5. Rangga Diculik & Dijebak
Rangga tergeletak di lantai rumah kosong yang sudah hampir roboh dengan hanya beralaskan kardus. kondisi Rangga baik-baik saja, namun saat ini Rangga sudah dalam keadaan telanj4ng bulat.
"Bolehkah aku melakukannya sekarang?" tanya wanita yang datang bersama pria yang menyewa penculik Rangga.
"Terserah kamu saja, tapi jangan terlalu lama. nanti kalau ada warga lewat, berabe" ujar pria itu.
"Oke.." wanita itu lngsung berlutut tepat dihadapan rudal Rangga, ia langsung memijat dan mengulum rudal Rangga agar terbangun.
Sedangkan pria yang datang bersama wanita itu, kini sedang melucuti pakaian wanita yang di bius bersama Rangga.
"Akhirnya bangun juga.." ujar wanita itu yang berhasil membangunkan rudal Rangga dengan susah payah, karena Rangga tak sadarkan diri.
Wanita itu langsung membuka celana dan cd-nya. ia langsung berjongkok tepat di atas rudal Rangga.
Aahh...
Wanita mendesah saat rudal Rangga memasuki lubang kenikmatannya.
"Jangan terlalu berisik" ujar pria yang datang bersamanya.
Hingga beberapa menit kemudian wanita itu telah berhasil membuat Rangga orga4sme di dalam lubang kenikmatannya.
"Ingat..!! jangan sampai cairannya terbuang sia-sia" ujar pria itu memberikan wanita itu sarung tangan berbahan karet.
"Iya, kamu tenang saja. lagi pula, dia keluarnya cukup banyak" ujar wanita itu sembari memakai sarung tangan.
Perlahan-lahan wanita itu mulai mengeluarkan rudal Rangga yang menancap di lubang kenikmatannya. saat rudal Rangga sudah di keluarkan dari dalam lubang kenikmatannya, wanita itu langsung berjongkok dan menampung cairan milik Rangga yang keluar dari dalam lubang kenikmatannya dengan telapak tangannya yang sudah menggunakan sarung tangan karet.
"Woww.. banyak sekali..!" ujarnya yang melihat cukup banyak cairan di telapak tangannya.
"Ayo cepat oleskan di lubang kenikmatan wanita itu" ujar pria tersebut.
Wanita itu langsung mendekati wanita yang di bius bersama Rangga. wanita itu mulai mengoleskan dan memasukan cairan milik Rangga kedalam lubang kenikmatan wanita yang tak sadarkan diri. tak lupa, ia juga mengoleskan cairan itu di permukaan lubang kenikamatan wanita yang tak sadarkan diri.
"Sudah selesai.." ujar wanita itu.
"Baiklah.. sekarang bantu angkat anak ini" ujar pria itu yang sudah memegangi tubuh Rangga.
Pria dan wanita penculik itu meletakan tubuh Rangga yang tak sadarkan diri di atas wanita yang tak sadarkan diri.
"Sekarang, kamu cakar-cakar punggung anak ini" ujar pria itu.
"Untuk apa?" tanya wanita itu.
"Agar lebih natural. pasti, nanti kalau besok pagi ada yang menemukan kedua orang ini, mereka akan mengira, jika anak ini telah memperkosa orang gila ini. aku juga sudah menyuntikan narkob4 kedalam tubuh anak ini" ujat pria itu.
"Begitu yah.." wanita itu langsung membuat beberapa cakaran di punggung Rangga.
Kedua penculik itu ingin menjebak Rangga. ia mereka sengaja menculik Rangga dan menculik seorang wanita dalam gangguan jiwa.
Dengan begitu, jika ada orang yang menemukan mereka berdua, pasti akan mengira jika Rangga telah memperkosa wanita itu. karena saat ini posisi Rangga dan wanita ODGJ itu sudah dalam keadaan telanjang bulat, dengan posisi Rangga yang berada di atas. ditambah lagi mereka menacakari punggung Rangga dan mengoleskan cairan hangat Rangga kedalam dan permukaan lubang kenikmatan wanita itu. sehingga Rangga terlihat memang telah memperkosa wanita itu.
"Ayo.. sekarang kita pergi" ujar pria itu yang kemudian pergi meninggalkan Rangga dan wanita odgj tersebut.
Pagi harinya salah satu pemuda yang curiga melihat ada motor sport terparkir di depan rumah kosong. karena penasaran pemuda itu mememeriksanya dan masuk kedalam rumah kosong.
