
Ringkasan
Romance - SpiritualManusia tidak ada yang diciptakan buruk. Hanya saja, Allah memberinya satu kekurangan dengan ribuan kelebihan. Terkadang, manusia hanya mampu mencemooh dengan perkataan yang begitu melukai, menganggap kekurangan adalah bentuk kesialan yang sedang menyamar sebagai hukuman Allah. Padahal, ini semua murni kehendaknya. Menciptakan sesuatu dengan tujuan yang baik. Kau merasa sedih saat tak punya sepatu? Bagaimana dengan mereka yang tidak punya kaki?Kau merasa sedih karena tidak memiliki cincin saat menikah?Bagaimana dengan mereka yang tidak punya tangan?Kau merasa sedih jika tidak punya anting?Lalu bagaimana dengan mereka yang tidak punya telinga?Kau merasa sedih saat diberikan anak yang tidak sempurna?Bagaimana dengan mereka yang tidak punya anak?Kau merasa bangga karena kau punya harta berlimpah?Lalu bagaimana dengan langit yang tidak pernah sombong kepada buminya?Kau merasa sangat rendah di mata manusia?Lalu bagaimana dengan tanah yang tidak pernah lelah berdoa kepada langit untuk memberikan kehidupan pada manusia di bumi?***
Blurb
Melati: Mampukah aku seperti Siti Maryam? Seorang wanita yang begitu Allah tinggikan derjat dan kesucianya. Bahkan beliau adalah wanita yang paling taat kepada Allah, meski begitu banyak ujian yang terus dia lalui.
Mampukah aku memiliki kesabaran sepertinya?
Saat begitu banyak cobaan yang datang, menguatkan hati dari berbagai ucapan manusia di bumi. Sungguh, aku ingin sepertinya, seorang perempuan yang Allah lebihkan di atas segala perempuan di selurul alam.
Melati Aulia Hasana, Melati yang berarti setangkai bunga yang wangi, Aulia yang berarti suci sedangkan Hasana berarti kebaikan.
Tidak ada yang patut dibanggakan dari diriku, aku hanya seperti kertas putih yang sudah lusuh, yang dibuang karena dianggap tidak berguna. Aku tidak seperti namaku, setangkai bunga Melati yang begitu banyak menjadi incaran para perempuan cantik, tidak juga sebagai penghias ruangan yang membuat suasana semakin nyaman. Aku hanya gadis biasa, yang sedang berusaha menjadi lebih baik.
