Pustaka
Bahasa Indonesia
Bab
Pengaturan

Episode 5

Malam senin Alea dan Raka sedang berada di kamar Raka mengerjakan tugas sekolah,sedangkan Alea sedang bermain ponsel,dia sedang mengerjakan pekerjaannya yaitu menulis novel di salah satu situs novel online nomor 1 di indonesia,Alea sudah lama menulis di sana,awalnya hanya iseng dan karena dia hobi,lama kelamaan jadi kecanduan,karena dia juga sudah mendapatkan gaji dari sana yang lumayan besar,walaupun nggak sebesar uang jajannya dari sang papa.

"Ada yang bisa di bantu.." Ucap Alea kepada Raka,dia selesai menulis dan saat dia ingin tidur,dia melihat Raka masih berkutik dengan bukunya dan kelihatannya jika dia sedikit kesusahan.

"Memangnya kamu bisa.." Tanya Raka,dia menyepelekan Alea karena dia nggak tau prestasi Alea di sekolahnya.

"Aku lihat dulu.." Ucap Alea,lalu dia melihat buku yang sedang di kerjakan oleh Raka.

Lalu Aleapun memberi tau jawaban dari semua tugas yang sedang Raka kerjakan,memang hanya tinggal 3 pertanyaan lagi yang belum Raka selesaikan dan itu yang tersulit.

"Kamu bisa.."Ucap Raka setelah dia melihat bukunya dan melihat jawaban yang di tulis oleh Alea.

"Bisa,,kemaren aku mengerjakannya saat di bandung.." Ucap Alea.

"Pinter juga dia.." Batin Raka.

"Ada lagi.." Tanya Alea.

"Nggak ada,,makasih ya.." Ucap Raka kepada Alea,lalu Alea pun mengangguk dan dia melangkah ke tempat tidur,dan dia merebahkan tubuhnya lalu tertidur.

Setelah Raka dari kamar mandi,dia melihat Alea yang sudah berbaring di tempat tidur,lalu Raka mematikan lampu kamarnya dan hanya menyalakan lampu tidur.Raka menatap Alea yang tidur memunggunginya sampai dia tertidur,aroma parfum dari tubuh Alea membuat Raka tenang akhir akhir ini,dia jadi lebih nyenyak tidur jika di dekat Alea,padahal sebelum dia kenal Alea,dia selalu begadang dan dia akan tertidur di waktu dini hari.

*****

"Pagi bun.." Ucap Alea yang baru saja turun dari lantai 2,dan dia ikut duduk di meja makan.

"Pagi sayang,,mana Raka.." Tanya bunda Rini,dia sedang menata makanan untuk suaminya di meja makan.

"Masih siap siap bun.." Ucap Alea,diapun menyiapkan sarapan untuknya dan juga untuk Raka.

Kini ayah Hengki dan Raka sudah tiba di meja makan,meeka sarapan bersama.

"Jagain Aleanya Raka,,dia belum begitu hafal dengan keadaan di jakarta.." Ucap ayah Hengki kepada anaknya.

"Iya ayah.." Jawab Raka.

"Oh ya,,ayah dan bunda akan berkunjung ke kalimantan,,mungkin sekitar 3 harian untuk melihat proyek kita yang sedang berjalan di sana.." Ucap ayah Hengki.

"Terus kita di sini sama siapa.." Ucap Alea.

"Kan ada Raka sayang,,nggak perlu takut,,ada bi Nining juga dan pak Tarjo.." Ucap bunda Riri,bi Nining adalah ART di sana dan pak Tarjo supir di rumah itu.

"Tapi kan.." Ucap Ale.

"Udah,,kamu nggak perlu khawatir,,kalau Raka main malem malem kamu telfon bunda aja.." Ucap bunda Riri.

*****

Sesampainya di sekolahan,Raka menurunkan Alea di gerbang karena dia nggak mau jika Karin melihatnya,dia belum berkata apapun tentang Alea kepada Karin,biar saja nanti Alea memperkenalkan dirinya di depan kelas pikirannya.

"Hubby.." Ucap Karin kepada Raka.

"Kamu sudah sampai.." Ucap Raka kepada Karin,setelah dia memarkirkan motornya.

"Sudah,,kenapa kamu nggak jemput aku.." Tanya Karin dengan wajah cemberutnya.

"Tadi aku buru buru,,karena kesiangan.." Alasan Raka.

*****

Jam masuk sekolahpun tiba,semua murid sudah masuk saat bel berbunyi,tinggal Alea yang kini sedang berada di ruang guru,dia akan di antar oleh wali kelasnya untuk masuk ke kelas Raka.

"Selamat pagi anak anak.." Ucap bu Dewi.

"Pagi buuuu.." Ucap semua murid.

"Hari ini ibu mau memperkenalkan teman baru kepada kalian,,dia pindahan dari salah satu sekolah pavorit di bandung,,ibu harap kalian dapat menerimanya dengan baik dan berteman dengan baik.." Ucap bu Dewi.

