7
"Elo kalau ngomong suka asal jeplak aja deh. pake bawa-bawa Rangga. untung Citra gak marah" omel Gisel.
"Maaf, gue beneran keceplosan" ujar Bella.
"Tapi ngomong-ngomong itu anak kabarnya gimana yah?" ujar Mila.
"Mana gue tau.. di penjara, kali" ujar Gisel.
"Gue gak habis fikir deh, kenapa dia ngelakuin itu sama wanita odgj. mana, orangnya sudah tua, lagi" ujar Mila.
"Kayaknya dia punya kelainan deh..!" ujar Bella.
"Kelainan apaan?" tanya Gisel.
"Yang gue tau nih.. ada banyak orang yang memiliki kelainan dalam berhubungan badan. ada yang suka main kasar, ada yang suka di kasarin, bahkan sampai ada yang suka di pakai rame-rame dan masih banyak kelainan aneh yang lainnya. nah.. pasti Rangga juga memiliki kelainan" ujar Bella.
"Tapi kenapa harus sama wanita kayak gitu, coba? dia itu ganteng dan juga kaya raya. di bisa sewa cewek" ujar Mila.
"Namanya juga orang punya kelainan" ujar Bella.
"Gue jadi penasaran. kira-kira tuh cewek di apain aja ya sama Rangga" lanjut Bella.
"Ya udah jelas di gituin lah.." saut Mila.
"Iya, gue tau.. maksud gue, tuh cewek selain di gituin di apain lagi. lagian apa dia gak jijik, orang kayak gitu 'kan hak mandi berbulan-bulan, bahkan ada yang bertahun-tahun. pasti badannya bau dan kotor" ujar Bella.
Hooekk...
"Eeh.. kenapa Lo? hamil?" ujar Bella kepada Gisel yang terlihat mau muntah.
"Cck,, sembarangan aja kalau ngomong. gue masih ting-ting tau..!" ujar Gisel.
"Lah.. terus Elo kenapa mau muntah?" tanya Bella.
"Gue cuma kebayang-bayang, Rangga nyiumin tuh cewek" ujar Gisel
"Udah ah, jangan ngomongin dia. gue jadi mual" lanjut Gisel.
"Dih.. salah sendiri, kenapa Elo malah bayangin mereka lagi begituan" ujar Bella.
"Gue kahak ngebayangin. tapi terlintas begitu aja di fikiran gue" ujar Gisel.
"Sama aja Gisel.." ujar Bella sembari meremas boba Gisel.
"Iih.. kebiasaan deh Lo." omel Gisel sembari memukul lengan Bella.
"Habis gue gemes sama boba Elo" ujar Bella.
"Dasar mesum..!! lagian Elo juga punya, ngapain megang-megang punya orang" ujar Gisel.
"Kalau pegang-pegang punya sendiri takut horny" ujar Bella terkekeh.
"Bener-bener udah rusak nih anak" ujar Gisel.
"Gue rasa gak lama lagi Elo bakalan hamil deh Bel" ujar Mila.
"Ya jangan dong.. gue masih mau kuliah" ujar Bella.
"Mangkannya Elo jangan mesum terus" omel Gisel dan Mila.
"Ngomong-ngomong, nanti malam enaknya ngapain yah?" ujar Bella.
"Nobar drakor lah.." ujar Gisel dan Mila.
"Drakot mulu.. sekali-kali nonton film horror kek" ujar Bella yang tidak menyukai drakor. ia lebih suka film horror. sedangkan Gisel, Mila dan Citra sangat menyukai drakor.
"Gak.. nanti kita jadi parnoan kayak Lo..!" ujar Gisel.
"Gak asik.." ujar Bella.
**
Jam sudah menunjukan pukul 19:10.
Citra dan ketiga temannya makan bersama di ruang makan. setelah makan mereka berkumpul di gazebo halaman belakang rumah Citra.
"Bentar yah, gue ambil laptopnya dulu" ujar Citra.
"Eeh.. tunggu dulu Cit.." ujar Bella beranjak dan menyusul Citra.
"Gue pinjem baju renang dong" ujar Bella.
"Elu mau berenang malam-malam?" tanya Citra.
"Gue emang tiap malam suka berenang" ujar Bella.
"Tapi kalau nanti Elo masuk angin, gue gak tanggung jawab yah." ujar Citra sembari berjalan bersama Bella.
"Gak bakalan. gue itu sering berenang malam hari" ujar Bella.
"Ngapain berenang malam hari? memangnya gak dingin?" tanya Citra.
"Enggak. justru seger" ujar Bella.
"Dasar aneh..!" ujar Citra.
