taupun dengan sepeda motornya yang bikin berisik, dulu awal dia mengikuti baapan karena dia ingin menikahi kekasihnya tapi ditolak oleh keluarga pihak perempuan karena penampilan Emir yang urakan, menggunakan celana sobek dan kaos, dia marah dengan itu dan untung si wanita itu tak pernah tau betapa kayanya orangtua emir, yang bahkan bisa menjatuhkan ayah dari wanita itu yang seorang kepala bagian sebuah pabrik, tapi dia cukup terpandang dikampungnya.

Semenjak penolakan itu emir melampiaskan kekesalannya dengan cara balapan, dia bukan orang yang keluar masuk club, tapi dia lebih hobby balapan, awalnya sang mommy dan daddy memaklumi itu, karena dia butuh pelampiasan, tapi ini sudah hampir 4tahun seperti itu bahkan sudah menjadi pekerjaannya, bahkan dia bisa menghasilkan uang banyak dari memenangkan balapan itu, itulah yang membuat sang mommy geram, karena emir tak hanya sekali ini masuk rumah sakit, ini sudah kesekian kalinya dia cedera karena balapan, dan dia selalu selamat hanya dengan beberapa jahitan, ini yang paling fatal bahkan sampai harus operasi karena patah tulang di kakinya

“sudah lah mom, yang penting emir selamatkan” sang mommy tanpa peduli dengan kondisi putranya langsung memukul kepala putranya menggunakan tas yang dibawanya tadi yang diletakkan di sebelahnya “sakit mom” rengek emir

“harusnya kamu bersyukur kamu bisa selamat, coba kalo semalem kamu mati, kamu ingin mommy menyusulmu dan meninggalkan daddy mu” omel nyonya wiyata tak pernah ada habisnya, betapa dia takut semalem karena mendengar kabar putranya mengalami kecelakakan setelah diberitahu oleh temannya emir, dan dia hampir tak bernafas semalam, karena emir belum sadarkan diri hingga pagi ini

“iya.. iya maaf” kata emir yang tak mau mommy nya makin kemana-mana omelannya,

“aku tau maafmu hanya sekedar mulut, tak pernah tulus, pasti bentar lagi juga kamu balapan lagi” kata mommy nya ketus sambil mengeluarkan HP nya untuk menghubungi suaminya “Dad, jual semua mobil sport dan motornya, sumbangkan hasil penjualan ke panti asuhan dan ke masjid yang kita biasanya ke sana” itulah nyonya wiyata, dia tetap dermawan meskipun uangnya hasil jarahan dari anaknya

“mom...” rengek emir yang tak terima, dia tak peduli lebih baik membuang semuanya “janji enggak lagi balapan, sisain satu mom, yang warna hitam yang belum aku modif ya, itu belum pernah aku pakai buat balapan, sumpah emir enggak bohong” emir memohon kepada sang punya kuasa, dia emang dingin di luaran sana, tapi dia tak pernah bisa melawan ratu di kediaman wiyata, bahkan Daddy nya sendiri selalu dibantahnya

“Hallo dad, sisakan satu yang hitam... tapi hentikan semua keuangan emir, setelah dia sembuh dan bisa berjalan lagi biarkan dia bekerja, dia biar tahu rasanya mencari uang” kata nyonya wiyata dengan tegas

“iya mom, nanti mommy pulang daddy pastikan tak akan ada mobil dan motor milik emir, tinggal yang hitam sesuai perintah kanjeng ratu” jawab daddy emir dengan santai, emang daddy emir bukan type orang yang keras, tapi sekali ngamuk dan marah jangan harap ada yang selamat

