Pustaka
Bahasa Indonesia
Bab
Pengaturan

BAB 9

“jadi siapa yang kembali ke kota ini?” Arlene mengikuti Jackie ke meja manicure

“memangnya kalian tidak mau menebaknya dulu?”

“Astaga , apa kau berharap kami mati penasaran?”

Arlene duduk di seberang Jackie kemudian mengangkat tangan wanita itu ke dalam baskom air hangat “Apa kau masih mau main tebak-tebakan?”

“kabar ini sangat menarik” kata Glenn “ayolah, aku akan memberi beberapa petunjuk”

“tingkahmu benar-benar menggelikan” Jackie mengerutkan bibirnya yang penuh dan di pulas dengan lisptik berwarna pink,

“pria yang sudah meninggalkan kota ini selama lima belas tahun yang lalu” Glenn kembali menegak Colanya “dia tinggal di dekat taman. Kau pernah sekali atau dua kali kencan dengannya Arlene, begitu juga denganmu Jackie”

“Tidak mungkin Joni” mata besar Arlene melotot, mulutnya menganga lebar.

“Joni kembali ke kota ini?” Tanya Jackie suaranya terdengar sedikit bergetar “tapi kenapa dia kembali setelah bertahun-tahun meninggalkan kota ini?”

“iya, aku juga memikirkan hal yang sama” kata Glenn “saat aku mengganti bola lampu di kantor jaksa, aku mendengar Walikota berbicara dengan Jaksa di telepon, sepertinya seseorang yang mengaku sebagai Joni menelepon ke kantor Jaksa dan menanyakan beberapa pertanyaan tentang pembunuhan Sean”

Glenn nampak menghabiskan Colanya dan melemparkan kaleng kosong kekeranjang sampah terdekat “telepon ini membuat Jimmy sangat kesal. Dia langsung menelpon Miss Edith. Aku sendiri yang mendengar setiap kata”

“aku membayangkan tampang Joni seperti apa sekarang” Arlene tersenyum kemudian menghela nafas, “Pria itu memang berandalan bahkan di usia dua puluh tahun dia sudah menyandang semua status itu kan? Orang-orang sering mengatakan bahwa pria semacam Joni pasti akan berakhir di penjara”

“aku tidak habis pikir , kenapa dia kembali lagi ke kota ini setelah sekian lama?” Jackie mengulang pertanyaan “dia membenci kota ini sebagaimana kota ini membenci dia”

“yah sepertinya kematian Sean bukanlah satu-satunya hal yang membuat Joni tertarik” jelas Glenn kepada mereka “aku juga mendengar Jimmy juga bertanya kepada jaksa tentang apa yang membuat orang yang mengaku sebagai Joni begitu tertarik dengan Will”

“Pertanyaan yang sangat bagus. Memangnya kenapa dia sangat tertarik dengan Will?” Tanya Arlene

“apa maksudmu Joni ingin kembali ke kota karena anak itu?” Jackie mengangkat tangannya dari dalam air “tapi kenapa?”

“kau tidak mendengar ya manis? Itu lah yang ingin diketahui walikota”sambil menyilangkan kedua lengan diatas dadanya yang gemuk, Glenn bersandar di sofa.

“kenapa Joni ingin tahu tentang putra Sean?” Tanya Arlene “kedua orang itu saling membenci” Arlene meraih tangan Jackie tapi wanita itu menjauhkannya.

Jackie berbalik menghadap Glenn “anak itu sama sekali tidak mempunyai hubungan dengan Joni, apa masuk akal jika Joni tertarik dengan anak itu?”

“bisa jadi jika rumor lama mengatakan bahwa Joni dan Sean adalah saudara tiri benar adanya” tebak Arlene “dengan begitu, berarti Will adalah keponakan Joni”

“itu mungkin saja”kata Glenn “Tapi aku memiliki dugaan sendiri kenapa Joni kembali lagi ke kota ini. dia menoleh dari kekasihnya ke Arlene kemudian kembali lagi kekasihnya. “kita semua tahu bahwa Will adalah anak adopsi jadi itu berarti, entah dimana, Will memiliki Ayah dan Ibu kandung, benar kan?”

