

Cerita


KONTRAK PENGGANTI SENILAI 10 MILIAR
Setelah meninggal karena serangan stroke, Jo Nansi tiba-tiba terbangun di dunia sebuah novel yang kacau—gabungan dari berbagai cerita klise tentang CEO kaya raya. Lebih buruk lagi, ia bukan tokoh utama, melainkan tokoh figuran: putri palsu yang hanya berperan sebagai “pengganti” dalam kehidupan para pria berkuasa. Namun nasibnya berubah ketika ia mendapatkan Sistem Pengganti Bernilai 10 Miliar. Selama ia menjalankan perannya sebagai pengganti dengan sempurna, ia akan menerima bayaran luar biasa besar. Jo Nansi pun memutuskan satu hal: Tidak perlu hati, yang penting uang. Dengan menyembunyikan identitas aslinya dan mengenakan “topeng” yang berbeda, ia dengan serius memainkan perannya sebagai pengganti bagi empat pria berpengaruh. Selama bertahun-tahun ia menahan diri, mengikuti alur cerita, dan menunggu saat tokoh utama wanita yang sebenarnya kembali. Hari itu akhirnya tiba. Dengan kekayaan ratusan miliar di tangan, Jo Nansi siap mundur dengan elegan. Baginya, hidup sangat sederhana: Tanpa pria di hati, menghasilkan uang adalah jalan menuju kebebasan. Namun tepat ketika semuanya selesai, sistem tiba-tiba mengalami kerusakan, dan ia dipaksa kembali ke masa sebelumnya. Kini, rahasia yang selama ini ia sembunyikan perlahan terungkap. Didorong ke sudut dinding, salah satu pria berpengaruh itu menatapnya dengan mata merah dan mencibir dingin: “Sudah berapa lama kau menipuku, Jo Nansi?” Jo Nansi hanya tersenyum santai. “Maaf, tapi dalam kontrak kita tidak ada layanan purna jual.”


PEMBALASAN DENDAM TABIB JENIUS
seorang tabib yang terbunuh lalu terlahir kembali, setelah terlahir kembali dia baru sadar sebenarnya dia hanya seorang pendukung yang tugasnya untuk membuat tokoh utama bersinar lebih terang. Dia kemudian mengambil tekad untuk mengabaikan alur cerita asli dan menulis ulang alur ceritanya beserta keluarga.


REINKARNASI KE KELUARGA TOKOH ANTAGONIS
Jo Mina mengalami perjalanan lintas waktu. Ayahnya berwajah seperti seorang sarjana, namun licik dan penuh tipu muslihat. Ibunya tampak lembut bak Bodhisattva, tetapi berhati kejam dan dingin. Kakak laki-lakinya tampak polos, padahal berhati busuk. Kakak perempuannya egois dan tajam lidah. Mereka semua ditakdirkan untuk menjadi para tokoh jahat — hanya untuk menonjolkan betapa luhur, baik, dan agungnya sang tokoh utama. Mereka berusaha melakukan berbagai perbuatan buruk, bergelimang lumpur, jatuh ke jurang kehancuran, dan berakhir tragis. Sedangkan Jo Mina— yang menggenggam mata air spiritual, lemah lembut sekaligus penakut — hanya bisa berusaha agar keluarganya bisa hidup sedikit lebih lama.