Pustaka
Bahasa Indonesia
Bab
Pengaturan

Bab 5. Mencuri Delapan Ekor Miliknya

Setelah bertemu dengan pria misterius itu Yong-hwa merenungkan dirinya didalam kamar, ia meresapi perkataan dari pria itu seolah memberikan isyarat untuk menyampaikan pesan kepadanya

"Apa yang dimaksud pria itu?"

"Apa ini ada hubungannya dengan Gumiho itu?"

Yong-hwa masih sangat penasaran dengan perkataan dari pria itu, ia belum bisa melepaskan simpul dihatinya mengenai masalah dengan gumiho yang berada di samping Jendral Kang Yi

Dalam hati Yong-hwa ia semakin bertekad untuk segera menjauhakn Jendral Kang Yi dengan makhluk jahat itu.

Malam kedua perjalanan menuju Ibukota berjalan dengan lancar tanpa ada serangan dari kawanan srigala seperti malam sebelumya

Pagi ini mereka melanjutkan perjalanan kembali ke Ibukota, Jendral Kang Yi memimpin perjalanan

Ditandu Hae-rin duduk dengan tenang dengan banyaknya makanan buah segar yang sudah disiapkan sebelum perjalanan ini dimulai kembali

Hae-rin begitu senang sehingga secara tidak sengaja ekornya muncul meskipun hanya sesaat dan Kang Yi mengetahui itu.

Pada sore hari rombongan Jendral Kang Yi berada digerbang utama kota, saat memasuki kota sambutan dari masyarakat begitu meriah, Hae-rin yang berada ditandu begitu penasaran sehingga ia mengeluarkan kepalanya keluar tandu melihat apa yang terjadi, ia begitu takjub dengan banyaknya orang yang menyambut kedatangan mereka.

Rakyat yang berada saat menyambut kedatangan rombongan melihat seorang wanita cantik yang berada ditandu sang Jendral, mereka begitu penasaran siapa gerangan wanita cantik yang dibawa sang Jendral.

Berita mengenai Jendral Kang Yi membawa wanita cantik menyebar begitu cepat termasuk dengan keluarga besarnya yang berada dipaviliun Kang.

Saat tiba di paviliun keluarga Kang, Kang Yi secara pribadi membatu Hae-rin turun dari tandu dan semua ini disaksikan oleh keluarga besar Kang.

Dibalik kerumunan keluarga Kang ada sepasang mata yang terlihat dingin dan tidak menyukai kedatangan wanita yang dibawa Kang Yi ia adalah sang Kakek.

Saat memasuki paviliun Kang Yi memberikan salam kepada petua yang ada disana, Hae-rin yang belum mengetahui tradisi manusia fana hanya mengikuti apa yang dilakukan Kang Yi

Kang Yi membawa Hae-rin ke ruang jamuan utama disana ia menjelaskan siapa Hae-rin, Kang Yi mengatakan Hae-rin adalah penyelamatnya tanpa bantuanya mungkin ia tidak bisa berkumpul kembali dengan keluarga Kang.

Dalam jamuan makan malam itu Kang Yi juga mengungkapkan niatnya untuk menikahi Hae-rin, perdebatan pun terjadi sang kakek menentang keras niat Kang Yi karena Kang Yi akan segera dinikahkan dengan putri dari perdana menteri dan rencana ini sudah disetujui oleh sang raja.

Kang Yi menolak keras dengan rencana yang dikatakan sangat kakek, ia bersikeras untuk menikah dengan Hae-rin apapun yang terjadi.

Sang kakek menyetujui Kang Yi menikah dengan Hae-rin namun dengan syarat Hae-rin hanya bisa menjadi seorang selir bukan istri sah, karena identitas Hae-rin yang bukan seorang bangsawan.

Keputusan yang sangat berat untuk Kang Yi tetepi berpisah dengan Hae-rin ia tidak akan sanggup.

Dengan berat hati Kang Yi menyetujui rencana sang kakek.

Kabar mengenai pernikahan sang jendral yang akan dilakukan dimusim selanjutnya membuat Yong hwa merasa sangat kawatir

Ia akhirnya memberanikan diri untuk bertemu dengan sang jendral secara pribadi.

Malam itu di ruang baca milik sang Jendral, kang Yi duduk didepan meja miliknya dengan wajah yang keras, ia sangat marah saat Yong-hwa memintanya untuk meninggalkan Hae-rin.

"Jendral, Hae-rin adalah makhluk jahat, dia bukan manusia, jendral harus meninggalkanya"

"Diam Yong-hwa, siapapun dia aku tetap akan menikahinya, karena aku mencintainya"

"Jendral tidak pernah berfikir jika Hae-rin bisa saja kembali ke alamnya karena ia bukan manusia, ia seorang gumiho"

Deg

"Ia akan meninggalkan jendral Seorang diri disini, bisa saja saat Jendral lengah Hae-rin akan memakan hati Jendral"

Kang Yi diam mematung dimejanya perkataan Yong-hwa menyadarkan identitas Hae-rin, ia tidak ingin Hae-rin meninggalkanya dan kembali ke alam perinya.