“thanks you dad, love you” setelah mendapatkan jawaban love you too baru sambungan dimatikan “lihatkan mommy tak pernah main-main dengan perkataan mommy, dan setelah terapi serta kamu dinyatakan sembuh pergilah bekerja, sudah saatnya kamu bekerja dan berkeluarga, lihatlah emira di sana, dia sudah menikah dan memegang kendali” emira adalah kembaran emir, dia awalnya tak mau ke inggris untuk memegang kendali perusahaan daddy nya yang disana, tapi karena suatu insiden yang membuat emira hampir diperkosa oleh 4 orang laki-laki yang ternyata mereka adalah semua teman dari kekasih emira untung ketika itu, sahabat emir dan emira yang merangkap menjadi sekertaris dari tuan wiyata melihat ada keganjalan dari mobil emira yang melaju kencang ke arah yang berkawasan hutan, emira di sekap di gudang dan akan digagahi oleh 4 orang tersebut, dan sebelumnya Kafeel menelfon emir dan memberitahukan semuanya, jadi ketika Kafeel sudah tak bisa melawan 4 orang tersebut untng emir datang beserta semua teman yang selalu menemani dia balapan, 4 orang tersebut langsung habis dan dijebloskan penjara oleh emir, sedangkan emira dan kafeel dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, emira menderita trauma, ya meskipun keperawanannya belum direnggut tapi beberapa memar sudah tercetak ditubuhnya, serta dia sudah setengah telanjang karena dress nya sudah koyak, sedangkan kafeel dia Koma selama hampir seminggu, karena beberapa pukulan, kafeel adalah sahabat mereka berdua ketika SMA, tapi Kemudian kafeel mendapatkan beasiswa di luar kota dan kembali menjadi sekertaris junior di perusahaan Daddy emir WY group sambil melanjutkan pendidian S2 nya

Semenjak kejadian itu emir tak peduli dengan semua orang yang mendekatinya, karena sudah bisa dipastikan dia hanya mengincar kekayaan keluarga wiyata, dan bahkan semenjak itu emir juga sering terlibat perkelahian, jika lawan balapannya yang kalah tak terima dan membawa pasukan, itulah emir yang menjadi semakin tak terkendali karena keadaan, dan dengan penuh hormat karena dia tak mau kebejatannya dalam perkelahian diketahui emira, karena emira seperti mommy nya tak pernah tega melihat orang kesayangannya dalam bahaya, emir memhon ke kafeel untuk menikahi emira, karena kafeel sendiri dari SMA mencintai emira, hanya tak pernah bisa mengungkapkannya, ketika kafeel setuju baru dia memberitahukan Daddy nya untuk menikahkan emira dengan kafeel dan mengirimnya ke Inggris dan mememgang WY Group yang disana dan pastinya memberikan kendali Presdir WY Group Inggris adalah Emira sedangkan Direktur WY energy dijabat oleh Kafeel.

Itulah tempramen yang dimiliki Emir, dia langsung tersulut emosi jika menyangkut keluarganya,... “kamu mau nurutin mommy enggak sih?” tanya mommy nya dengan penuh amarah

“iya-iya mom, setelah sembuh emir kerja” jawabnya pasrah “udah ah mommy jangan marah, emir laper ini, dengerin mommy marah dari pagi sampai sekarang” gerutu emir

“aku doain kamu dapat istri yang ngemelnya lebih parah dari mommy dan kamu tak bisa membantahnya,.. Aamiin” sumpah mommy nya sambil menyuapkan makanan ke putranya

“Dad, jadi dijual semua mobil aku?” tanya emir ketika sang mommy ke kamar mandi

“jadilah, kamu pikir daddy berani membantah nyonya ratu, bisa-bisa daddy enggak dikasih jatah sebulan” itulah pak wiyata dia CEO yang dingin diluar tapi jika dihadapkan dengan istrinya dia tak akan bisa berkutik, orang serumah tak akan bisa mengalahkan nyonya wiyata

“kalian ngomongin mommy?” kata mommy nya yang keluar kamar mandi “dad mommy pulang dulu ya,.. cup” pamit nyonya wiyata yang sebelum pergi tak lepu mengecup bibir suaminya, jujur emir lebih suka ditungguin daddy nya kalo dirumah sakit, dimana dia tak perlu mendengar ocehan mommy nya, kalo daddy nya paling langsung tertidur, dan emir juga bisa sedikit curhat ke daddy nya

“dad, emir jadi disuruh kerja?” tanya emir yang pastinya ketika mommy nya sudah meninggalkan ruangan inap emir

“jadi, nanti kamu daddy tugaskan menjadi staff biasa di cabang yang kota S yang sekarang dijabat sama mantan Asisten Daddy, jangan harap jabatanmu tinggi, disana kamu hanya daddy fasilitasi apartemen dan mobil biasa, dan disana kamu menjabat jadi junior sekertaris, itu sudah daddy persiapkan tinggal daddy menelfon dan mengirim email ke Arra

Unduh sekarang dan klaim hadiahnya
Scan kode QR dan unduh aplikasi Hinovel