Anggap Saja Tidak Pernah Terjadi
Dina : ternyata baru pertama kali kau lakukan seperti ini tapi kau sudah lumayan mahir.
Hary : Kau bener bener gila Din,kau manfaatin keadaan ini.
Hary : aku sudah benar benar lelah mengimbangi mu.
Dina : ga apa apa itu hal biasa kok, karena baru pertama kali mencoba.
Dina : tapi lama lama kau akan menyukainya kok.
Di tengah tengah pertempuran mereka berdua handphone Hary berdering....
Bapak Hary : Nga di dia ho bah amang?
Hary : (aku harus Jawab apa,kalau aku jujur aku lagi mempertemukan si Ucok bapak bisa terkena serangan jantung?)
Bapak : udah di mana kau nak??? Mamak mu khawatir tentang mu.
Bapak : dari tadi bapak dan mamak telpon handphone mu tidak kau jawab.
Bapak : dan baru sekarang kau menjawab kami....
Hary : eh, lagi di rumah kawan ini pak.
Mamak : sini dulu handphone nya,biar aku bicara sama dia.
Bapak nya pun memberikan handphone nya...
Mamak : yang tidak ingat lagi nya kau pulang???
Hary : ingat lah Mak,masak aku tidak ingat rumah.
Mamak : kalau ingat pulang, Kenapa kau tidak pulang...!!!
Mamak : Ini sudah jam 12 lewat.
Mamak : mamak sama bapak cemas keadaan kau ini.
Mamak : Sampai mamak tanya kawan kau itu sih Deon,katanya tidak tau kau kemana....
Hary : iya Mak, maaf udah ku buat mamak sama bapak jadi khawatir.
Mamak : udah capek mamak masak makanan kesukaan mu,tapi kau tidak pulang pulang!!
Mamak : yang mamak pikirnya kau kenapa kenapa?
Hary : gak lah Mak,gak kenapa napa nya aku.
Mamak : syukur lah amang,tapi itu lah mamak khawatir sekali dengan kau itu.
Hary : ya sudah Mak,nanti setengah jam lagi aku pulang.
Mamak : apa kau bilang!!!!
Hary : iya Mak, setengah jam lagi aku pulang ke rumah....
Mamak : yang udah gila nya kau ku rasa bah.....
Hary : kenapa rupanya Mak?
Mamak : Ini tuh kota Medan banyak begalnya,bisa bisa kau pulang tinggal nama.
Hary : jadi Mak,aku harus kek mana???
Mamak : jam tujuh pagi atau jam delapan pagi saja kau pulang...
Bapak : iya betul itu apa kata mamak kau itu.
Bapak : jangan cari penyakit kau amang.
Hary : iya pak,mak. Iya aku tidak akan pulang malam ini.
Bapak : yang udah makan nya kau di sana???
Mamak : iya yang sudah makan kau nya di sana???
Hary : sudah Mak,pak. Sudah makan aku disini....
Bapak : ya sudah ya,bapak sama mamak mau tidur.
Bapak : kau jangan begadang begadang terus nanti bisa kena angin duduk kau.
Bapak : jaga kesehatan mu.
Mamak : iya amang betul itu apa kata bapak mu itu.
Mamak :ya sudah lah ya, sudah tenang hati kami mendengar kau baik baik saja.
Mamak : selamat tidur amang semoga mimpi indah.
Hary : iya Mak, pak selamat tidur juga buat kalian. Dan semoga mimpi indah juga....
**********************************************
**********************************************
Dina : Enak ya jadi kau har, orang tua mu lengkap dan sangat menyayangi mu.
Hary : apa kau mendengar semuanya?
Dina : iya lah, orang tua bicara dengan sangat kuat.
Hary : maaf ya...
Dina : kenapa harus minta maaf???
Hary : ya karena sudah mengganggu kau lah...
Dina : enggak kok har, justru aku teringat pada masa lalu ku.
Dina : dulu juga ke dua orang tua ku begitu juga terhadap ku.
Dina : namun sekarang itu hanya lah sebuah kenangan yang tak bisa aku lupakan.
Hary : yang sabar ya kau pasti bisa melewatinya semua...
Dina : iya makasih ya har.
Hary memeluk Dina untuk memberikan ketenangan pada Dina.....
Hary : sudah ya,kita sudah akhir saja permainan ini.
Hary : aku sudah lelah dan ingin istirahat...
Dina : iya aku juga sudah capek kali har,hari ini aku benar benar merasa sangat puas dan bahagia.
Hary : kenapa???
Dina : iya aku aku bahagia karena aku bisa memberikan nya padamu,iya walau pun aku atu aku sudah tidak bersegel lagi...
Hary : ehm... sudah lah Din,kau pakai saja baju mu.aku juga mau memakai aku juga.
Dina : kalau kau mau tidur duluan gak apa apa kok har.
