Pustaka
Bahasa Indonesia
Bab
Pengaturan

18. Kisah 4 Bersaudara

"Yah para penonton kita akan menyaksikan pertarungan kedua yaitu pertarungan di Grup B antara Ice melawan Aluka" Ucap Host Di Stadion.

"Sedikit info Aluka adalah salah satu anak buah dari Mostrad yang menjadi Juara 2 Benua Utara Tahun lalu baiklah tidak usah menunggu lebih lama lagi kita saksikan petarung antara Ice Dan Aluka" Ucap Host Di Stadion.

Ice berkata didalam hatinya

"Aku harus memenangi pertandingan ini apapun yang terjadi walau pun harus mempertaruhkan nyawaku sendiri karena aku tidak boleh dengan kakakku Ica" Ucap Ice lalu berjalan perlahan memasuki Arena di stadion pertarungan.

Aluka berkata didalam hatinya

"Aku tidak boleh kalah di pertarungan ini karena aku adalah wakil dari Tim Elit yang di bentuk Benua Utara ini" Ucap Aluka.

Kilas balik saat Aluka kecil :

"Sejak dari Dahulu kami berempat adalah kawan kecil yaitu Aku, Mostrad, Elber dan Simon telah bersahabat, kami selalu bersama sama Kita telah mengalami banyak suka duka didalam pertarungan" Ucap Aluka dalam hati.

"Elber adalah seorang yang pendiam dari awal kita kenal, saat kecil kita bertiga selalu usil dengan Elber karena sifat diamnya dia terlihat dingin" Ucap Aluka dalam hati.

"Simon adalah orang yang periang setiap kali kami mengusili Elber selalu saja ide itu datang dari Simon sedangkan Mostrad selalu menjadi penengah dikala kami bercanda berlebihan dan aku hanya senang melakukan apa apanya bersama mereka" Ucap Aluka dalam Hati

"Akhirnya suatu hari saat kami Aku 'Aluka dan Simon' setelah habis mengusili Elber Ketua Mostrad berkata kepadanya 'Elber' ; Apakah kamu mau menjadi Saudara kami tanya Mistrad kepada Elber ?" Ucap Aluka dalam Hati.

"Saat itulah dimana aku untuk pertama kalinya melihat senyum Elber, Hari itu aku melihat senyum di wajah Elber lalu tak lama aku melihat Elber menganggukkan kepalanya dan terlihat air mata keluar dari matanya" Ucap Aluka dalam Hati.

"Semenjak itu kita berempat selalu bersama sama, Aku baru mengetahui bahwa Elber adalah seorang yatim piatu dan tidak mempunyai siapa siapa" Ucap Aluka dalam Hati.

"Dahulu sekali dia mempunyai adik namun adiknya meninggal dunia di karenakan sakit yang dideritanya akhirnya Elber bergabung dalam sekutu Prajurit yang didirikan keluarga Mostrad seperti aku 'Aluka' dan Simon" Ucap Aluka dalam Hati.

"Aku ingat suatu hari saat misi ke Benua Timur kami berpencar karena adanya banyak mata mata didalam prajurit, bahkan kami diserang oleh musuh tepat 1 hari saat kami datang di Benua Timur" Ucap Aluka dalam Hati

"Saat itu aku hampir saja mati terbunuh namun tiba tiba Elber datang untuk menyelamatkanku tak lama aku melihat Mostrad dan Simon pun hadir membantu kami berdua semenjak Kejadian itulah ikatan persaudaraan kita makin erat" Ucap Aluka dalam Hati.

"Hingga suatu hari pemilihan pengangkat jabatan hari itu Simon terpilih menjadi Wakil Ketua Sekutu kami di barengi Mostrad yang menjadi Ketuanya" Ucap Aluka dalam Hati.

"Namun Entah alasan apa yang di berikan Simon kepada Ayahnya Mostrad akhirnya Akulah yang menjadi wakil didalam sekutu" Ucap Aluka dalam Hati

"Memang benar Simon adalah orang yang cuek dan mencintai kebebasan namun aku tau didalam hatinya dia ingin melihat adiknya senang sebab dari waktu itu dia meminta aku yang menjadi wakil ketua didalam sekutu ini" Ucap Aluka dalam Hati

"Bahkan Elber pun setuju dengan keputusan Simon walau pada awalnya Mostrad tidak setuju dengan keputusan Simon akhirnya Simon dan Elber mampu meyakinkan kepada Mostrad atas apa pilihan dari keputusannya" Ucap Aluka dalam Hati.

"Sebab itulah ini kenapa aku harus menjadi juara Disini dan aku harus memenangkan pertandingan ini terimakasih kepada kalian semua yang selalu ada untuk aku dan memberikan kebahagiaan didalam hidupku ini walau kita berempat bukanlah saudara satu darah tapi kami berempat lebih dari kata saudara" Ucap Aluka dalam Hati.

"Kita selama ini tidak memperdulikan segala resikonya karena kita percaya bahwa kita adalah yang terbaik didalam militer Benua Utara ini" Ucap Alula dalam Hati.

Tiba tiba Ice berkata dan menyadarkan Aluka dari kilasan ingatan masa lalu nya :

"Apakah kamu telah siap untuk menanggung kekalahan ini" Ucap Ice lalu ice tertawa kepada Aluka.

...

