Keenam
Aku kembali lagi dengan update-an yang sedikit :), jangan lupa sediakan makanan dan minuman untuk menikmati karyaku, walau cuma beberapa kata tapi setidaknya update bukan, maaf. Sampai jumpa lagi besok di lain hari.
***
Miliknya meremas dengan sangat sempurna di dalam membuat Tae Wang melakukan gerakan kasar, ingin mendapat kenikmatan sendiri. Affry hanya bisa menahan dan menikmati permainan dari seorang alfa.
Tidak disangka itu bisa membuatnya menjadi tidak karuan, Tae Wang mempercepat lalu melepaskan semuanya. Affry sontak menekan kepala ke belakang lalu memukul tubuh Tae Wang.
Memarahi dia agar segera mencabut miliknya, air mata mulai mengalir dari sudut kiri mata. Tae Wang hanya diam merasakan nikmat dan memeluk tubuh Affry erat, setelah beberapa menit dia mengeluarkannya.
Mengelus kening Affry yang tampak kesal, “Maaf, tapi aku menyukainya.” Affry hanya mengangguk lalu mengeluarkan sedikit senyuman. Membalas pelukan Tae Wang tadi dan melupakan semua.
Di lain sisi Chaing He pulang ke rumahnya diikuti oleh kedua saudara yang bertugas menjaga dia. Chaing He hanya melihat ke bawah selama perjalanan, tanpa memberi reaksi dan berbicara.
Hingga tiba-tiba dia memegang kepalanya. “Kenapa aku tidak bersama dengannya!” teriak Chaing He membuat kedua saudaranya heran. Teriakan Chaing He terdengar seperti orang yang sedang frustrasi.
“Ada apa dengannya?” tanya salah satu saudaranya kepada saudara yang lain.
“Aku tidak tahu.”
“Jika aku seorang wanita maka Tae Wang akan menjadi milikku, hahaha. Apa yang aku pikirkan, lihatlah diri ini hanya seorang lelaki biasa, aku bahkan tidak bisa hamil jika ingin bersamanya. Tidak akan memberi dia keturunan sama sekali, seperti yang diinginkan.”
Kedua saudara Chaing He yang mendengar hanya bisa diam, kenyataan memang mengatakan bahwa seperti ini. Chaing He melanjutkan perjalanannya, tak lama kemudian saudara yang mengintip Tae Wang datang menemui saudara yang lain.
“Dia melakukan hal itu,” ucapnya.
“Dan dia menyukai pria itu.”
“Ketakutan yang kita khawatirkan terjadi, sekarang apa yang akan terjadi?”
“Jelas kita akan memisahkan mereka sebelum kejadian yang tidak diinginkan terjadi.”
Mereka langsung pergi menyelinap dan membawa paksa Chaing He. Chaing He yang kaget hanya bisa diam dan terus memberontak meminta kejelasan, tetapi ketiga saudaranya hanya tetap diam.
Sesampainya di rumah, salah satu dari mereka menceritakan semua kejadian dan orang tua Chaing He setuju untuk memisahkan dirinya dengan Tae Wang. Menjaga agar tidak terjadi hal aneh.
Mungkin semua orang menganggap dia manusia, tapi ibu Chaing He masih percaya bahwa anaknya adalah omega yang belum memasuki masa subur. “Kamu mencintainya, bagaimana itu bisa terjadi?” tanya papa Chaing He.
“Aku hanya mengaguminya.” Chaing He diam terduduk lemas tepat di depan keluarganya.
“Begitukah? Lalu bagaimana kalian bisa bersama?” lanjut mama Chaing He.
“Aku tidak tahu.”
“Menjauhlah dari dia, kamu tidak pantas. Dia adalah alfa dominan sedangkan kamu hanya manusia biasa, dia dari keluarga ternama dan kamu hanya dari kalangan biasa. Apa kamu juga yakin kalau kamu adalah pasangan yang ditakdirkan untuk dia?”
“Tidak aku akan tetap di sisinya.”
“Menahan rasa sakit karena kebodohanmu? Apa dia pernah menganggapmu lebih dari seorang teman. Mama tidak menyangka kamu memiliki perasaan padanya. Persiapkan barangmu, kamu akan dipindahkan.”
***
J a n g a n - l u p a - t a p - l o v e, - f o l l o w, - d a n - j u g a - k o m e n. S i l a k a n - b a c a - c e r i t a - l a i n - y a n g - b e r j u d u l - Ignorant King - a t a u - k e t i k - d i - p e n c a r i a n - Ignorant King - g e n r e - f a n t a s i - R o m a n c e.
Semangat bacanya :v