"Alea masuk sini.." Lanjut bu Dewi,dia mempersilahkan Alea yang sedari tadi menunggu di luar untuk masuk.

Alea berjalan masuk mendekati ibu guru yang sedang menunggunya di depan kelas,dia berjalan dengan sedikit membungkukkan tubuhnya pertanda dia memberi hormat kelada guru dan teman teman yang lainnya,semua mata tertuju kepadanya terlebih murid laki laki.

Alea yang memiliki tubuh mungil,dan putih rambut yang nggak terlalu panjang dan sedikit ikal,membuat kecantikannya kian memancar,terlebih dia yang selalu tersenyum.

"Perkenalkan diri kamu.." Ucap bu Dewi kepada Alea.

"Baik bu.." Jawab Alea.

"Perkenalkan nama saya Alea Putri Renaldi,,saya pindahan dari SMAN bandung.." Ucap Alea.

"Apa ada yang di tanyakan.." Ucap bu Dewi kepada anak murid yang lainnya.

"Saya mau bertanya bu.." Ucap Bian,dia mengacungkan tangannya.

"Ya silahkan Bian.." Ucap bu Dewi.

"Sudah punya pacar belum Alea.." Pertanyaan dari Bian sontak membuat Raka menengok,dan dia mendapatkan sorakan dari semua teman temannya.

"Huhhhhh.." Ucap semua murid yang ada di kelas.

"Sudah sudah diam.." Ucap bu Dewi menenangkan murid muridnya.

"Alea,,silahkan kamu duduk di samping Caca ya.." Ucap bu Dewi,karena cuma di samping Caca yang kosong,Aleapun mengangguk dan melangkah untuk duduk di bangku yang kosong.

"Hai,,nama aku Caca.." Ucap Caca dia memperkenalkan dirinya kepada Alea,karena sedari tadi Alea di depan,dia sudah menykai Alea.

"Aku Alea.." Ucap Alea.

Setelah berbincang bincang kini pelajaranpun dimulai,semua anak fokus kepada guru yang ada di depan yang sedang menerangkan pelajaran fisika,Alea fokus mendengarkan walaupun pelajaran yang kini di bahas,sudah di bahas di sekolahnya di bandung.

"Kamu,,murid baru.." Ucap guru di depan menunjuk Alea.

"Saya.." Ucap Alea menunjuk dirinya.

"Iya siapa lagi,,kan cuma kamu murid baru di sini.." Ucap guru.

"Ya kenapa pak.." Tanya Alea kepada pak guru yang ada di depan kelas.

"Kamu kerjain soal yang ini.." Ucap pak Rodi,dia sedang menulis soal di depan,dan dia langsung menunjuk Alea untuk mengerjakan soalnya,dia memang seperti itu makanya banyak anak murid yang nggak menyukainya,dia nggak pernah bertanya terlebih dahulu,apakah murid muridnya paham dengan penjelasannya apa tidak.

Alea maju ke depan,dia mengambil spidol dari pak Rodi,lalu dia mulai mengerjakan tugas yang di berikan pak Rodi,hanya 5 menit Alea dapat menyelesaikan jawabannya.

"Sudah pak.." Ucap Alea,lalu dia memberikan spidolnya lagi kepada pak Rodi.

"Wah wah wah,,hebat sekali kamu,,bahkan nggak sampai 5 menit kamu dapat menyelesaikan semuanya.." Ucap pak Rodi,dia membanggakan Alea setelah melihat jawaban yang di tulis Alea.

"Bapak suka sama kamu,,pertahankan semuanya.." Ucap pak Rodi,dia tersenyum ramah kepada Alea,lalu Aleapun membalasnya.

Raka yang melihat interaksi itu mengepalkan tangannya.

"Apa apaan coba dia,,apa dia mau mengambil hati para guru,,sok cantik dan sok akrab banget lagi,,pake acara senyum senyum segala.." Batin Raka.

Waktu istirahat tiba,Caca mengajak Alea untuk ke kantin,dan Aleapun menyetujuinya,saat mereka akan keluar dari kelas dan mau ke kantin,Abian tiba tiba nongol di depan pintu.

"Kalian mau kemana.." Tanya Abian.

"Ke kantin.." Ucap Caca.

"Boleh ikut nggak.." Tanya Abian sambil melirik ke arah Alea.

"Silahkan.." Ucap Alea.

Akhirnya Abian ikut ke kantin bersama Caca dan Alea,Abian berjalan di samping Alea mereka terus mengobrol sampai ke kantin,ada canda dan tawa juga terdengar dari mereka ber 3.

"Ternyata kamu orangnya asik juga ya.." Ucap Abian.

"Biasa aja.." Jawab Alea.

"Oh,,kamu siapanya Raka,,sepertinya Raka memperhatikan gerak gerik kamu sedari tadi.." Tanya Abian,dia melihat tatapan Raka yang terkadang selalu memperhatikan Alea.