Simon berkata didalam hatinya

"Saat pertama aku melihat Aluka adalah saat penerimaan masuk prajurit waktu aku kecil dahulu" Ucap Simon dalam Hati

"Senyuman dia 'Aluka' mampu membuat hidupku lebih berwarna bersamanya tentunya dengan Mostrad dan Elber juga kami berempat telah melalui banyak peperangan bersama didalam Militer" Ucap Simon dalam Hati.

"Karena Aluka lah aku dan Mostrad serta Elber menjadi teman bahkan kita seperti saudara" Ucap Simon dalam Hati.

"Tidak, kita memang saudara dan telah di didik bersama dari kecil didalam keluarga Mostrad susah senang bersama dan karena itulah kenapa aku memilih untuk memberikan gelar wakil kepada Aluka karena aku ingin melihat senyum selalu berada di wajahnya Aluka" Ucap Simon dalam Hati.

"Dia adalah Wanita pantang menyerah yang pernah aku kenal dalam hidupku dan aku tidak pernah melihat kesedihan dimatanya walau kita semua tau bahwa aku, Elber dan Aluka adalah yatim piatu yang sudah tidak lagi mempunyai orang tua dan keluarga dari kecil" Ucap Simon dalam Hati

"Hingga akhirnya keluarga Mostrad memilihku untuk masuk Camp Militer untuk dijadikan Prajurit yang setia kepada Keluarga Mostrad saat besar nanti dan kini aku menganggap Mostrad sebagai kakakku dan menganggap Elber dan Aluka menjadi saudaraku itulah kenapa kami berempat menyebut diri kami kakak beradik sebab kami adalah Keluarga" Ucap Simon dalam Hati.

"Apa pun yang terjadi aku akan selalu bersama mereka semua sampai akhir dan sampai ajal menjemput kita satu persatu aku yakin itu" Ucap Simon dalam Hati.

...

Elber berkata dalam hatinya :

"Saat dunia sudah terasa tak adil kepadaku dan hidupku tiba tiba mereka hadir untuk membuat aku tersenyum" Ucap Elber dalam Hati.

"Sebelum aku bersama mereka menjalani hari hari ku ini terasa sangat berat hingga suatu hari aku memutuskan untuk pergi mengikuti keluargaku yang sudah mati dengan bunuh diri namun dihari itu juga aku bertemu dengan seorang pria yaitu Sang Ketua yang dahulu yaitu Ayah dari Mostrad adalah ketua sebelum Besla" Ucap Elber dalam Hati.

"Melakukan hal terbodoh yang pernah aku lakukan di dalam hidupku Saat aku ingin terjun kedalam lembah kehampaan disaat itu juga aku mendengar suara pria yang berkata kepadaku" Ucap Elber dalam Hati

" Orang itu berkata ; Hidup adalah anugrah jika kau tidak menemukan kebahagian dalam hidupmu maka kejarlah kebahagiaan itu, Sebab kebahagian itu tidak datang dengan sendirinya namun kebahagiaan itu sendiri hanya kitalah yang mampu menciptakan nya" Ucap Elber dalam Hati mengingat perkataan seorang pria.

Terdiam aku mendengar kata kata itu lalu aku berkata

"Siapa kamu ?" Tanya Elber

"Nak ikutlah bersamaku dan kau akan mengetahui apa arti makna kebahagiaan itu sendiri Kau akan menemukan orang orang yang sama sepertimu namun mereka tetap berjuang dan tersenyum walau dunia tak seindah seperti senyuman mereka" Ucap Pria itu kepada Elber dalam kilas ingatannya,

"Saat itulah aku mengikuti pria itu dan aku akhirnya mengenal Mostrad, Simon dan Aluka, mereka adalah saudaraku" Ucap Elber dalam Hati.

...

Mostrad berkata didalam hatinya

"Dahulu saat aku Kecil saat aku melihat Aluka dan mereka yaitu Simon serta Elber" Ucap Mostrad dalam Hati.

"Aku merasakan apa itu sesuatu yang mengisi didalam hidupku, Hidupku tidak lagi terasa sepi sebab aku melakukan apa apanya sendiri sebelum mengenal mereka dan semua aku fikir akan mudah jika dilakukan sendiri namun setelah aku bersama mereka aku mulai mengerti apa arti kerja sama dalam tim" Ucap Mostrad dalam Hati.

"Aku adalah anak Tunggal yang sudah dari kecil diberikan tugas mulia menjaga Benua Utara ini hingga akhirnya aku menemukan mereka yaitu Aluka, Simon dan Elber" Ucap Mostrad dalam Hati

"Bersama mereka aku merasa mempunyai saudara dan tidak merasa menanggung semua beban ini sendiri saja, Mereka bertiga selalu menghibur aku dan mereka bertiga selalu ada untukku" Ucap Mostrad dalam Hati.

"Jadi untuk kalian bertiga Simon, Aluka dan Elber aku hanya bisa berkata Terimakasih telah menjadi bagian dalam hidupku maka dari itu berjuang lah kalian dan tetaplah bersama ku menjaga Benua Utara ini apapun yang terjadi" Ucap Mostrad dalam Hati.

"Dan untuk dirimu Aluka Berjuanglah kami bertiga menyaksikan kemampuan dirimu saat ini" Ucap Mostrad dalam Hati.

...

Tampak terlihat Aluka dan Ice berhadap hadapan didalam Kotak arena stadion dan siap memulai pertandingan selanjutnya.

Unduh sekarang dan klaim hadiahnya
Scan kode QR dan unduh aplikasi Hinovel