Pustaka
Bahasa Indonesia
Bab
Pengaturan

Bab 6. Saya Jamin Aman Kalau...

Hayuuuk naik, Frans langsung menarik tas Michele dan Michelepun tertarik ke arah Frans... Frans segera membalikkan tas backpacknya menjadi diletakkan di depan dadanya. Mau sampai tiga pemuda berandal itu mendekat ya? Apa mau kenalan sama tiga pemuda itu, canda Frans. Tanpa berlama-lama lagi.. Michele menerima ajakan Frans menaiki motor 250 cc nya. Naiknya bagaimana? Michele sedikit susah untuk menaiki motor besar milik Frans ini, dan dia hanya menggunakan rok pendek. Kalau Michele naik motor ini, pahanya pasti terlihat sama Frans dan orang-orang di sepanjang perjalanan pulang nantinya.

Frans yang sudah kesal karena boss cantiknya terlalu banyak mikir ... langsung turun dari motornya untuk melepas jaketnya. Lalu segera melilitkan dan mengikat di pinggul depan Michele. Betapa kagetnya Michele, karena Frans dengan posisi seperti memeluknya sambil mengikat jaketnya dari depan ke belakang, dan wajah Frans tepat disamping kepalanya. baru kali ini ada seseorang lelaki yang berani melakukan ini kepadanya. Tapi orang ini cuek sekali sich, tanpa permisi atau ijin dulu.

Hati Michele tak karuan dan jantungnya berdetak kecang sambil mengatur nafasnya... agar tidak malu di depan Frans. Aroma tubuh yang tercium dari samping leher Frans tercium tanpa sengaja oleh Michele yang membuat hatinya bertambah kacau.

Setelah selesai Frans menarik tangan Michele menuju motornya. Dan Frans melaju motornya melesat melewati tiga pemuda berandal tadi. Akhirnya, aku bisa terbebas dari tiga berandal itu, ucap Michele dalam hati.

Michele berteriak di samping kiri helm Frans... “Tolong antarkan saya pulang ya Frans... “ karena Frans kurang mendengar, dan laju motor sangatlah cepat, arah yang menjadi tujuan Michele kembali ke rumah, terlewati... dan ternyata, Frans membawa Michele ke tempat karaoke di mana ke empat sahabatnya menunggu.

Kenapa kamu membawa saya ke tempat ini ... ? Tanya Michele kepada Frans... Lagi-lagi Frans melempar senyumnya dan berkata singkat kepada boss cantiknya, “Ibu butuh hiburan”.

Frans, kamu kurang ajar yach, kamu mau macam-macam dengan saya !!!!.teriak Michele kencang ... sehingga beberapa orang di sekitarnya mendengar teriakan Michele. Seorang pria bertato melihat ke arah mereka berdua, dan berkata: “Sudahlah, kalau pacar loe gak mau senang-senang, pulangkan saja ke oarang tuanya”,

Michele yang mendengar suara itu, melihat ke arah pria bertato tadi yang berbadan besar sekali, jadi bertambah takut lagi. Wanita di depan Pria bertato itu juga menimpali lagiii ucapan pria bertato itu, hari gini masih jaim? mendingan cari laut trus nyebur . Tapi anehnya Frans tidak perduli dengan ocehan pria bertato tadi, malah asik merapikan letak motornya.

Michele berkata pelan kepada Frans, “ Frans ... kita pulang yuk.. antarkan saya pulang yach... saya takut Frans.

Frans melihat Michele berkata memelas jadi merasa bersalah dan berkata “ Frans janji, Ibu lihat ke dalam dulu sebentar saja, karena di dalam ada Fauzi, dodi, Iren dan Silvia yang sejak satu jam lalu menunggu saya. Tidak enak rasanya ingkar janji dengan mereka, karena belum tentu mereka akan bisa berkaraoke lagi bersama saya. Ibu Micheleeee ...., saya jamin ibu aman kalau bersama saya. . Frans menjelaskan singkat dan jelas.

Tapi Michele sempat berpikir sejenak dengan kata-kata Frans barusan. Kenapa tidak bisa berkaraoke lagi bersamanya. Ia akan aman bersamanya. Gentel sekali kamu Frans, mau melindungi wanitamu, eh ... siapa juga yang mau jadi wanita kamu. Lamunannya terhenti kala Frans menggandeng tangan Michele.

Unduh sekarang dan klaim hadiahnya
Scan kode QR dan unduh aplikasi Hinovel