Sesampainya di kamar, Citra memilihkan baju renang yang pas untuk Bella.
"Masih ada gak? ini semua agak sedikit kepanjangan" ujar Bella yang sudah mencoba beberapa baju renang milik Citra, namun semuanya tidak ada yang pas. kebanyakan agak longgar karena memang tinggi badan Citra lebih tinggi dari Bella.
"Nah.. ini yang terakhir. kalau gak muat, ya udah. gak ada lagi" ujar Citra sembari memberikan baju renang berwarna putih kepada Bella.
"Jiir.. masa malam-malam pakai baju ranang warna putih?. kayak pocong tau.." ujar Bella.
"Kalau ngomong suka asal aja. lagian mana ada pocong pakai pakian sexy kayak gini" ujar Citra.
"Ya sudah, sini gue coba" ujar Bella mengambilnya dari Citra untuk mencobanya.
"Nah.. itu pas sama badan Elo." ujar Citra.
"Pas apanya.. liat nih boba gue kejepit" ujar Bella memperlihatkan kedua bobanya yang terlihat sesak akibat baju renang itu kekecilan.
"Ya udah gak usah di pake. lagian itu baju renang belum pernah gue pake. soalnya menurut gue bahannya terlalu tipis" ujar Citra.
"Gak apa-apa deh, daripada gak ada" ujar Bella.
"Ya udah nih.." Citra memberikan kimono handuk kepada Bella yang kini hanya mengenakan baju renang.
Citra mengambil laptop dan kembali kehalaman belakang bersama Bella.
"Lama amat..!" protes Mila.
"Noh.. noh monster boba minta baju renang" ujar Citra menunjuk Bella.
"Cck,, sialan Lo, ngatain gue monster boba" protes Bella.
"kebiasaan malam-malam berenang" ujar Gisel yang sudah tahu kebiasaan Bella.
"Ya udah Cit, buruan nyalain laptopnya" ujar Mila yang sudah tidak sabar.
Keempatnya langsung duduk kembali di gazebo.
"Kenapa Elo malah ikut nonton? katanya mau berenang" ujar Gisel.
"Nanti, baru juga jam setengah sembilan" ujar Bella.
"Kalau berenangnya nanti, kenapa ganti bajunya sekarang?" ujar Gisel.
"Biar gak perlu repot-repot ganti baju lagi. kalau begini 'kan gue bisa langsung nyemplung" ujar Bella.
"Sstt.. filmnya sudah mulai nih..!" ujar Mila melerai perdebatan yang tidak penting itu.
mereka pun diam dan fokus menonton drakor yang berada di layar laptop milik Citra.
Hingga hampir pukul sebelas malam, mereka selesai menonton drakor yang membuat Citra, Gisel dan Mila menangis.
"Lebay banget sih, kalian. liat kayak begituan aja, nangis" ledek Bella.
"Diem Lo..!" omel Gisel.
"Cck,, dahlah.. dari pada nontonin orang nangis, mendingan gue berenang" Bella melepas kimononya dan langsung nyebur ke kolam renang.
"Segernya...!!" gumam Bella yang sudah berada di kolam renang.
"Cit.. kita pindah kekamar aja yuk" ajak Mila.
"Terus Bella gimana? dia kan baru nyebur" ujar Citra.
"Biarin aja. dia kalau udah di dalam kolam renang lama, bisa dua sampai tiga jam" saut Gisel.
"Ya udah ayo.. gue juga udah agak ngantuk" ujar Citra.
"Bel.. Elo gak apa-apa 'kan kita tinggal. kita mau pindah kekamar." ujar Citra.
"Iya, gak apa-apa. asal kamarnya jangan di kunci" ujar Bella.
"Iya, gak bakalan gue kunci kok" Citra, Gisel dan Mila langsung menuju kamar Citra.
Bella asik berenang sendirian hingga tak terasa jam sudah menunjukan hampir jam dua belas malam.
Citra, Gisel dan Mila sudah tertidur di atas kasur king size yang berada di kamar Citra. sedangkan Bella sedang duduk sendirian di tepi kolam renang.
"Haus.. ambil minum dulu ah" gumam Bella yang kemudian menuju dapur untuk mengambil minum.
Bella membuka lemari pendingin dan membuat sirup rasa jeruk.
"Setengah jam lagi deh, setelah itu langsung tidur" ujar Bella melihat jam dinding yang menunjukan pukul 23:45.
Di saat Bella akan melangakah, tiba-tiba saja ia mendengar suara.
"Suara apaan tuh..?" gumam Bella langsung merinding dan memegangi tengkuknya
