Pustaka
Bahasa Indonesia
Bab
Pengaturan

2. what's wrong? who is she?

Indonesian.

Bandara Soekarno Hatta nampak seorang pemuda dengan tergesah gesah mendorong pasien menuju mobil ambulance yang memang sudah tersedia sejak pesawat mendarat tadi.

Perempuan tersebut pun segera di berangkatkan ke rumah sakit terbesar di kota ini.

Damien memang memilih untuk pergi menaiki mobil nya sendiri dan segera mengurus beberapa hal penting perusahaan yang sempat ia handel sementara waktu ini selama ia pergi untuk mencari seseorang, sebelum pergi ia sudah mengabarkan kepada dua keluarga tersebut mengenai pasien yang di suruh oleh Tante Sae Yeon untuk di rawat di negara ini, entahlah damien juga tak tahu apa yang terjadi.

Atau mungkin ini sebagai bentuk balas budi akibat kesalahan yang ia lakukan karena tak sengaja menabrak nya? tapi itu bukanlah pembicaraan yang cocok saat ini.

*****

Di lorong rumah sakit Sae Yeon berlari dengan sangat tergesa gesa menuju ruangan yang di maksud oleh putra sahabatnya Vanya.

"Sae Yeon pelan pelan, jangan terburu buru," teriak Vanya mengema dia masih bingung apa yang sebenarnya terjadi.

Saat tepat di depan ruangan yang di maksud perlahan dengan langkah gemetar Sae Yeon berusaha memantapkan langkahnya dan menarik gorden pembatas pasien tersebut.

Air matanya luruh ketika melihat sosok tak berdaya daya itu, dengan wajah putih bersih cantik tak terkira akibat darah asia yang blaster antara korea dan indjer (Indonesia-Jerman) mix 3 itu.

Dengan segera ia memeluk erat sosok yang terbaring lemah tersebut.

sementara Vanya dan Thomas saling pandang dan Bryan mengikuti Sea Yeon dan mengelus lembut punggung sang istri.

*****

'Drttt... Drttt'

"Bagaimana apa tugas kalian sudah di lakukan dengan benar?" Tanya seseorang yang mengangkat telepon langsung.

"Tentu saja nona, semuanya sesuai dengan kesepakatan," balas di seberang menghadirkan senyum puas.

"Bagus." Sambungan pun terputus.

Dengan posisi menatap tajam pantulan dirinya di cermin serta menyisir rambutnya secara pelan dan cantik.

Sudah aku bilang, kau itu memyebalkan jadi harus di singkirkan secepatnya desis perempuan itu tajam ia merasa puas ketika tau bahwa perempuan itu sudah tidak ada lagi, dan tidak akan ada yang menganggu hubungan antara dia dan Zavier...

Aku akan menjadi nyonya Zuera.

*****

Sementara di dalam ruang VVIP tempat ruang tunggu.

"Kenapa dia belum sadar sadar?" ucap seorang wanita terus berjalan tanpa henti kedepan dan ke belakang.

"Kamu yang sabar, terus saja berdoa semoga semuanya akan baik baik saja." ucap sang suami berusaha menenangkan.

"Pa, anak kita Damien mana? kenapa belum muncul muncul juga?" Vanya bertanya di iringi dengan nada kesal pada suaminya.

"Sabar dia masih di jalan menuju ke sini." balas Thomas setenang mungkin.

Tak lama kemudian pintu ruangan pun terbuka dan menghadirkan sosok tampan lelaki yang baru pulang dari urusan perkantoran.

Damien segera pergi mendekat ke arah ke empat orang dewa tersebut.

"Bagaimana keadaannya apa dia sudah pulih?" tanya Damien kemudian mendapat gelengan lemah dari Sae Yeon.

"Dia belum sadar." bibir Sae Yeon bergetar mengucapkan nya.

Damien pun segera mendekat dan mendudukan Sae Yeon di sofa terus mengambilkan air putih untuk menyegarkan fikiran.

"Tapi tante kalau boleh tahu, kenapa tante menyuruh Damien mengajak dia pulang?" tanya Damien langsung membuat Sae Yeon menoleh menatap langsung tepat di bola matanya.

"Karena dia ad___,"

"Engg__ di man..a ini?" Perlahan kelopak matanya terbuka dan mulai menggerakan jemari mungilnya segera semuanya pun pergi untuk melihat ke arah wanita itu.

Betapa terkejutnya Damien melihat sosok yang terbaring itu sangatlah cantik dan tidak pernah melihatnya , berbeda sekali dengan orang yang ia bawak mengenakan bedak menor make up.

"Kamu sudah sadar sayang?"

"Akhirnya kamu sadar juga."

"Bagaimana apa ada yang sakit?"

Sementara orang yang terbaring lemah itu kini menatap yang lainnya dengan pandangan binggung.

"Ini dimana? kenapa aku bisa di sini?" Tanya perempuan tersebut beruntun.

"Dan siapa kalian?"

Unduh sekarang dan klaim hadiahnya
Scan kode QR dan unduh aplikasi Hinovel