Bab 9 kecelakaan
jam di dinding sebuah bar menunjukan pukul 12:00 siang 4 wanita cantik sedang duduk di sebuah sofa bar sedang berbincang ya mereka adalah ayu, nola, santi dan dita mereka berkumpul sesuai janji ayu waktu itu.
"HAH..... apa jadi perusahaan papah lo bangkrut "ucap nola dita santi dengan barengan dengan nada yang sedikit keras setelah ayu menceritakan semua kejadian yang dia alami .ayu yang mendengar teriakan mereka langsung membulatkan matanya dan meletakan jari di bibirnya dan berkata
"iiisshhh.... sshhhuuutt... ga usah kenceng-kenceng kali ngomongnya banyak orang ....kenapa ga sekalian aja pake toa biar semuanya tau gue bangkrut"ujar ayu dengan kesal
"iya maaf kali kan kita syok banget dengerin cerita lo ...iya ga "ujar santi sambil melirik dita dan nola
"iya bener yu kita kan perihatin sama keadaan lo sekarang "ujar dita
" perihatin sih perihatin tapi ga usah teriak-teriak juga kali ngomongnya "balas ayu kepada temannya itu.
"eeehh... terus terus cowo yang mau di jodohin sama lo cakep ga...kalo lo ga mau buat gue aja "tanya nola dengan antusias mereka bertiga melihat nola dengan jengkel dan menyebut nama nola "NOLA.... "
nola yang di lihat seperti itu merasa heran
"kenapa emang gue salah ya... kan tadi ayu bilang ga mau di jodohin sama Cowo itu ya jadi buat gue aja "ucapnya dengan tampang polosnya, ayu dita dan santi hanya menghela nafas dengan bersamaan .
"gue sih belum mutusin nerima perjodohan ini apa engga yang pasti gue ga mau kalo gue harus nikah sama cowo arogan kaya dia yang ada gue sial mulu deket dia pertama mobil gue di tabrak sama dia terus pas ketemu dia baju gue kena tumpahan jus heh pokoknya tuh cowo bikin sial "ujar ayu saat mengingat pertemuannya dengan rey
"heh... si nola giliran cowo aja langsung nyosor.... "sindir dita
"tapi yu lo ga mikir apa pertemuan lo itu bagaikan takdir kaya di film-film "ujar nola kepada ayu
"hahaha.... lucu banget lo kebanyakan nonton film "jawab ayu dengan menyangkal omongon nola
"bener tau... awalnya pertemuan ga sengaja terus jatuh cinta pada pandangan pertama "ujar nola membuat ayu bergidig ngeri
"udah deh lo ngaco tau ga "balasnya
"heh... nola nola kebanyakan nonton drama ... oh iya lo sekarang tinggal dimana? "tanya santi kepada ayu lalu ayu menjawab "gue tinggal di kontrakan sodaranya mang jono selama gue ga nerima perjodohan ini gue bakalan tinggal disana sementara waktu uang gue ga cukup buat sewa apartemen gue harus bayar kuliah sama biaya hidup gue sehari-hari.... lo bayangin aja gue di tinggalin tanpa uang sepeserpun semua barang mewah gue udah gue jual dan yang tersisa cuma mobil satu-satunya "ucap ayu sambil memijit keningnya yang sedikit pusing
"lo tinggal di rumah gue aja yu "ucap dita kepada ayu menawarkan untuk tinggal di rumahnya ayu menjawab
"ga deh dit.... gue ga mau nyusahin lo sama kalian semua juga biar masalah ini gue yang selesaikan "ujarnya
"lo yang sabar aja yu... kalo lo butuh apa-apa lo hubungin kita aja.... lo ga sendiri kita bakalan selalu ada buat lo "ujar nola dengan sangat bijak membuat ayu terharu mendengar ucapan nola dan memeluk nola
"aaaaa nola... lo emang temen baik gue "gumamnya, santi dan dita merasa di abaikan pun langsung menyindir ayu
"kkhhhmmm... kkhhmmm... jadi kita berdua bukan temen baik lo juga nih.. "sindir santi
"iya nih kita ga di anggap "dita juga menyindir ayu pura-pura kesal kepada ayu, ayu yang mendengarnya langsung menjawab
"ya engga dong.... kalian juga temen baik gue sini sini gue peluk "ayu pun berpelukan dengan mereka
"hhhmmmmmm.... makasih ya lo semua udah jadi temen yang selalu ada buat gue "gumamnya sambil berpelukan dengan dita santi nola
"iya ayu.... "ucap mereka bertiga sambil mengeratkan pelukan mereka tiba-tiba dita melepaskan pelukan mereka
"eeehhh tunggu... tunggu deh si nola tumben so bijak banget hari ini ... lo minum obat apa hari ini "sindir dita dengan sedikit terkekeh
"hahahah... iya bener banget tumben si nola pinter ngomongnya "gumam santi menggoda nola ,nola yang mendengar sindiran dita dan santi langsung menjawabnya
"emang gue pinter dari lahir kali...kkalianaja yang ga tau "ujarnya dengan pura-pura kesal membuat ayu dan santi tertawa dan menggodanya
"duh anak manis kok cemberut sih nanti cantiknya ilang loh "goda ayu kepada nola, lalu melirik santi dan dita memberikan isyarat untuk mengelitik ayu tangannya memberikan aba-aba lalu santi dan dita mengelitik nola "aaaaaa.... geli jangan "gumam nola sambil menghindari gelitikan mereka "nih rasain nih "ucap dita dan santi dan seketika tawa mereka pun memenuhi ruangan bar .