Alangkah kagetnya pemuda itu saat melihat seorang pria yang sedang menindih wanita yang penampilannya kotor dan acak-acakan.
"Astaga.. pria itu telah memperkosa wanita gila.." pemuda itu langsung memanggil warga lainnya.
Warga berbondong-bondong menuju rumah kosong tersebut. benar saja, mereka mendapati seorang pemuda yang sedang menindih wanita dalam gangguan jiwa. warga juga melihat banyak bekas cakaran di punggung Rangga dan melihat bekas cairan yang sudah mengering di lubang kenikmatan wanita itu.
"Astaga.. tega sekali pemuda itu memperkosa wanita ODGJ"
"Iyah.. padahal pemuda itu tampan loh.."
"Sepertinya pemuda itu habis mabuk atau pakai barang terlarang deh. gak mungkin kalau dia dalam keadaan sadar" ujar para warga yang langsung membangunkan keduanya.
Rangga begitu terkejut saat mendapati dirinya sedang menindih seorang wanita dan tanpa menggunakan apa-apa.
"Dasar.. kurang ajar..!!" beberapa warga langsung menghajar Rangga tanpa meminta penjelasan dari warga. banyak juga yang merekam saat Rangga masih menindih wanita itu.
Para warga begitu emosi. namun untungnya Rangga segera di amankan oleh petugas yang kebetulan melintas dan Rangga akhirnya dibawa ke kantor polisi.
***
"Bik.. Citra berangkat dulu yah" ujar Citra yang baru selesai sarapan.
"Iya, Non.. hati-hati di jalannya. salam buat pacar Non Citra" goda Sumi.
"Siap.. tapi jangan sampai Dady sama Momy tau, ya Bik.." ujar Citra tersenyum.
"Siap Non.. pokoknya rahasia aman.." ujar Sumi.
"Ya sudah, Citra berangkat dulu. dadah Bibi..!" Citra langsung keluar rumah.
"Berangkat sekarang, Non?" tanya Kosim
"Iya.. mang." jawab Citra.
"Ya sudah, mari Non.." Citra berangkat menuju sekolah.
"Tumben, Rangga gak Chat aku? biasanya kalau pagi dia udah ngechat" ujar Citra dalam hati.
Tak lama kemudian Citra sampai di sekolah dan langsung menuju kelasnya.
"Hem.. kenapa senyam-senyum sendiri?" tanya Gisel kepada Citra yang senyam-senyum sendiri mengingat momen semalam saat Rangga mengungkapkan perasaannya.
"Gak kenapa-napa. cuma lagi seneng aja" jawab Citra.
"Jangan-jangan, Elu udah jadian sama Rangga, yah..!" tebak Bella.
Citra tersenyum sambil mengangguk.
"Serius..!!" kaget Milla.
"Iyah.." jawab Citra.
"Kapan jadiannya?" tanya Gisel.
"Semalam Rangga main kerumah dan nembak gue" ujar Citra terlihat begitu senang tanpa ia ketahui, saat ini Rangga sedang berada di kantor polisi dengan tuduhan memperkosa seorang wanita dalam gangguan jiwa.
Bell istirahat telah berbunyi.
Citra dan ketiga temannya itu langsung menuju kantin.
"Wah.. gue kagak nyangka, ganteng-ganteng doyannya sama orang gila.."
"Kayaknya dia pake narkoboy deh.. gak mungkin kalau dia melakuaknnya saat sadar. dia itu ganteng dan kaya raya. masa enak-enak sama orgil"
"Parah nih anak. keliatannya baik, tapi kelakuan aslinya kayak setan" para siswa siswi heboh melihat video Rangga yang tersebar di sosial media.
"Eeh.. ada apaan sih??" tanya Gisel kepada seorang siswa.
"Ini.. si Rangga memperkosa wanita dalam gangguan jiwa" ujarnya.
"Apa...!! gak mungkin" ujar Gisel.
"Nih.. Elo liat aja sendiri" ujar siswa tersebut memperlihatkan video Rangga yang langsung viral.
Citra lansung terdiam melihat video tersebut. di dalam video tersebut, wajah Rangga terlihat jelas. Rangga sedang menindih seorang wanita dan keduanya dalam keadaan tel4njang bulat.
Wajah Citra yang tadinya ceria, kini berubah memancarkan kebencian.
