3. di traktir amel
“Berani sekali kamu mempermainkan hati sebaik ardi” deni berbicara dalam hati sambil melihat wajah linda. Jefri juga sama terkejutnya seperti linda tapi beda dengan linda ada kesenangan di hati jefri, dia berharap semua ini dilihat oleh ardi, sehingga ardi dan linda bisa putus, setelah itu jefri bisa bisa dengan leluasa menjadikan linda sebagai pacarnya.
“Den kamu jangan salah paham dulu, aku dan linda tidak ada apa-apa tadi kita kebetulan saja bertemu, tadinya aku mau jalan-jalan sendiri, tapi pas di gerbang aku ketemu linda yang lagi sendirian jadi aku ajak aja sekalian kesini kamu percaya deh sama kita” jefri cepat-cepat bersusaha menjelaskan ketika mendengar nama ardi disebutkan, lain dimulut lain dihati lagian siapa juga yang percaya, hanya melihat sendirian langsung diajak jalan-jalan untuk belanja pakaian mewah.
Deni merasa sudah puas dengan mengatakan itu dan dia tidak mau memperpanjang lagi masalah, karena sejak awal dia hanya mau agar mereka tahu bahwa ardi sudah melihat mereka jalan bareng, meskipun tidak dikatakan dengan jelas tapi apa yang di ucapkan deni seharusnya linda dan jefri menyadari kalau tadi ardi melihat mereka.
Setelah beres deni segera pamit pada linda dan jefri, kalau dia mau menyusul teman-teman nya untuk pulang ke kampus, sebenarnya linda mau mengatakan sesuatu kepada deni namun dia tidak berani berbicara, apalagi disana masih ada jefri.
Deni sangat menyayangkan apa yang dilakukan oleh linda, sebenarnya dia orang yang baik, tapi kenapa begitu tiba-tiba dia langsung berubah, deni masih merasa ada yang janggal tadi juga dia melihat kalau linda seperti orang yang menyesal, meskipun dia tidak banyak berkata tapi ekspresi wajahnya menunjukan hal itu.
Setelah keluar dari mall deni langsung memesan kendaraan melalui aplikasi gocar di hp nya untuk kembali ke kampus, begitu tiba di gerbang kampus deni sudah ditunggu oleh amel, dan amel langsung menyeret deni untuk masuk ke mobilnya, karena menurut amel lebih leluasa kalau ngobrol didalam mobil.
Di dalam mobil deni menceritakan kembali apa yang telah terjadi pada waktu deni menghampiri linda dan jefri, “pasti ada sesuatu aku tidak percaya linda tiba-tiba berubah dan mau dengan jefri, setahu aku linda sangan membenci orang yang sombong dan playboy seperti jefri, pasti ada sesuatu dibalik ini” kata amel. Dan deni pun menganggukan kepalanya sebagai tanda dia juga setuju dengan pendapat yang amel katakan.
Kembali ke ardi setelah kembali ke kampus dia langsung pergi ke asramanya, dan bilang kalau dia mau sendiri dulu untuk menenangkan diri, hal ini dapat dimengerti sama teman-teman nya. Mana ada orang yang tidak sakit melihat pacarnya sedang jalan-jalan dengan pria lain didepan matanya sendiri. Dalam hati ardi dapat merasakan kalau dia banyak kekurangan dia merasakan tidak bisa memberikan apa-apa untuk linda, sementara jefri dengan uang yang dimilikinya dia bisa memberikan apa yang dimau oleh linda.
Hati ardi bercampur aduk disatu sisi dia kecewa dengan linda, setelah apa yang dilalui oleh mereka berdua selama 2 tahun kenapa harus sekarang ada kejadian seperti ini, disatu sisi Karen ardi sangat menyayangi linda, ardi juga senang ada seseorang yang bisa memberikan sesuatu yang bagus buat linda, sebenarnya bagi ardi asal bisa melihat linda bahagia, dengan siapapun orangnya walaupun sakit ardi akan melepasnya dengan sukarela. Ardi selalu berpikiran mencintai bukan harus memiliki.
