Bab 5
BAB 5 Tanggapan Singkat
“Tret treet treet”, tanpa ada pesan masuk di hanphonenya naira “ra, makan siang mu aku suruh anterin di office ku, ntar turun ya, sekalian kita makan sama hamzah” isi chat yang ternyata dari raina sang kakak. Jam 12.15 meeting diakhiri untuk makan siang dan sholat, hamzah yang banyak bicara gitu Cuma dijawab senyuman sama naira.
“minum apa ra, ham ?” raina menawari mereka minuman karena emang biasana rara sama nana cukup minum air putih habis makan, “jeruk !” jawab mereka berdua secara bersamaan yang disambut ketawa oleh nana. “ tu kan kalian memang jodooh nungguin apalagi ?!” goda naira sambil beranjak untuk telfon sekertarisnya, “na, aku jeruk anget” selak rara yang dikuti hamzah “aku es jeruk aja”.
Mereka ngobrol, sampai lupa waktu, ya bukan mereka sih, hamzah sama raina yang nerocoos melulu, naira cukup berkomentar sedikit sambil tersenyum gak kayak mereka ber dua. “gimana aku g makin jatuh cinta ai, dia pendiem gitu gak kayak kamu bawel” kata hamzah yang tanpa berpikir sambil melirik naira, naira hanya tersenyum sambil memakan makanannya.
“pak is siapa yang belum datang,..? Tanya naira setelah masuk ruang meeting lagi yang dibelakangnya di ikuti hamzah dan azizah. “Fian bu, tadi isin agak telat, masih ke toilet katanya” jawab pak is, “apa dia gak enak badan ? nanti habis meeting suruh periksa pak is, kasihan,. Tadi pagi juga telat masuk, dan kita tunggu aja dia, kita mulai kalo fian udah masuk” intruksi naira.
Meeting pun dimulai, dan tatapan naira tak lepas dari fian, iya naira terkesima dengan penampilan fian yang kalem,. Naira masih curi curi pandang sampai meeting selesai, tapi nafian tak menyadari pandangan direktur nya yg cantik itu.
“Nai, ini chat dari mbakmu ni, kamu suruh pulang bareng aku, dia udah pulang duluan katanya” sambil ngelihatin chatnya raina ke dia. Sama naira hanya ditanggapi oke aja sekalian pamit sek sekertarisnya kalo dia langsung pulang, maklum setiap hari selasa reno stanby di rumah sakit yang dia bangun bersama teman temannya.
“nai ngomong donk, diem melulu,.. bener bener beda deh sama kembarannya heran,.. mbakmu kan kayak mercon omong mlulu gak ada habisnya” goda hamzah sambil mengemudikan mobilnya. Reno, raina, naira, mereka adalah kembar tiga bersaudara, dan hamzah gak pernah salah manggil meskipun raina naira tidak ada perbedaannya, karena yang raina agak tomboy dan nairanya agak feminine., tapi jangan salah awal awal dia berteman sama raina juga tetep salah orang, tapi sekarang udah enggak, udah terbiasa bareng sama raina soalnya.