"Aku akan memikirkan ini Yong-hwa, kamu bisa pergi sekarang"

Yong-hwa segera pamit pergi, ia merasa sudah bisa mempengaruhi Jendral untuk mengurungkan niatnya menikahi Hae-rin

Pagi menjelang Kang Yi menemui Hae-rin di tempatnya, sejak memasuki kediaman Kang Hae-rin ditempatkan di paviliun selatan yang dekat dengannya.

Kang Yi menjadi pria manja saat bertemu dengan Hae-rin, disana Kang Yi bersikap seolah pertemuan dengan Yong hwa semalam tidak pernah terjadi.

"Kang Yi, kamu terlihat murung apa yang terjadi?" Ucap Hae-rin sambil mengelus lembut kepala Kang Yi yang berada dipangkuanya

"Tidak ada, aku hanya takut kamu meninggalkanku"

"Aku tidak akan meninggalkanmu Kang Yi, kecuali kamu menghianatiku"

"Aku tidak akan menghianatimu aku janji"

Hari demi hari berlalu Kang Yi masih memikirkan bagaimana cara membuat Hae-rin menjadi manusia, setelah pertemuannya dengan Yong-hwa ia selalu memikirkan bagaimana jika Hae-rin kembali ke alamnya, untuk itu ia akan mencari cara untuk membuat Hae-rin menjadi manusia seutuhnya dan hidup dengannya selamanya.

Percakapan malam itu dengan Yong-hwa secara tidak sengaja didengar sang kakek, namun Kang Yi tidak mengetahui itu, sang kakek menyimpan niat jahat untuk menipu cucunya dan mengambil keuntungan dari rencananya nanti.

Mitos mengatakan rubah ekor sembilan adalah makhluk jahat, namun dari ekornya itu membawa keberkahan dan kejayaan bagi siapa saja yang mendapatkannya, bahkan kejayaan dan kemakmuran itu akan bertahan sampai ratusan tahun sampai dengan generasi tujuh turunan.

Suatu hari Kang Yi bertemu dengan seorang pria tua pintar, Kang Yi mengatakan tujuanya kesana, pria tua itu memberikan sebuah ramuan dan pedang untuknya.

Pria itu mengatakan,

"Jika kamu ingin membuatnya menjadi manusia seutuhnya kamu harus memotong semua ekornya dengan pedang ini, sebelum itu berikan ramuan ini padanya"

"Lalu apa yang terjadi dengan sembilan ekornya tuan?"

"Aku akan membantumu, menyimpan energi dari ekor itu ke sembilan artefak yang berbeda"

"Jadi kapan semua ini bisa dilakukan tuan?"

" Tiga hari lagi, saat bulan purnama muncul dengan sempurna"

Kang Yi tidak tau bahwa ia telah ditipu dan masuk kedalam rencana yang sudah dibuat sangat kakek sebelumya, ia benar-benar percaya bahwa pria tua tadi membantunya dan bisa membuat Hae-rin menjadi manusia seutuhnya.

Tiga hari berlalu Hae-rin merasa ada sesuatu hal buruk terjadi, hari ini adalah bulan purnama ia akan kehilangan kekuatannya dan berubah menjadi Gumiho seutuhnya.

Malam ini ia hanya ingin ditemani oleh Kang Yi, entah mengapa hatinya merasa ada yang janggal, Kang Yi datang membawa minuman ditanganya, ia mengatakan ia membawa sup buah kesukaannya.

Hae-rin meminumnya tanpa ragu, namun setelah beberapa saat hatinya berdenyut nyeri seperti ditusuk ribuan jarum, ia mengeluarkan banyak darah dimulutnya

"Kang Yi, apa yang kamu lakukan?"

Uhukkk

Hae-rin kembali mengeluarkan banyak darah dimulutnya

Kang Yi yang melihat itu merasa tidak tega, ia meneteskan air mata, dan berkata dengan suara gemetar

"Maaf Hae-rin aku harus melakukan ini, semua demi kebaikanmu"

Kondisi Hae-rin semakin lemas, sembilan ekornya tiba-tiba muncul bersamaan dengan seorang pria yang entah dari mana datangnya

Pria itu berkata dengan dingin,

"Sekarang potong ekornya"

Mendengar potong ekornya, Hae-rin gemetar ketakutan

"Jangan, Kang Yi kumohon" ucap Hae-rin lemas dan belinang air mata

Kang Yi yang memegang pedang ditanganya gemetar hatinya sungguh sakit melihat wanita yang dicintai memohon padanya, namun ia tidak bisa goyah untuk bisa hidup bersama Hae-rin selamanya.

Sling

Ekor pertama putus

"Akhhhhh"

Teriakan kesakitan Hae-rin mengema dipenjuru paviliun

Unduh sekarang dan klaim hadiahnya
Scan kode QR dan unduh aplikasi Hinovel