Hary : kenapa kau menyuruh ku tidur duluan?
Dina : gak apa apa aku belum ngantuk, nanti kalau aku sudah ngantuk aku juga akan tidur.
Hary : ya udah lah kalau gitu,aku tidur duluan ya....
Dina : iya semoga mimpi indah ya....(Dina mengecup pipi Hary)
Hary : iya ......
Hary pun tidur duluan dan mulai terlelap meninggalkan Dina yang masih belum tertidur....
Dina : aku tidak menyangka kalau pertemuan kita akan seperti ini. (Dina menangis mengenang masa lalu yang terjadi pada nya)
Dina : harusnya aku bisa mempertahankan kesucian ku hanya untuk mu har.
Dina : tapi kenyataannya aku malah memberikan kesucian ku kepada orang tidak aku cintai....
Dina : Kenapa ini semua terjadi pada ku ya Tuhan.....
Dina : kenapa kau memberikan cobaan yang membuat aku terpuruk ya Tuhanku..
Dina pun membakar dan mengisap rokok untuk menenangkan pikiran nya...
Dina : ah,bahkan rokok yang ku bakar dan ku hisap ini tak mampu membuat ku bisa lepas dari semua masalah ku.
Dina : jika ingin terlahir kembali, Tuhan aku ingin hidup sederhana saja namun jauh dari masalah.
Dina : Tapi aku jika pun kembali terlahir ya Tuhan,aku ingin memiliki hidup seperti Hary.
Dina : diman ke dua orang tuanya sangat menyayangi nya dan kedua orang tua nya juga begitu harmonis.
Jam sudah menunjukkan pukul tiga pas,Dina akhirnya mulai ngantuk dan tertidur di pelukan Hary.
********************************************************************************************
Hary : Din, Din bangun....
Hary : Din bangun sekarang sudah jam 6:30 pagi.
Hary : kalau kita terlalu lama di hotel ini,kita akan semakin banyak mengeluarkan biaya tambahan nya.
Dina : pagi sayang....iya aku bangun......
Dina : tunggu sebentar ya aku mandi dulu.
Hary : iya aku tunggu....
Dina : ayok aku sudah siap ini har,ayok kita pulang.
Hary : kau cantik Din....
Dina : makasih har sudah memuji ku.
Dina : makasih ya har...
Hary : makasih buat apa???
Dina : makasih buat semalam itu.
Dina : walau pun kau amatir,tapi kau cukup memuaskan hasrat ku.
Hary : sudah lah Din,jangan pernah ingat ingat akan kejadian tadi malam itu...
Dina : emang nya kenapa har???
Hary : anggap saja kita tidak pernah melakukan apa pun itu.
Dina : kenapa kau bisa berkata seperti itu???
Dina : bukan kau juga menikmati permainanku???
Hary : iya aku menikmati nya,tapi....
Dina : tapi har???
Hary : tapi aku sudah tidak cinta lagi sama kau.
Dina : kalau kau tidak cinta, kenapa kau mau melakukan nya???
Hary : apa kau pura pura lupa ha???
Hary : kau menaruhkan obat perangsang kedalam minuman ku!!
Hary : di tambah kau terus terus menggodaku....
Hary : aku melakukan nya karena aku terpaksa, karena obat perangsang mu itu aku jadi melakukan nya.
Dina : tapi aku mencintai mu har.
Hary : maafkan aku Din,tapi hati ku bukan tempat wisata mu yang bisa kau singgahi sesuka hatimu.
Hary : Dan aku juga bukan badut mu,yang di saat kau sedih aku menghibur mu dan setelah kau bahagia kau meninggalkanku.
Dina : aku sudah menjelaskan semuanya pada mu har ( Dina menangis karena perkataan Hary)
Hary : jangan menangis,aku tak menyukai kau menangis...
Hary : anggap saja kita tidak pernah melakukan itu selama nya...
Dina : kau benar benar jahat har....
Hary : terserah apa kata mu,aku tidak perduli...
Hary : mana handphone mu???
Dina : buat apa dengan hp ku???
Hary : sudah berikan saja.....
Dina : ini hp ku....
Hary : tolong bukan sandi hp mu!!
Dina : apa yang mau kau lakukan har???
Hary : jangan khawatir,aku tidak akan macam macam.
Hary : aku tidak seperti mu.
Hary : sudah,ini hp mu aku kembali kan.
Dina : apa apaan maksud mu ini har?
Dina : kenapa kau mentransfer uang sejumlah Rp.5.000.00 pada ku.
Hary : anggap saja aku melakukan nya pada mu tidak gratis....
Dina : apa kau anggap aku sebagai wanita bayaran (Dina menampar pipi Hary dan menangis di pelukan Hary)
Hary : Ku harap kau tidak perlu mengingat ingat itu lagi Din.
Dina : kau benar benar jahat har!!!
