Pustaka
Bahasa Indonesia
Bab
Pengaturan

BAB 4 - DAY 3 (MISI MENGAWAL)

Setelah bertemu dengan Leon kemarin, ada banyak hal yang Naoki ketahui. Keganjalan-keganjalan yang ia rasakan sangat aneh selama ini akhirnya menemukan titik terang.

Fitur recall yang tiba-tiba hilang bukan semata-mata karena bug, hal itu dikarenakan saat ini mereka telah berpindah ke dalam game 'World of Netherland'. Bisa dikatakan dunia mereka saat ini adalah dalam game VRMMORPG ini. Lalu keanehan yang Naoki rasakan tentang ia tidak merasa lelah dan lapar. Dari obrolan panjangnya dengan Leon yang telah lama terjebak di sini, ia mengatakan bahwa mungkin saja kesadaran mereka saat ini telah terhisap masuk kedalam game ini sehingga karakter kita saat ini terhubung dengan tubuh kita di dunia nyata. Tubuh kita di dunia nyata merasa tetap kenyang dan tanpa merasa lelah dikarenakan karakter kita mendapatkan asupan makan dan istirahat yang cukup.

Hal yang masih mengganjal saat ini adalah pertanyaan apakah mungkin bug yang mereka alami saat ini adalah sebuah misi rahasia? Jika memang ia, apa yang akan Naoki lakukan saat ini? Kehidupan mereka saat ini sepenuhnya adalah karakter mereka dalam game. Naoki tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan. Selain itu setelah mendengar keinginan Leon untuk tetap tinggal jelas menjadi pertimbangan Naoki.

Naoki mungkin saja akan mencari cara agar ia bisa kembali. Jika memang bug ini adalah misi rahasia, maka Naoki akan menggerakkan karakternya Nao untuk berusaha menuntaskannya meski ia tidak yakin. Namun yang menjadi pertimbangan ialah keinginan player lain. Kebanyakan player lain memainkan game ini dikarenakan kehidupannya di dunia nyata terlalu membosankan atau bahkan sangat mengerikan. VRMMORPG ini adalah game yang merupakan singkatan dari Virtual Reality Massively Multiplayer Online Role-Playing Game, yaitu permainan peran multipemain masif yang dimainkan dengan teknologi realitas virtual, sehingga ribuan pemain dapat berinteraksi secara bersamaan dalam dunia virtual yang persisten menggunakan perangkat VR untuk imersi yang lebih dalam. Game ini menggabungkan elemen Role-Playing Game (RPG) dengan kelebihan teknologi realitas virtual untuk menciptakan pengalaman bermain yang lebih nyata dan sosial.

Bagi para introvert atau player-player yang mendapatkan rundungan atau bullying di dalam hidup mereka, World of Netherland ini mungkin adalah tempat yang tepat untuk melanjutkan hidup dari kehidupan nyata yang penuh akan penderitaan.

Naoki takut ketika ia menyelesaikan misi rahasia jika memang bug ini adalah sebuah event tersembunyi, para player akan logout secara otomatis. Bukankah itu berarti ia merusak kebahagiaan banyak orang yang telah memilih tinggal dalam karakternya di sini? Naoki merasa frustasi.

"Mungkin saat ini biarlah seperti ini. Namun jika suatu saat ada keadaan dimana aku harus menyelesaikan misi tersebut maka mau tidak mau aku harus melakukannya" Putus Naoki pada akhirnya.

Saat ini Naoki tengah menggerakkan karakternya untuk memasak di kediaman yang baru saja ia beli. Hari ini adalah hari ketiga Naoki terjebak dalam VRMMORPG 'World of Netherland'. Kehidupannya dalam game ini tentu saja berbanding terbalik dengan kehidupannya di dunia nyata. Di sini ia bisa bersantai mengingat ia tidak perlu bangun lebih awal untuk membuat bekal yang akan ia bawa ke kantornya, ia tidak perlu merasakan lembur lagi meski kebiasaannya di dunia nyata masih kental terasa dan ia bawa hingga dalam game ini.

Naoki berpikir tak selamanya ia akan hidup sesantai ini. Tak selamanya ia hidup bergantung dengan tabungannya. Meski baru 3 hari dalam game ini, Naoki merasa ia sudah sangat-sangat boros dengan membeli rumah bahkan hampir mengisi semua ruangan dengan prabotan.

"Kurasa setelah sarapan, aku akan membawa karakter ku ke serikat petualangan. Aku harus mencari uang, bagaimanapun bug ini tidak ada yang tahu akan berlangsung berapa lama. Leon saja yang sudah terjebak di sini cukup lama, ia tetap mengambil misi dengan partyannya meski tahu bahwa kami para player bisa saja mati sewaktu-waktu dikarenakan fitur recall tidak ada" Kata Naoki.

Selepas sarapan Naoki membawa karakternya Nao ke guild serikat petualang. Di sana ramai para petualang. Naoki dapat melihat kebanyakan orang-orang yang memenuhi serikat petualang adalah para player sama sepertinya. Mengabaikan mereka, Naoki membawa karakternya Nao menuju papan pengumuman yang bisanya berisi lembaran kertas misi.