Di Kantor
reyhan sedang melamun di ruangannya dengan memainkan balpoin yang dia pegang tangannya satu lagi dia pakai untuk menopang kepalanya di atas meja.
"hah..... gimana caranya buat batalain perjodohan ini gue ga mau perjodohan ini terjadi... apalagi liat muka tuh cewe bikin jengkel kalo ketemu setiap hari.. aahh ga gue ga mau gue harus batalin perjodohan ini tapi gimana caranya dengan kondisi papah kaya gini "gumamnya dalam hati, reyhan sedang memikirkan bagaimana cara dia membatalkan perjodohannya dengan ayu. saat sedang asyik dengan lamunannya tiba-tiba suara ketukan pintu ruangannya terdengar tetapi rey tidak mendengarnya karena sedang larut dalam lamunan... merasa ketukannya tidak di tanggapi seorang tersebut masuk kedalam ruangan dia adalah sekertaris rey dian. dian memasuki ruangan dengan membawa secangkir kopi di atas nampan dia berjalan menghampri reyhan.
"pak... pak reyhan.. "panggil dian kepada reyhan, reyhan sama sekali tidak mengetahui kehadiran dian di hadapannya, dian yang melihat rey seperti itu langsung mengetuk meja untuk mendarkan rey "tukkk... tukkk..."suara ketukan meja rey pun tersadar dari lamunanya dan melihat ke arah dian dan berkata "aahh.... dian maaf tadi saya ga tau kamu masuk "ujarnya sambil membutulkan posisi duduknya
"iya pak... ini saya bawakan kopi untuk bapak"ujarnya sambil meletakan cangkir di atas meja reyhan
"iya makasih dian..."jawabnya lalu meminum kopi tersebut "iya pak... kalo gitu saya permisi pak "ucapnya, saat dian hendak pergi rey memanggil dian
"dian... tunggu "panggil rey, dian pun membalikan badannya dan menjawab
"iya pak ada apa... "jawab dian
"saya lupa tanya ke kamu tentang laporan produk kita yang baru nanti kamu kirim file berkasnya ke email saya ya saya mau liat perkembangannya "perintah rey kepada dian sekertarisnya ,dian langsung menjawab dengan cepat .
"iya baik pak nanti saya kirim berkasnya...kalo gitu saya permisi "jawabnya dan pamit pergi dari ruangan reyhan.
di luar ruangan
dian masih diam di depan pintu reyhan dia bergumam "ga biasannya pak rey kaya gitu... ada masalah apa ya sampe dia ga denger gue masuk ruangannya ...ngelamun kaya gitu bukan tipe pak rey banget "gumamnya lalu dia pergi ke tempatnya.
di depan bar
"beneran nih lo ga mau kita anter "ucap santi kepada ayu di dalam mobil , ayu pun langsung cepat menjawab
"iya ga usah san gue bisa naik taksi kok "ujarnya menolak tawaran santi
"beneran nih ya lo ga apa-apa kita tinggal duluan "ucap nola meyakinkan ayu ,ayu hanya menganggukan kepalannya
"ya udah kita duluan ya lo hati-hati ya pulangnya "ucap dita
"dah ayu... sampe ketemu besok di kampus ya "ucap mereka
"iya dah.... "balas ayu sambil melambaikan tangan kepada mereka, lalu detik berikutnya mobil mereka pergi meninggalkan ayu .
Di mobil
reyhan baru saja pulang dari kantor dia sedang mengendarai mobilnya tiba-tiba ponselnya berdering "ddrrttt... drrttt. "saat hendak mengambil ponselnya... ponselnya terjatuh kebawah kursi
"heh pake jatuh segala lagi... "gumamnya lalu sedikit menunduk untuk mengambilnya
"duh mana lagi tuh ponsel... "gumamnya sambil meraba bawah kursi mobil .
"nah... ini diah ketemu"ujarnya sambil mengangkat ponselnya yang jatuh tadi. saat melihat ke arah depan jalan tiba-tiba seorang wanita menyeberang jalan sontak membuat reyhan terkejut dan mengerem mobilnya "aaaaawasss... "teriak reyhan dengan membunyikan klakson dengan segera dan wanita di depan mobilnya tadi berteriak saat melihat mobil yang melaju ke arahnya "aaaaaaaaa... " lalu bruk suara orang terjatuh . masalah baru apa lagi kali ini siapa orang yang ia tabrak kali ini.
Bersambung....
