Bah Gak Kuat Aku Mak
Dina : Aku cuman ingin ayah ku hidup,jadi cara apa pun aku lakuin agar di selamat kan.
Hary : Tapi sekali lagi cara mu itu salah,apa pun masalah nya kau tidak perlu melakukan itu
Dina : Maafkan aku har, karena aku telah mengkhianati kau.
Dina : aku benar benar menyesal melakukan itu.
Hary : Lalu bagaimana kabar ayah mu din?
Dina : ayah,ayah...
Hary : iya kenapa dengan ayah mu? Kau jangan nangis terus Din.
Dina : Ayah ku sudah meninggal har,dua minggu setelah operasi tersebut.
Dina : Ayah tidak kuat menahan sakit pasca kecelakaan itu.
Dina : sekarang aku tidak punya siapa siapa har.
Dina : ibu ku juga tidak tau ke mana pergi.
Hary : apa yang terjadi pada keluarga mu Din?
Dina : Saat ayah bangkrut dan jatuh miskin,ibu ku meminta cerai sebulannya.
Dina : Sampai saat ini aku tak tau di mana ibu ku berada.
Dina : sudah lima tahun setelah perceraian dari ayah,ibu tak pernah ada kabarnya.....
Hary : aku tidak tau kalau kau punya masalah serumit itu.
Hary : kau sekarang tinggal di mana?
Dina : setelah ayah meninggal,aku tinggal ngekos har.
Hary : emang nya kenapa dengan rumah mu??
Dina : Rumah itu bukan rumah ayah har, rumah itu punyanya kakek ku har.
Dina : Jadi setelah ayah meninggal, rumah itu di jual adek adek ayah ku har.
Dina : aku di usir dan hanya di beri uang lima juta rupiah.
Dina : Pada hal rumah itu laku dua miliar lebih har.
Hary : iya sih rumah itu memang luas dan cantik pantas dengan harga segitu.
Dina : sekarang siapa pacarmu har???
Hary : aku tidak punya pacar Din... Sejak putus dari mu aku sama sekali tidak punya pacar...
Dina : kok bisa gitu???
Hary : aku hanya tidak mau di selingkuhi lagi,aku juga berpikir dengan wajah pas pasan seperti aku siapa sih yang mau???
Dina : kau jangan kek gitu lah, bukti nya aku mau sama kau.
Dina : jangan berkecil hati duluan....
Hary : aku sadar diri aja duluan, karena sakit mencintai tapi di permainkan.
Hary : Terus apa sekarang kau sudah nikah???
Dina : aku belum nikah har...
Hary : oh,gitu...
Dina : kau apa tidak mau kita kembali lagi???
Hary : Maaf Dina, sejak saat itu aku sudah menghapus kau dari hati ku.
Hary : Sudah lima tahun aku melupakan mu dan sekarang kau mau kita kembali seperti yang dulu.
Dina : aku janji akan setia pada mu har.
Dina : kali ini aku sungguh sungguh pada mu, sampai saat ini aku masih mencintaimu har.
Hary : Sekali lagi maafin aku,hati ku bukan seperti ubi.
Dina : maksudnya har?
Hary : iya hati ku bukan seperti ubi yang bisa kau cabut dan kau tanam kembali agar berbuah.
Dina : Apa kau tidak mau memberi kan kesempatan pada ku?
Hary : tidak,aku tidak bisa membuka hati ku pada mu.
Hary : Jadi tolong berikan kunci pintu ini Din,aku mau pulang.
Dina : aku tidak akan membiarkan pulang har,aku masih ingin bicara pada mu.
Dina : aku masih kangen sama mu..
Hary : tolong berikan aku kuncinya sekarang!!
Hary : kau bilang kita hanya bicara tiga puluh menit,tapi sekarang sudah jam 21:00 wib.
Dina : masih jam sembilan nya har,anak anak aja di luar sana belum tidur.
