Pustaka
Bahasa Indonesia
Bab
Pengaturan

Bab 10 siapa dia ?

seketika mobil rey berhenti dahinya tidak sengaja terbentur dengan stir mobil.

"aaakkhh... "rey memegang kepalanya sambil mengerang kesakitan dia bersandar di kursi mobil dia sedikit tersadar "cewe tadi... cewe yang gue tabrak "gumamnya dalam hati setelah sadar lalu dia membuka sabuk pengaman lalu keluar dari mobil dia berjalan dengan sedikit tertatih menghampiri gadis tersebut

"mba... mba! "pangil rey kepada gadis yang dia tabrak dia menggoyangkan tubuh gadis itu

"mba bangun... mba... sadar mba "panggilnya lagi namun tidak ada respon sekitpun

"aduh gimana nih nih cewe ga mau bangun "gumamnya

"mending gue bawa kerumah sakit aja deh "ucapnya lalu menggendong gadis tersebut kedalam mobil lalu dia menuju ke rumah sakit terdekat.

Kontrakan

ayu baru saja sampai di kontrakan dia melemparkan tasnya ke kasur dan membaringkan tubuhnya.

"hah... kapan semuannya kembali normal.. gue kangen kasur empuk gue kamar mandi mewah gue barang-barang mewah gue kehidupan mewah gue yang hilang dalam sehari aja... gue ga sanggup harus hidup kaya gini seumur hidup gue "gumamnya dia merindukan kehidupan mewahnya. saat sedang merenung tiba-tiba ponselnya berdering "triling... triling... "ayu melirik ke arah tasnya "siapa malem-malem nelpon ganggu aja deh "ucapnya lalu merogoh ponsel yang ada di tas dia melihat layar ponselnya tertera nama mama di ponselnya "mamah ngapain nelpon malem-malem "ucapnya lalu mengangkat telponnya

"hallo mah.. "ayu

"hallo sayang... "mamah

"kenapa mamah nelpon malem-malem "ayu

"gimana kamu udah ketemu sama calon suami kamu ..gimana cakep ga kamu suka kan "ucap mamah ayu di sebrang sana dengan penasaran pendapat anaknya ayu mengerutkan dahinya mendengar kata mamahnya

"mamah apaan sih nelpon malem-malem bukannya jawab pertanyaan anaknya dulu atau nanyain kabar anak nya dulu ini malah langsung nanyain yang lain lain ...apa ga khawatir apa sama anaknya di tinggal di tempat orang "jawab ayu kesal

"mamah tau kok keadaan kamu pasti selalu baik-baik aja mah ga khawatir... mamah lebih penasaran sama pendapat kamu tentang pria yang bentar lagi jadi calon suami kamu "ucap mamah ayu

"calon suami... calon suami apaan ga ayu ga mau sama dia cowo aneh bikin sial tau ga mah, setiap ketemu sama dia selalu aja banyak hal yang tidak menyrnangkan terjadi sama aku "ujar ayu yang kesal

"hus kamu ga boleh ngomong gitu ga baik bagai manapun dia itu akan jadi calon suami kamu kamu harus berlaku baik sama dia... bagus kalo kamu udah ketemu sama dia beberapa kali kalo bisa lebih sering lagi biar kalian makin akrab "ucap mamah ayu yang senang mendengar ayu bertemu dengan calon suaminya reyhan ayu memutarkan bola matanya dengan jengkel

"ga ....pokoknya ga ada calon suami calon suami aku ga mau di jodohin sama oramg itu aku mau perjodohan ini di batalin titik "ujar ayu yang ingin membatalkan perjodohannya dengan reyhan itu membuat mamah ayu marah dan memarahi ayu dengan sedikit ancaman

"oke... kalo kamu mau batalin perjodohan ini kamu jangan pernah anggap papah sama mamah sebagai orang tua kamu lagi "ujar mamahnya yang kesal membuat ayu terperanjat dengan kata mamahnya

"mamah... mamah kok ngancem aku sih "ucap ayu

"mamah sama papah selama ini ga pernah minta apa-apa dari kamu... mamah cuma ingin kamu bisa bertanggung jawab dan membantu kita dengan perjodohan ini mama cuma meminta itu apa susahnya sih kamu turuti kemauan kita "ucap mamah ayu membuat ayu terbungkam

"kalo kamu tetap keras kepala seperti ini... jangan harap kamu bisa menjadi anak mamah lagi "ucap mamah ayu lalu mematikan panggilannya dengan ayu "tut.. tut... " suara panggilan terputus. ayu tidak bisa menahan air matanya lagi ucapan mamahnya sudah keterlaluan

"mamah keterlaluan... bisa bisanya mamah ngomong kaya gitu ....hiks.. hiks "gumam ayu dengan air mata yang membasahi pipinya malam itu pun ayu menangis sampai dia tertidur.

Rs

rey memarkirkan mobilnya lalu dia membawa gadis tadi ke dalam ruang UGD.

"sus... dok tolongin saya.. gadis ini pingsan belum sadarkan diri "panggil rey meminta pertolongan kepada staf rumah sakit

"suster... dokter "panggil rey lagi lalu datang suster dan dokter menghampiri rey

"dok tolong gadis ini.. "ucap rey suster membawa kasur roda untuk pasien

"bapak letakan pasien disini biar saya bisa periksa keadaannya "ucap dokter lalu rey menaruh gadis itu di kasur

"sus tolong bawa keruangan "ucap dokter

"baik dok "jawab suster lalu membawa pasien ke ruangan di ikuti oleh dokter dan rey

"tolong bapak tunggu di luar "ucap suster

"iya sus tolong pastiin dia baik baik saja ya "ujarnya lalu pintu tertutup rey duduk menunggu di luar dengan sangat cemas

"semoga gadis itu baik baik aja "gumanya dalam hati .

setelah menunggu selama 30menit akhirnya dokter keluar rey yang melihat pintu terbuka langsung berdiri dari tempat duduknya dan menghampiri dokter .

"gimana dok keadaannya ...dia baik baik aja kan "tanya rey dengan cemas

"pasien baik-baik saja hanya mengalami gegar otak ringan saja dan luka luka ringan di tangan dan dahinya dia belum sadarkan diri karena syok akibat kejadian yang dia alami selebihnya tidak ada yang serius biarkan dia istirahat sampai dia siuman "penjelasan dokter membuat hati rey sedikit tenang

"beneran kan dok dia baik baik aja ga ada luka yang parah "tanya rey untu memastikan lagi

"iya pak "jawab dokter

"terimakasih dok "ujar rey

"iya pak sama-sama ,,,bapak sebaiknya juga di rawat ada luka di dahi bapak harus segera di obati sebelum terinfeksi "ucapnya sambil menunjuk dahi rey , rey memegang daginya dan benar ada darah membekas di tangganya

"silahkan pak saya akan mengatar bapak untuk mengurus administrasi dan membersihkan luka bapak "ucap suster lalu rey hanya menganggukan kepalanya dan mengikuti suster .

siapa sebenarnya identitas gadis itu ?akan ada hal mengejutkan apa yang akan terjadi ?

Bersambung ...

Unduh sekarang dan klaim hadiahnya
Scan kode QR dan unduh aplikasi Hinovel