Setelah sekitar 3 jam ardi menyendiri, akhirnya pintu ruangan asrama ardi terbuka kemudian masuk dua orang sahabatnya yaitu deni dan hasbi, sebenarnya dari tadi mereka berdua mau masuk cuman mereka takut mengganggu ardi, namun setelah lama menunggu akhirnya mereka masuk juga.
Setelah melihat kedaan ardi mereka juga menghela napas lega, jujur saja tadinya mereka takut ardi melakukana sesuatu hal yang bodoh selama emosinya kurang baik, tapi setelah dilihat-lihat ardi juga cukup tenang
mereka berdua cepat menghampiri ardi sambil bertanya, “ardi apakah kamu baik-baik saja?” Dengan senyum yang agak dipaksakan ardi menjawab, “aku baik-baik saja, kalian tidak perlu khawatir aku juga bisa menerimanya, karena jauh-jauh hari aku sudah mempersiapkan mental untuk menghadapi kejadian seperti ini, dengan kondisi aku seperti ini aku tidak kaget kalau hal ini akan terjadi”. Setelah mendengar perkataan ardi akhirnya deni sama hasbi bisa merasakan lega.
Setelah mendengar itu deni langsung mengirim pesan kepada amel dan mengatakan apa yang terjadi pada ardi, sebenarnya amel juga mau datang cuman dia merasa tidak enak masuk ke asrama laki-laki, makanya dia tidak ikut masuk dan menunggu kabar dari deni.
Setelah mendengar itu semua amel juga merasa lega, namun demi sahabat baiknya amel ingin mencoba menghibur teman baiknya itu, beberapa waktu kemudian amel menelepon deni, dan dia mau mengajak mereka bertiga untuk nongkrong disebuah café dikawasan dago, untuk menghilangkan rasa canggung hari ini sekaligus menghibur hati ardi yang lagi terluka.
Awalnya ardi tidak mau, tapi berkat keahlian hasbi merayu ardi supaya ikut akhirnya ardi pun mau pergi karena dia juga ga enak kalau harus menolak ajakan temannya terutama amel yang sudah baik pada dia, akhirnya mereka pun berangkat ke sebuah café di kawasan dago.
Beralih ke linda dan jefri setelah bertemu dengan deni kondisi hati linda tidak menentu ingin rasanya dia segera pergi dan menemui ardi, untuk menjelaskan apa yang terjadi namun jefri mengatakan sesuatu kepada linda, entah apa yang dikatakan jefri linda langsung mengurungkan niatnya untuk menemui ardi.
Sebenarnya jefri sudah banyak rencana untuk hari ini, tapi dengan adanya kejadian seperti tadi dia sudah kurang mood nya untuk melanjutkan apa yang direncanakan, apalagi melihat keadaan linda dia juga sudah tidak bersemangat lagi untuk melanjutkannya, akhirnya setelah mempertimbangkan apa yang terjadi maka linda meminta jefri untuk mengantarnya kembali ke kampus, dan jefri pun mengiyakannya, setelah sampai kampus linda langsung pergi ke asrama putrid, sama seperti ardi linda juga tinggal di asrama kampus karena linda sebenarnya datang dari luar kota tepanya dari daerah Indramayu. Sementara ardi sendiri berasal dari kota Tasikmalaya
Ardi dan teman-temannya akhirnya sampai di sebuah café yang bernama café Triody, ini adalah sebuah café favorit anak muda dengan gaya modern minimalis café ini menyajikan tempat yang bagus dengan pemandangan kota bandung dan juga banyak spot untuk berpoto yang jadi kegemaran anak muda jaman sekarang, merka tiba di café pada pukul 8 malam dan suasana disini sungguh sangat menyenangkan disini sebenarnya ada 2 jenis tempat meskipun kelihatan menyatu tapi bisa kentara perbedaannya yang sebelah utara tempat-tempatnya lebih mirip untuk para anak muda yang datangnya dengan pasangan sungguh tempat yang sangat romantic sementara yang disebelah selatan lebih mirif tempat untuk untuk orang yang datang berkelompok jadi sangat cocok untuk anak muda nongkrong.
