Pustaka
Bahasa Indonesia
Bab
Pengaturan

Ide gila

"Zio tidak akan datang diacara pernikahanya dengan Ellena." gumam Yuri tersenyum bahagia, karena merasa menang sudah berhasil merusak hubungan sahabat nya.

Hari ini, Ellena dengan perasaan kecewa, melangkah meninggalkan gedung tempat pernikahan mereka rencananya akan diadakan. dengan senyum pahitnya Ellena duduk ditaman, sambil menunggu dan berharap kedatangan Zio. satu jam terlewatkan begitu saja. sampai akhirnya Ellena menyerah.

"Kamu, memang tidak akan pernah bisa aku miliki Zio."

Ellena berjalan menuju mobilnya, bertepatan dengan Zio yang tiba-tiba menghubungi nya kembali.

"Hallo, Ellena sayang. maafkan aku karna ada sesuatu yang sangat mendesak. sehingga aku tidak bisa datang di hari pernikahan kita." alasan Zio terdengar tidak logis dan santai.

"Oke, aku paham kok." menjawab singkat.

"Sayang, kamu jangan kawathir. pernikahan kita masih bisa dilanjutkan bulan depan." jawab Zio dingin.

"Bulan depan?" ulang Ellena dengan nada kecewa.

"Please ngertiin aku, Ellena. sekarang aku harus menangani hal yang mendesak ini terlebih dahulu." jawab Zio enteng dan memutus panggilan telpon mereka begitu saja tanpa mendengar jawaban dari Ellena.

"Dasar laki-laki pecundang."

Elena dengan kecewa berbicara pada dirinya sendiri. dia berbalik, mengenakan kaca mata hitamnya. bersiap untuk pergi meninggalkan gedung mewah yang sudah di dekor seindah mungkin, mengabaikan tatapan dan cemoohan orang-orang.

"Ini benar-benar hari yang buruk dalam hidupku, harusnya ini adalah hari yang membahagiakan dan bersejarah dipernikahan kami." tersenyum getir.

Tetapi pada saat itu, mata Ellena tertuju pada sosok pria yang tinggi menuju kearahnya. Dia tidak bisa melihat jelas setelan biru tua yang pas dilengkapi dengan tubuh yang kekar dan dada yang bidang. Elena bisa melihat sepasang kaki lurus sempurna yang mengarah kearahnya. sepasang sepatu kulit coklat yang baru di poles dan berkilau di bawah sinar matahari.

Sudut tatapan pria itu memiliki aura yang begitu kuat. seperti raja abat pertengahan, apalagi semakin lama dia semakin mendekat.

"Sangat tampan, dan penuh kharisma." gumam Ellena tanpa sadar.

Meskipun pria itu memakai kaca mata hitam, wajahnya terpahat sempurna dan bibirnya yang seksi sudah membuat wanita manapun tergila-gila padanya. Elena sebenarnya tidak mengenali siapa pria tersebut. yang merupakan seorang CEO ALX Entertaimens Groups yang bernama Jacky Cheung.

"Sangat sempurna."

Ellena menatap takjub, dalam hatinya masih penasaran, sehingga dia berusaha untuk mengimbangi langkah panjang Jack dengan jarak yang tidak begitu jauh.

"Tuan, Nona Sarah, calon istri anda tidak bisa datang tepat waktu, Dia terlambat 10 menit dari waktu yang ditentukan." Asisten di belakang Jack melaporkan hal itu.

"Telfon keluarga Sarah dan beritahu kepada mereka, jika tidak bisa datang tepat waktu ke acara pesta pernikahan. maka jangan repot-repot datang kesini lagi." Jawab pria itu dingin bahkan terlihat jelas jika dia, tidak kecewa sama sekali dengan pernikahannya yang batal hari ini, Jack terlihat tenang dan santai.

"T..tapi Pak, Orang tua Anda, mengatakan anda harus menikah hari ini juga. Apapun yang terjadi, bahkan anda menikah dengan waria sekalipun, mereka tidak akan peduli, yang penting Anda harus menikah sekarang."

Asisten itu menjawab dengan tegas, karena ini merupakan perintah ke-dua orang tua Jack yang memiliki kedudukan lebih tinggi.

"Kalau bergitu pilih saja wanita dari keluarga sosialita. Aku akan memberimu waktu setengah jam. untuk memilih mereka untuk aku nikahi segera." Perintah Jack, pada asistennya. meskipun nampak tidak masuk akal dengan ide gilanya barusan.

"Ooohhh... Jadi, pria berkuasa ini juga di hadapkan pada dilema. sama seperti yang tengah aku rasakan. meski hanya sedikit berbeda dengan permasalahanku, boleh juga." gumam Ellena tersenyum simpul seakan mendapatkan ide, dia terus mengikuti langkah Jack.

"Ini kesempatan untukku, membalas perbuatan Zio dan Yuri, serta kerugian yang harus aku tanggung. aku yakin setelah ini mereka akan menyesali perbuatan mereka terhadapku."

Jack memiliki begitu banyak kekuatan dan kekuasaan dinegara ini, Dia bisa dengan mudah memilih wanita manapun yang dia inginkan. untuk sekedar menemaninya dan sebagai salah satu pria yang paling memenuhi syarat yang sempurna. Cinta bukanlah yang utama bagi Jack. Prioritasnya saat ini hanyalah menghadapi tekanan dari orangtuanya yang selalu menuntut dirinya untuk segera menikah. agar mendapatkan pewaris kekayaan keluarga yang tidak akan habis tujuh turunan.

Tiba-tiba dibenak Ellena tersentak ide yang sangat cemerlang dan berguna. dia melepaskan kaca mata hitam, memperbaiki sedikit penampilannya. berjalan di depan Jack, Ellena mengatakan.

"Ceo Jack, pengantin wanitamu pasti tidak datang dihari pernikahan mu ini." ucap Ellena berusaha sok berani dan percaya diri untuk berhadapan dengan seorang Jack.

Langkah Jack sempat terhenti, kemudian melangkah lagi, mengabaikan lalat kecil yang menghalangi langkah nya.

"Calon suamiku telah melarikan diri dengan selingkuhannya, Bagaimana kalau kita berdua menikah saja hari ini?" ucapku tanpa ragu, meskipun harus menjatuhkan harga diriku sendiri. bahkan Asisten Jack membeku tidak percaya menatap keberanian Ellena.

Elena berdiri tegak dengan percaya diri, dia telah mengumpulakan semua keberaniannya untuk melakukan hal berbahaya ini, demi membalaskan sakit hatinya kepada Zio dan Yuri yang selama ini hanya memanfaatkan dan menganggap bodoh diri nya.

"What?"

Unduh sekarang dan klaim hadiahnya
Scan kode QR dan unduh aplikasi Hinovel