"Dia sepupuku.." Jawab Alea,karena mereka sudah sepakat untuk mengaku sebagai sepupu.

"Oh ya,,aku kira Raka menyukaimu,,aku cuma heran aja selama ini dia kan setia kepada Karin.." Ucap Abian.

"Karin.." Tanya Alea sambil melirik ke arah Abian.

"Iya emang kamu nggak tau.." Ucap Abian,dan Aleapun menggeleng karena Raka nggak pernah mengatakan apapun tentang dirinya.

"Raka dan Karin itu sudah berpacaran selama 2 tahun,dan Raka setia kepada Karin.." Ucap Abian.

Alea hanya manggut manggut mendengar penjelasan dari Abian,dia nggak sakit hati ataupun apa,cuma kenapa Raka harus menyembunyikannya dan kenapa dia menerima perjodohan ini,jika dia sendiri memiliki kekasih.

"Hey malah bengong.." Ucap Abian kepada Alea.

"Sok asik kamu,,biasanya juga kamu kumpul sama temen temen kamu sana.." Ucap Caca kepada Abian,karena sedari tadi Abian nyerocos aja bicara kapada Alea.

"Ye suka suka aku.." Ucap Abian kepada Caca.

Raka yang sedari tadi memperhatikan kedekatan Abian dan Alea dia merasa nggak suka jika istrinya di dekati oleh sahabatnya sendiri,tapi mau bagaimana lagi,dia juga nggak mungkin mengakui jika Alea adalah istrinya.

"Bian,,nanti kita latihan basket buat tanding bulan depan.." Ucap Raka kepada Abian,dia menghampiri Abian yang duduk nggak jauh darinya.

"Oke bro.." Ucap Abian mengacungkan jempolnya.

"Jangan dekat dekat dia,,dia berbahaya.." Ucap Raka kepada Alea.

Alea hanya melirik Raka apa maksudnya.

"Enak aja kamu.." Ucap Abian kepada Raka,dia nggak terima di katain berbahaya oleh Raka,memang iya Abian adalah laki laki yang suka gonta ganti cewek,dia memang ganteng,tapi dia gunakan kegantengannya untuk menggaet perempuan perempuan di sekolahnya maupun di luar sekolanya.

Pulang sekolahpun tiba,Alea menungu Raka di pintu kelasnya,dan pas Raka keluar dia bersama Karin,dan Karin menggandeng tangan Raka.

"Kamu pulang naik ojol aja ya.." Ucap Raka kepada Alea.

"Tapi aku nggak tau alamatnya.." Ucap Alea.

"Bi,,memangnya dia siapa kamu.." Tanya Karin.

"Dia sepupuku.." Ucap Raka kepada Karin.

"Nanti aku pesenin,,kamu tunggu di gerbang aja.." Ucap Raka.

"Biar aku aja yang nganterin pulang.." Ucap Abian,dia baru saja keluar dari kelas.

"Nggak usah,,dia naik ojol aja lebih aman.." Ucap Raka melirik Abian.

"Gila,,takut bener kamu.." Ucap Abian,dia menghajar pelan tangan Raka.

"Aku di amanahin buat jagain dia,,dari buaya buntung kayak kamu.." Ucap Raka.

Akhirnya Alea di pesankan ojol oleh Raka,karena kalau di pesankan taxi online takutnya tekena macet,dan Alea lebih memilih naik ojol pas di tanya oleh Raka.Alea pulang sendiri ke rumah di antar pak ojol,dia tiba di rumah jam 4 sore karena pulang sekolah tadi jam 3 sore.

"Huhhh akhirnya sampai juga,,jakarta macet nggak kenal waktu.." Gumam Alea saat dia di rumah milik mertuanya itu.

"Eh,,non Alea sudah pulang,,mau makan sekarang nggak non.." Ucap bi Nining.

"Nanti aja bi,,tadi Alea sudah makan siang di sekolah.." Ucap Alea sambil tersenyum kepada bi Nining.

"Oh baiklah,,kalau butuh apa apa panggil bibi aja non.." Ucap bi Nining lagi.

"Baik bi,,aku ke atas dulu ya.." Ucap Alea,dan bi Niningpun mengangguk.

Alea pergi ke kamarnya Raka,dia membuka seragam sekolahnya dan langsung membersihkan tubuhnya yang terasa lengket,setelah selesai mandi,Alea memakai pakaiannya di dalam kamar mandi,karena dia takut jika Raka tiba tiba datang dan masuk ke dalam kamar.

Setelah selesai mandi,Alea memakai serangkaian perawatan tubuh dan wajahnya,setelah selesai Alea mengerjakan tugas sekolah,dan dia bersantai setelah menyelesaikan tugasnya.

Unduh sekarang dan klaim hadiahnya
Scan kode QR dan unduh aplikasi Hinovel