Pustaka
Bahasa Indonesia

The Virgin

23.0K · Tamat
Silviarita
42
Bab
3.0K
View
9.0
Rating

Ringkasan

Paginya Elmira terbangun, dia sengaja meraba punya Nick, namun dia tiba-tiba berteriak histeris. sehingga Nick yang tidur disebelahnya ikut terbangun. "Ada apa? suaramu membangun kan mimpi indah ku." bentak Nick pada Elmira, karena dia yakin Elmira tidak mungkin meminta pertanggungjawaban padanya, karena sebelum kehotel mereka sudah membuat kesepakatan untuk tidak saling menuntut. "Apa semalam kamu mengunakan kondom?" "Ya," jawab Nick singkat. "Mana?" teriak Elmira. Nick menyibak selimut nya panik, dan mulai mencari-cari dibawah bantal, selimut bahkan kolong tempat tidur. namun kosong. "Jangan-jangan.... tidaaaakkk.... teriak Elmira panik begitu menyadari jika diperut bagian bawahnya, tertinggal kondom yang digunakan Nick semalam. kedua pasangan ini langsung panik. cover by image from pexels. com, free comersial use.

Mengandung Diluar NikahPresdirbadboyWanita CantikRomansaSweetDewasa

Taruhan

Meskipun kurang menyukai club malam, mau tidak mau Elmira terpaksa ikut bergabung dengan dua sahabatnya, agar tidak dikatakan kurang pergaulan, dan ini juga merupakan salah satu syarat untuk masuk dalam geng cinta yang baru mereka bentuk.

Suara musik yang memecahkan gendang telinga, tidak menyurutkan langkah dan keinginan mereka untuk bersenang-senang malam ini.

"Ayo teman-teman, kita nikmati malam ini." Kembali meneguk minuman yang sudah di pesan Rose sebelumnya.

Mereka adalah Elmira, Caca dan Rose, tiga gadis cantik yang berasal dari keluarga yang brokend home. sehingga mereka saling dekat satu sama lain. Mencari kebahagian dengan cara mereka sendiri, tanpa berfikir panjang tentang resiko yang mungkin bisa terjadi kedepannya.

Bahkan Rose dan Caca tidak bisa menjaga sesuatu yang berharga yang harusnya dia pertahankan untuk suaminya kelak. saat kelas satu SMA mereka sudah kehilangan keperawanan. sehingga mereka pun ingin teman mereka Elmira yang masih virgin mengikuti jejak yang dipilih nya dengan alasan taruhan. siapa yang muncul sebagai pemenang akan menjadi wanita terhebat dan menjadi kepala geng.

Rose dan Caca sengaja memanfaatkan kondisi Elmira yang tengah galau ditengah-tengah konflik rencana perceraian kedua orang tuanya. dan juga image buruk yang beredar jika dia menyukai sesama jenis.

"Kalian tahu Ngak, Cowok tampan itu adalah Gigolo primadona dan no satu diclub ini, tidak sembarangan wanita yang dapat menidurinya, El jika kamu berhasil mendapatkan dan tidur dengannya. maka kamu akan menjadi ketua geng kita, kami berdua akan menjadi pelayan mu. dan kamu juga bisa membuktikan pada kami jika kamu bukanlah wanita pecinta sesama jenis seperti isu yang pernah melekad pada dirimu," terang Caca memanas-manasi.

"Okey sapa takut."

Elmira maju sambil memperbaiki penampilan nya. dan berjalan mendekati seorang pria tampan yang dimaksud oleh teman-temannya barusan.

"Hai tampan, boleh aku temani?"

Elmira mencoba memberanikan dirinya, sementara kedua temanya fokus memperhatikan sambil tersenyum licik, karena sebentar lagi derajat mereka sudah sama-sama tidak perawan lagi.

"Silahkan."

Nick, tiba-tiba senyuman melihat keberanian seorang remaja, yang raut wajahnya juga begitu mirip dengan senyum polos Kasandra, cinta pertama Nick yang sudah pergi meninggalkan nya.