“benar”kata Arlene “Ya Tuhan! Sekarang aku tahu Will mengingatkanku pada siapa. Anak itu mirip sekali dengan Joni saat seusianya, kenapa kita tidak menyadarinya Jackie? Aku dan kau mengenal Joni lebih dekat dari apapun di kota ini”

“jangan bawa-bawa aku” kata Jackie

“maaf Jackie, tapi kenyataan aku dan kau pernah berkencan dengan Joni”

“semua orang tahu selama bertahun-tahun kau putus sambung kencan dengan nya setiap kali kau tidak memiliki kekasih tapi aku tidak pernah benar-benar berkencan dengannya, dia memang mengejarku…dan aku menolaknya”

“petir akan menyambarmu hingga mati, Jackie” Arlene tertawa dengan suara serak dan parau khas seorang perokok berat “kau sama terpesonanya dengan Joni, seperto setiap gadis di kota ini”

“itu tidak benar! Menurutku dia itu biadab, kasar dan…”

“dan menarik” sela Arlene “ kita semua terpesona padanya. Joni adalah pemuda yang diimpikan oleh setiap gadis di kota ini”

Glenn berdeham “yah jelaskan padaku, jika Joni adalah ayah kandung Will, kenapa Sean dan Rosy mau mengadopsinya?” Glenn menggelengkan kepalanya dan bergumam “Joni dan Sean tidak pernah bertemandan sudah jelas mereka bergaul dengan golongan yang berbeda”

“tidak seorang pun mau bergaul dengan Joni” jelas Jackie “dia selalu seorang diri”

“mungkin jawabannya bukan pada Joni, mungkin ini berhubungan dengan siapa sebenarnya ibu kandung Will” ujar Glenn “bisa jadi saat Rosy dan Sean menikah, mereka tahu tidak akan bisa memiliki anak sendiri dan seseorang di kota mengatakan kepada mereka tentang gadis yang ingin menyerahkan anaknya kepada orang lain. Tidak seorang pun yang tahu dari mana mereka mendapatkan anak itu”

Arlene mengetukan kuku-kuku palsunya yang panjang ke atas meja manicure “aku merasa kasihan pada Will dan juga Joni, jika benar Will adalah anaknya”

“dan juga gadis malang yang harus menyerahkan bayinya?” Tanya Glenn saat bertukar pandang murung dengan Arlene.

“aku rasa kalian terlalu berasumsi” Jackie meletakkan kedua tangannya di atas meja manicure “kerjakan kukuku! Aku dan Glenn harus berada di pesta pada pukul tujuh dan aku masih harus pulang ke rumah untuk berganti pakaian. Ini adalah satu-satunya hari liburku sepanjang minggu dan aku ingin memanfaatkan sebaik-baiknya”

“aku rasa kita bisa mempersempit kemungkinan” kata Arlene “tidak semua gadis di kota ini tidur dengan Joni sebelum dia pergi. Sebagian besar waktunya digunakan untuk merayu gadis di kota ini, dia memang pemuda yang selalu dapat menggunakan bakatnya dalam merayu semua gadis yang ditemuinya"

“semua gadis cerdas dari kota ini bisa melakukan aborsi”Jackie menarik tangannya dari genggaman Arlen,yang memeriksa tahap awal manicure “jadi berarti ibu kandung Will mungkin adalah sampah bagi Joni, nah bukankah itu menarik? Anak haram sampah masyarakat dibesarkan dengan gemilang harta dan kemewahan sebagai anak dari Rosy. Jika miss Edith mencurigai hal yang sama seperti kita, dia pasti akan terkena serangan jantung dan mati seketika, bisakah kau membayangkan bahwa cucu wanita itu adalah putra dari Joni?”

“yah aku berani bertaruh kalau Joni memang ayah dari anak itu”kata Glenn “tapi siapa ibunya? Ada banyak sekali wanita antara usia enam belas sampai enam puluh tahun yang tidak bisa menolak pesona Joni, Joni memang memiliki pesona tersendiri yang sanggup memikat wanita”

“aku rasa ada satu kemungkinan yang tidak terpikirkan oleh kita sebelumnya” seru Jackie

“apa itu?” Tanya Arlene

“bahwa Rosy adalah ibu kandung Will”

Bagaimana kelanjutan ceritanya? Apakah akan terungkap siapa ibu kandung Will? Ataukah akan terungkap Will benar anaknya Joni?

Nantikan di bab selanjutnya….stay tuned

Unduh sekarang dan klaim hadiahnya
Scan kode QR dan unduh aplikasi Hinovel