Pustaka
Bahasa Indonesia
Bab
Pengaturan

Pernikahan Tingyin dan Choi

Beberapa bulan setelah perceraian mereka, Tingyin dan Choi memutuskan untuk mengikat tali pernikahan. Mereka mengundang banyak tamu dari kalangan kerajaan dan teman-teman mereka untuk merayakan pernikahan mereka. Namun, hati Kakak Yier semakin hancur menyaksikan mantan suaminya kini bersanding dengan wanita lain di pelaminan.

Kakak Yier: (menyaksikan pernikahan dari kejauhan dan dalam hati) Aku tak menyangka bahkan dalam mimpi burukku sekalipun bahwa Tingyin akan menikahi Choi. Bagaimana dia melupakan cinta dan kenangan kita begitu saja?

Sahabat Yier: (menghibur) Yier, aku sungguh menyesal melihat kamu dalam keadaan ini. Setelah semua yang kamu lalui, kamu sudah berhak untuk hidup bahagia. Ingatlah bahwa kamu masih punya banyak teman yang peduli padamu dan akan mendukungmu dalam menjalani hidup baru.

Kakak Yier: Terima kasih, teman baikku. Kuperlukan dukunganmu kini lebih dari sebelumnya. Meski tak mudah melupakan luka yang Tingyin berikan, aku berharap suatu hari nanti aku bisa menggapai kebahagiaan kembali.

Saat pernikahan Tingyin dan Choi berlangsung, Kakak Yier mencoba menjauhkan diri dari kesedihan yang menghantuinya. Ia berusaha mencari kekuatan dalam dirinya untuk menghadapi kenyataan dan melanjutkan hidup sebagai seorang wanita yang lebih kuat dan mandiri.

Masa depan bagi Kakak Yier tidak pasti, namun peristiwa yang lalu dan pengalaman yang ia alami dalam hidupnya telah membentuknya menjadi gadis yang tangguh. Berbekal kekuatan, ia mulai menata hidupnya yang baru dan menjalin hubungan dengan teman-teman yang setia serta mendukungnya.

Flashback ini semakin memperdalam latar belakang karakter serta emosional Kakak Yier sebelum akhirnya ia bergabung dengan Akatsuki. Meskipun berbagai rintangan dan duka, ia tetap berusaha menjalani hidup dengan kepala tegak dan mendapatkan kebahagiaan yang berhak dia dapatkan.

Unduh sekarang dan klaim hadiahnya
Scan kode QR dan unduh aplikasi Hinovel