Pustaka
Bahasa Indonesia
Bab
Pengaturan

Hati yang gundah

Diperusahaan, Nick tidak bisa berkonsentrasi sama sekali pada pekerjaannya. Permintaan gila kedua orang tuanya benar-benar membuat Nick prustasi. bagaimana bisa dia yang sudah menikah dengan Kasandra dan mempunyai seorang anak, kembali diminta untuk menikah lagi dengan gadis belia yang baru menamatkan sekolahnya.

Nick sadar dari awal hubungan nya dengan Kasandra tidak pernah mendapatkan Restu dari kedua orang tuanya, mereka selalu beralasan tentang masa lalu Kasandra, sehingga dia bukanlah wanita yang tepat untuk mendampingi Nick. dan tidak akan pernah mendapatkan restu pada pernikahan mereka.

Ceklek....., Pintu ruangan kerja Nick tiba-tiba dibuka dari luar.

"Papa.... mama."

Nick yang sudah paham dengan maksud kedatangan mereka, pura-pura menyibukkan diri.

"Nick, bagaimana dengan keputusan mu. apa kamu sudah menentukan pilihan?"

"Tidak ma, aku tidak akan pernah menceraikan Kasandra. kami juga sudah memiliki anak. aku tidak ingin kehilangan keluarga kecilku hanya demi Vella." tolak Nick kesal.

"Vella gadis yang baik dan juga memiliki sopan santun. sampai kapanpun mama tidak akan pernah setuju kamu dengan Kasandra." ucap mama.

"Sudahlah ma, kendalikan emosi mu." bujuk papa.

"Ma, apa tidak ada gadis lain yang akan kalian jodoh kan dengan ku, kenapa harus gadis ingusan bau kencur yang baru tamat sekolah." tolak Nick yang tidak habis pikir dengan keinginan kedua orang tuanya.

"Tidak Nick, bagi kami Vella adalah gadis yang tepat untuk menjadi istri mu, dan kamu tidak bisa menolak perjodohan ini lagi."

"Tapi dia masih gadis kecil, ma. bahkan aku yakin untuk mengurus dirinya sendiri belum mampu, apalagi jika dia harus mengurus diriku nantinya."

"Nick, tolong kabulkan permintaan kami orang tuamu, kasihan Vella. sekarang dia yatim piatu." balas papa.

"Kenapa harus dengan menikah, bukankah mama dan papa bisa menjadikan Vella anak angkat lalu menjadi adik perempuanku."

"Tidak ada pilihan disini untukmu, Nick. jika kamu masih menolak maka bersiaplah untuk kehilangan semuanya, dan papa alihkan semua aset kekayaan atas nama Vella sendiri." Ucap papa ikut bicara.

"Baiklah, aku menyerah. tapi jangan minta aku untuk meninggalkan Kasandra dan putri ku, dan aku juga akan membawa Vella untuk tinggal bersama kami." pinta Nick mengalah.

"Baiklah, tapi ingat jangan pernah sakiti Vella, jika tidak kamu akan berurusan dengan kami."

"Kenapa nasipku seburuk ini, di zaman modern seperti sekarang, aku justru dihadapkan pada perjodohan. Padahal aku sudah memiliki istri dan anak yang sangat aku cintai, tapi kenapa aku tidak bisa menentukan pilihan hidup ku sendiri." Gumam Nick kesal.

***

"Non Vella, makan dulu ya. sedari tadi bibi perhatikan non melamun terus?"

"Aku masih memikirkan tentang perjodohan ini bi, karena aku mendengar jika Nick sudah menikah. dan aku tidak tega menyakiti hati perempuan lain."

"Sabar ya non, bibi hanya bisa berdoa yang terbaik buat masa depan dan kebahagiaan non."

"Terimakasih, bi."

Ravela merasa sedikit tenang dalam pelukan bibi Darti, perempuan yang sudah mengasuh nya sedari kecil.

"Andai kamu tahu bibi, saat ini aku begitu sedih dan kalut. Besok adalah hari pernikahanku dengan laki-laki yang sama sekali tidak aku cintai, bentuk nya seperti apa sekarang karena kami sudah lama tidak bertemu, apakah istri nya menyetujui pernikahan kedua suaminya?" berbagai pertanyaan berkecamuk dipikiran Vella sehingga membuat kepalanya cenat- cenut.

"Semua akan indah pada waktunya." bisik bibi memberikan sem toangat.

Unduh sekarang dan klaim hadiahnya
Scan kode QR dan unduh aplikasi Hinovel