"Okey, kalau begitu aku pulang dulu tuan. mengingat sekarang Anda sudah ada wanita cantik yang akan menemanimu." terang Jack asisten pribadi Nick.

"Ya, pergilah." balas Nick yang sekarang lebih memilih memperhatikan wajah cantik Elmira dari jarak yang sangat dekat.

"Cantik dan sangat sempurna." Puji Nick seraya mengulum senyum.

Nick yang tertarik mulai melakukan obrolan-obrolan ringan dengan Elmira, seperti pasangan yang sangat cocok dan serasi. mereka cepat sekali akrab dan terus meminum minuman beralkohol yang ada dihadapan mereka. mengingat Elmira yang sedang taruhan dan juga terluka oleh sikap kedua orang tuanya. sementara Nick juga sedang galau kehilangan Kasandra. sehingga mereka langsung nyambung berjalan berangkulan menuju kamar hotel.

"Sesuai janjiku barusan, malam ini aku akan menyenangkan mu, cantik."

"Ya, aku ingin sekali dimanjakan oleh mu malam ini, Nick."

Meskipun kondisi nya sedang mabuk, namun Nick tidak melupakan sesuatu yang selalu dibawanya kemanapun pergi, pengaman kondom dikantong celananya. sehingga dia tidak merasa khawatir jika berhubungan karena cukup aman saat digunakan.

Elmira dan Nick seakan lupa diri, permasalahan berat yang sama-sama mereka rasakan seakan hilang. kedua nya saling menghangatkan hingga mereka melakukan hubungan terlarang.

Kondisi mereka yang setengah mabuk, benar-benar membuat Nick bergairah, dia seakan lupa prinsip nya yang hanya ingin menyentuh Kasandra seorang. perlahan Nick mendekat menatap wajah yang sangat cantik dan Natural, kulitnya sangat putih mulus.  Hembusan nafas Elmira tepat mengenai kulit wajah Nick.

“Sangat cantik,” gumam Nick.

Nick mendekati bibir Elmira dan mulai mengecupnya dengan perlahan, sangat manis dan begitu memabukkan. Dia memperlakukan Elmira dengan begitu lembut.

Selama ini Nick hanya menginginkan Kasandra, tapi ini sangat beda. Nick sangat tergoda tangannya terus menelusuri setiap lekuk tubuh gadis yang padat berisi. Nick tidak ingin terlewatkan sedikit pun dari setiap lekuk yang membuat gairah nya semakin menggebu-gebu.

Elmira mengeliat pelan, ketika merasakan rabaan lembut dan kecupan hangat bibir dan lehernya.

“Ini pasti Cuma mimpi ku, tapi rasanya begitu indah dan nikmat. Baru kali ini aku merasakan sensasi seperti ini? Elmira yang masih merasakan pusing dikepalanya, tidak ingin membuka matanya. Dia seakan-akan tidak ingin terbangun dari mimpi indahnya.

Puas mengecup tidak ada sedikit pun lekukan tubuh Elmira yang luput dari rabaan dan kecupan panas Nick.  Hingga dia juga melepaskan semua yang masih melekat ditubuhnya dan mulai menuntaskan sesuatu yang terus mendesak dari dalam tubuhnya untuk segera disalurkan.

Elmira sempat terpekik, air mata membasahi pipinya ketika merasakan sesuatu memaksa masuk dibagian tubuhnya, Elmira tersadar jika dia tidak sedang  bermimpi melainkan kenyataan. ingin dia berteriak dan mencakar-cakar pria itu, namun Elmira kembali tersadar akan taruhannya dengan Rose dan Caca, serta sebagai bentuk rasa protes atas kekecewaannya pada sikap kedua orang tuanya.

Tiba-tiba emosi menguasai pikirannya, Dia  juga ikut bermain membalas setiap sentuhan dan perlakuan pria yang belum dikenalnya itu, tapi dia yakin jika pria ini adalah seseorang laki-laki bayaran.