Pustaka
Bahasa Indonesia
Bab
Pengaturan

Bab.03. Menerobos.

 Bab.03. Menerobos.

(Satu jin (斤) adalah satuan berat tradisional Cina yang setara dengan sekitar 0,5 kg atau 500 gram.)

‐—-----------

Satu bulan berlalu.

Yi Zhen berjalan dengan tenang melawan arus sungai yang datang, meski beban batu yang dibawanya cukup banyak namun hal itu terlihat seperti tidak jadi masalah untuknya.

Dulu ia membutuhkan waktu setengah hari untuk menempuh jarak satu li untuk menyusuri sungai dengan beban batu yang dibawanya seberat seratus jin Namun, sekarang ia bisa menempuh jarak tersebut hanya dalam waktu dua batang dupa dengan beban yang sama.

Sesampainya di tempat biasanya, ia langsung mengganti latihannya, ia berenang bolak balik menyebrangi sungai sebanyak lima puluh kali sebelum mengakhiri latihannya itu.

Dari sana ia pun melanjutkan pada latihan selanjutnya, ia mulai mengambil sikap sila di dalam air dan mulai menahan nafas dan mengaturnya.

Berkat latihan yang dilakukannya itu ia bisa menahan nafasnya di dalam air sungai tersebut selama satu batang dupa.

Yi Zhen mengakhiri latihannya, dari sana ia pun kembali ke tepian sungai untuk melakukan aktivitas lainnya.

Dua ginseng dan jamur merah yang diambilnya kini ia makan tanpa ragu. Setelah beberapa saat ia merasakan panas berpusat dari dalam perutnya dan mulai menyebar ke tubuhnya.

Namun kali ini ia tidak menunjukan wajah kesakitan, yang tampak padanya hanyalah raut wajah keheranan.

“Tidak ada reaksi lagi, sepertinya paduan ginseng dan jamur merah ini sudah tidak efektif lagi untukku, “ujarnya dengan kecewa.

Yi Zhen bangkit dari posisinya, ia pun mulai berkaca pada permukaan air sungai yang tenang.

Ia yang bertelanjang dada cukup terkejut dengan perubahan dirinya. Ia tak menyangka jika latihan dan resiko yang diambil ternyata memberikan hasil tak terduga untuknya.

Tubuhnya yang dulu kurus kini menjadi berotot, ia pun menjadi lebih tinggi dari sebelumnya serta kulitnya pun terlihat lebih cerah.

Sambil berkaca ia pun berpikir sejenak.

“Jika berdasar pada kitab pengolahan tubuh dan pada beban yang bisa kubawa dalam waktu tertentu maka seharusnya tubuhku ini telah mencapai tingkatan tubuh tulang besi.” 

“Merujuk pada hal itu maka aku bisa memulai untuk mencoba membuka dantianku dengan teknik pernapasan alam,” ujarnya menyimpulkan.

Yi Zhen mencoba mencari bukti dari hipotesisnya, ia berjalan menuju satu pohon besar yang ada di sana, dari sana ia pun mulai mengambil kuda-kuda dan memfokuskan kekuatannya pada kepalan tangannya.

Dari kitab yang ia baca, tingkatan tubuh seseorang terbagi menjadi lima tingkatan. Yang pertama adalah Tubuh tulang emas, yang kedua adalah tubuh tulang besi, ketiga yaitu tubuh tulang harimau, keempat tubuh tulang naga dan terakhir adalah tubuh dewa.

Kelima tingkatan tulang tubuh itu didasarkan pada kekuatan otot dan tulang tubuh dimana klasifikasinya tergantung pada beban yang bisa dibawa pemilik tubuh.

Yi Zhen sendiri tidak menyadari jika latihan yang ia buat dan ia rancang sendiri itu ternyata telah membawanya satu tingkat lebih tinggi dari yang ia duga.

Bukk…ssrrrsshh.

Bukk…ssrrrsshh.

Satu pukulannya pada batang pohon besar tersebut membuat pohonnya bergetar hebat, tampak pukulannya itu membuat celah di pohon tersebut.

Daun pohon tersebut berguguran karena besarnya efek pukulannya itu.

Yi Zhen tak berhenti sampai sana, ia mulai mengarahkan pukulannya pada dedaunan yang berjatuhan, tampak pukulannya itu menghasilkan gelombang angin yang membuat dedaunan yang jatuh berada dalam pusaran angin.

Wajahnya menunjukan kesenangan melihat hal tersebut, ia mencoba dengan tendangannya dimana hal itu menunjukan hal serupa.

Kali ini ia mencoba melakukan gerakan pukulan dan tendangan sambil berlari, ia merasakan tubuhnya begitu ringan dimana ia bisa melompat cukup tinggi sambil melakukan gerakan tersebut.