Hary : jangan bercanda Din, karena mu hari ini aku tidak narik penumpang...
Dina : tunggu setengah jam lagi.
Hary : apa lagi yang mau kau bicarakan lagi?
Dina : kita minum dulu sebentar ini.
Hary : ok, setelah minum ini aku langsung pulang.
Dina : baik setelah kau minum aku akan berikan kunci ini pada mu.
Hary : baik,aku permisi dulu mau ke kamar mandi buang air kecil.
Dina : ( ini kesempatan aku untuk memasukkan obat perangsang ini pada nya.)
Dina memasukkan obat perangsang pada minuman Hary tanpa sepengetahuan nya....
Dina : sudah selesai har?
Hary : sudah Din....lega rasanya setelah keluar semua nya.
Dina : ini di minum dulu air putih nya....
Hary : makasih Din...
Hary pun meminum air putih yang diberikan Dina, namun Hary tidak menaruh curiga pada nya....
Dina : Tunggu sebentar ya har,aku mau mandi dulu sebentar sebelum kita pulang....
Hary : baik, jangan lama lama...
Dina : ok,sabar nunggu nya ya....
Dina : (akan aku buat kau untu melakukan itu bersama ku untuk pertama kalinya har.)
Hary : kenapa dengan diri ku ya,tidak biasanya aku kek gini.
Hary : si ucok jadi tegak berdiri tanpa di sentuh dan tubuh juga seperti bergetar gitu...
Dina : ayok har,aku sudah siap....
Hary terkejut melihat Dina keluar tanpa sehelai benang pun melekat di tubuh nya...
Hary : ( alamak,apa lagi ini.kenapa si Dina keluar tanpa baju?)
Dina : gimana penampilan ku har,apa kau suka dengan bentuk tubuh ku?
Hary menelan ludah nya karena melihat Dina benar benar memukau mata nya
Dina : kek mana menurut kau har?
Hary : apa apaan kau Din, kenapa kau seperti itu?
Dina : iya aku melakukan ini sama mu karena aku mencintai mu.
Dina : karena sebenarnya aku hanya mau memberi keperawanan ku hanya untuk mu.
Dina : tapi aku malah memberikan nya pada bos ku, karena aku tidak pilihan lagi.
Hary : sudah Din,kau pakai aja baju mu itu.
Hary : kita bukan suami istri dan kau tidak perlu melakukan nya itu sama ku.
Hary : aku mau tanya kepada mu Din,kau bikin apa di minuman ku ini???
Dina : oh itu ya ?
Hary : iya,kau memberikan apa pada minuman ku?
Dina : iya aku menaruh sedikit obat perangsang pada mu..
Hary : apa kau sudah gila??? Kau itu bukan istri ku.
Hary : pantas saja gairah ku naik,dan si ucok ku tegak berdiri.
Hary : kau benar benar gila Din....
Dina : sudah kau tinggal nikmati saja har.
Hary : tapi aku tidak punya pengalaman sama sekali Din.
Dina : tenang aja har,aku akan mengajarimu gaya gaya yang ku tau.
Dina pun memulai menggoyang badan nya dan menggoda Hary....
Hary : (bah alamak gak kuat aku menahan kalau kek gini)
Hary : Din,aku gugup aku takut melakukan nya.
Dina : tenang aja har,aku akan mengajarimu cara nya.
Dina : ternyata si ucok mu itu panjang juga ya.
Hary : sudahlah jangan bilang seperti itu,aku jadi malu..
Setelah menggoda Hary dengan rayuan maut Dina, akhirnya Hary terlena dengan perlakuan Dina..... Bertemu lah dan bersatu lah antara si Ucok dan si Butet....
**********************************************
Mamak Hary : Sudah jam sebelas malam ini pak, kenapa anak kita belum pulang..
Bapak Hary : iya,sudah jam sebelas malam ini. Kenapa si Hary tidak pulang pulang...