"Mengumpulkan tanaman obat, membasmi goblin, pengawalan" Nao membaca lembaran misi satu persatu. Namun matanya lebih tertuju pada misi pengawalan. Merasa tertarik, Nao pun mengambil misi tersebut dan membawanya ke meja resepsionis.

"Ah.. Tuan Nao, ada yang bisa kubantu?" Tanya Nala.

"Aku ingin mengambil misi ini" Kata Nao menyerahkan lembaran  misi pada Nala.

"Ah misi mengawal" Kata Nala saat mengambil lembaran tersebut.

"Ada apa?" Tanya Nao merasa ada yang aneh dengan nada suara Nala barusan.

"Sebenarnya misi ini tidak ada yang ingin mengambilnya tuan Nao. Entah kenapa banyak partyan petualang yang tampak tidak tertarik dengan misi ini padahal imbalannya sangat tinggi" Jelas Nala.

Wajar saja banyak partyan petualang tidak mengambilnya mengingat saat ini mereka para player sama layaknya NPC. Kehidupan mereka sepele jika mengambil resiko yang tinggi seperti pengawalan seperti ini. Terlebih tidak ada yang tahu apa yang akan mereka hadapi di perjalanan, entah mereka akan melawan monster atau malah melawan para bandit.

"Tapi syukurlah, aku merasa lega jika yang mengambil misi ini adalah anda" Tambah Nala merasa lega.

"Sebelum aku mengonfirmasinya, aku akan jelaskan terlebih dahulu mengenai misi pengawalan ini. Misi ini diberikan oleh salah satu pedagang kota Lune. Seperti pengawalan pada biasanya, anda hanya diminta mengawal kusir dan pegawai toko beserta barang bawaanya selamat sampai kota Rune" Jelas Nala.

"Berapa banyak barang bawaannya?" Tanya Nao.

"Ada 3 kusir dan 5 pegawai" Jawab Nala.

"Berarti 3 kereta yang membawa muatan barang bawaan bukan?" Tanya Nao.

"Benar sekali tuan Nao" Jawab Nala.

"Sebenarnya ada petualang lagi yang telah mengambil misi ini. Tuan Asta memang meminta minimal 3 pengawal yang akan mengawal stok barang dagangannya menuju toko cabang barunya di kota Rune. Pengawalan akan dilakukan besok pagi, para petualang yang mengambil misi ini diminta untuk berkumpul di gerbang timur besok pagi" Tambah Nala memberikan lembaran misi yang telah ia konfirmasi.

"Baiklah" Jawab Nao mengambil lembaran misi tersebut.

Keesokan harinya Nao datang ke gerbang timur lebih awal. Mungkin karena terbiasa bangun pagi di kehidupan nyata, Naoki pun membuat karakternya Nao demikian. Pagi ini Nao sudah berada di gerbang timur ditemani penjaga gerbang, mereka cukup banyak mengobrol sebelum kereta milik pedagang bernama Asta datang.

Tak berselang berapa lama, party petualang yang mengambil misi yang sama dengan Nao pun datang. Mereka beranggotakan 3 orang. Dari status mereka, kemampuan mereka cukup lumayan. Mereka terdiri dari seorang tanker dengan level 150, ahli pedang dengan level 158 dan seorang healler dengan level 140. Jika melihat level mereka, kemungkinan party mereka berada di Rank E atau F.

Berbicara mengenai level dalam game VRMMORPG 'World of Netherland', level tertinggi seorang player adalah 999. Sedangkan rank tertinggi seorang petualangan  atau party dimulai dari rank F hingga S. Rank F sendiri diberikan kepada petualang pemula, sedangkan rank S adalah peringkat tertinggi diberikan untuk petualang yang memiliki jasa untuk kota atau memiliki prestasi dan pencapaian terbanyak selama menjalankan misi sebagai petualang. Rank akan terus naik ketika para petualang semakin banyak menyelesaikan misi sulit. Saat ini karakter Naoki sendiri berada di level maximal, bahkan ranknya di serikat petualang adalah rank S. Tidak banyak yang tahu tentang karakter Naoki yang merupakan petualang rank S. Hal itu dikarenakan Nao meminta data pribadinya tetap rahasia, dan untungnya pihak guild serikat petualangan kota Lune mau bekerjasama dengannya.

"Pantas saja Nala mengatakan ia lega karena aku mengambil misi ini. Ternyata petualang yang akan mengawal bersamaku adalah petualang pemula. Tuan Asta cukup ceroboh karena memberi misi tanpa menaruh syarat party harus rank tinggi. Padahal ia menaruh imbalan fantastis. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi dengan rombongan ini semisal aku tidak mengambil misinya" Kata Naoki tidak habis pikir.

Unduh sekarang dan klaim hadiahnya
Scan kode QR dan unduh aplikasi Hinovel