Setelah beberapa saat ia pun menghentikan aksinya itu.

“Nafasku masih stabil, ternyata mengatur nafas dengan baik yang dipadukan dengan teknik pukulan akan membuat sirkulasi energi di tubuh menjadi muncul dan berpusat!” 

“Jadi ini yang dinamakan teknik tenaga dalam, teknik tenaga yang dihasilkan dari sinkronisasi semua bagian tubuh, luar biasa!” ujarnya dengan sumringah.

“Dengan begini aku bisa membuka dantianku! Karena teknik tenaga dalam bisa menjadi jalan untuk membuka tenaga spiritual!” ujarnya dengan senang.

Yi Zhen duduk bersila, dari sana ia mengeluarkan jarum akupuntur dari kantong kecil yang dibawanya.

Tanpa ragu Yi Zhen menusukan jarum akupuntur ke tubuhnya, kepercayaan dirinya begitu besar karena selama berada di Sekte Serigala Emas ia biasa berlatih dengan keras mengenai akupuntur dan sering melakukan akupuntur pada beberapa orang di sana untuk menghilangkan lelah dan cedera mereka.

Dengan tenang Yi Zhen menancapkan satu persatu jarum akupuntur ke tubuhnya. 

Titik Qihai yang pertama ia rangsang, titik ini terletak di perut bagian bawah, sekitar 1,5 cm di bawah pusar. 

Berlanjut ke titik Guanyuan, Titik yang terletak di perut bagian bawah, sekitar 3 cm di bawah pusar. 

Lalu ia menusuk titik Zhongwan, Titik ini terletak di perut bagian tengah, di tengah-tengah antara pusar dan tulang dada. 

Setelahnya ia langsung menusuk titik Shanzhong yang terletak di dada, di tengah-tengah antara dua puting susu. 

Dan terakhir titik Danzhong, meski  bukanlah titik akupunktur, tetapi *Shanzhong seringkali disebut sebagai titik yang terkait dengan dantian tengah.

Jarum yang menancap di titik titik tubuhnya itu mulai memberikan rangsangan pada titik meridiannya itu.

Ia merasakan jika pori-pori di tubuhnya seperti terbuka dengan lebar.

Dengan tenang ia mengatur nafasnya dan menjalankannya sesuai dengan petunjuk yang ada.

“Apa ini…aku merasakan pori-pori seperti bernafas dan menghisap sesuatu dari udara.” 

“Semua yang diserap pori-pori dan masuk kedalamnya mengalir melalui jalur di atas otot-ototku dan semuanya berkumpul di sekitaran perut bawahku!” 

“Energi misterius ini menusuk sesuatu di dalam perut  bawahku!” batinnya.

Dalam pikirannya ia merasa sedang melihat sesuatu di dalam dirinya. Ia merasa dirinya yang kecil sedang melihat sebuah bola bening tak berwarna berada di bawah perutnya.

Bola bening tersebut memiliki ratusan ribu jaringan di permukaannya yang tersambung pada  jaringan yang menghubungkan pada meridian dan pada semua jaringan di tubuhnya.

Banyaknya energi yang diserap tubuhnya membuat jaringan di permukaan bola bening semakin berada pada titik jenuhnya. Tampak energi asing itu berusaha merangsek masuk ke dalam bola bening tersebut.

“ Jadi…seperti ini rupa dari dantianku dan bentuk terobosan yang akan kulakukan!” batinnya.

Krak.

Penghalang yang membatasi dan menghalangi dantiannya pecah.

Jiwa Yi Zhen kembali ke tempatnya di saat itu terjadi.

Yi Zhen membuka matanya, matanya terbelalak saat ia merasakan energi alam yang kini membanjiri  dan memenuhi dantiannya itu.

Awan hitam tercipta di langit yang langsung memuntahkan satu petir besar yang menyambar tubuh Yi Zhen.

Petir yang menyambar memberikan sengatan ke seluruh tubuhnya dan merangsang semua jaringan serta organ di tubuhnya, petir tersebut membuat energi alam yang masuk ke tubuh Yi Zhen berubah menjadi energi Qi yang kini menjadi miliknya.

Luka akibat sambaran petir dan bekas luka di tubuh Yi Zhen sembuh dengan sendirinya. Hanya beberapa luka saja yang tidak sembuh dan masih membekas di tubuhnya itu.

“Aku menerobos! Akhirnya aku menjadi seorang kultivator!” ujarnya dengan nada bergetar.

Unduh sekarang dan klaim hadiahnya
Scan kode QR dan unduh aplikasi Hinovel