Pustaka
Bahasa Indonesia
Bab
Pengaturan

malam pertama yang berkesan

Mendengar penghinaan dari suami nya, shafa merasa sangat marah ia tidak menyangka akan mendapat perkataan dan perlakuan tidak tidak sopan dari suami nya sendiri, ia merasa benar² terhina, seumur hidup nya baru kali ini ada pria yang melecehkan nya. terlebih perbuatan nya di lakukan oleh suami nya sendiri.

shafa langsung bangkit dari duduk nya dan menampar suami nya dengan sangat keras. "Aku memang perempuan rendahan, aku juga bukan orang kaya namun aku tidak serendah yang kamu katakan." ucap shafa dengan penuh emosi, membuat

"Asal kamu tahu juga jika aku tidak di paksa, aku juga tidak sudi menikah dengan pria menyedihkan seperi mu, yang bahkan telah menikah 6 kali, apa kamu pikir kamu pria baik2 dan suci!?" ejek shafa

Devan mengepaklan kedua tangan nya, hati nya bergejolak menahan amarah, ia mengangkat tangan nya namun lagi2 dengan sigap shafa telah lebih dulu memelintir tangan laki2 tegap di depan nya, shafa yang menguasai banyak jurus beladiri membuat nya dengan mudah menghindar atau menaklukan lawan nya meskipun devan memiliki postur tubuh yang sangat gagah dan tegap. namun ia tidak siap dengan serangan shafa yang tiba² dan tidak di sangka.

kembali devan akan menarik tangan shafa, namun lagi² shafa memelintir tangan devan lebih dulu dan menendang nya hingga ia tertelungkup menahan sakit.

"Sekali lagi kamu berani mengina ku akan ku pastikan tangan kanan mu patah di tangan ku" ucap shafa seraya berlalu ke kamar mandi.

"gadis ini bukan wanita biasa, bagaimana bisa ayah nya menikahkan aku dengan gadis seperti ini" devan dalam hati, "Devan bahkan tidak siap ketika mendapat serangan tiba² dan berubi² dari istri nya.

Devan tidak menyangka jika gadis yang menurut informasi yang ia dapat adalah gadis yang lemah, manja, matre, bahkan sering tidur dengan laki², kini berani menampar diri nya, dan kelihatan sekali shafa belum pernah bergaul dengan laki².

devan terus berfikir bagaimana istri nya bersikap seperti itu, benar² di luar dugaan. devan akhir nya memilih berlalu meninggalkan kamar nya, dan menyewa kamar di sebelah nya, ia bukan tidak bisa membalas shafa, namun ia mengalah karena menurut nya perempuan bukan lah lawan yang sepadan untuk nya.

Devan membuka laptop nya dan mengetik sebuah surat perjanjian pernikahan, ia ingin memberi pelajaran pada perempuan yang telah di nikahi nya.

Dari informasi yang ia dapat jika shifa adalah gadis yang manja dan matre maka ia berniat untuk tidak memberikan uang sepeser pun untuk nya selama menikah hingga bercerai.

Devan kembali ke kamar nya dengan membawa surat perjanjian

"Aku mau kamu menandatangani surat ini

perjajian pertama pihak 1 (suami) dan pihak ke 2 (istri)" ucap devan seraya menyodorkan secarik kertas

1. Pihak 2 harus nurut dan patuh pada perintah pihak 1

2. Pihak ke dua tidak boleh mencampuri urusan pihak 1, termasuk jika memiliki hubungan dengan wanita lain

3. Pihak ke 2 harus bisa bersikap baik pada pihak 1 dan seluruh keluarga nya.

4. pihak 1 tidak akan di berikan uang oleh pihak 1.

"Aku juga akan menulis ke inginanku jika begitu" ucap shafa seraya mengambil kertas dan pulpen dari tangan devan.

1. Tidak ada kontak fisik selama pernikahan berlangsung antara pihak 1 dan pihak ke 2

2. pihak ke 1 tidak boleh melarang pihak 2.

3. Pihak ke 1 tetap mengizinkan pihak ke 2 untuk tetap bekerja, dan mengizin kan kapan pun ia ingin pulang ke rumah nya tanpa perlu meminta izin pada pihak 1.

4). pihak 1 tidak membatasi pihak ke 2 untuk bergaul dan berhubungan dengan pria manapun. Termasuk jika diri nya me mempunyai kekasih

Devan pun membaca poin2 yang di berikan istri, ia tidak segera menanda tangani surat perjanjian tersebut, ia lalu mengambil pulpen dan menambahkan poin terakhir pada shafa

4. Pahak ke 2 tidak boleh menggugat cerai pihak 1 selama pernikahan, kecuali pernikahan telah mencapai 3 tahun.

Shafa membaca poin terakhir, ia agak keberatan karena selama 3 tahun tidak bisa mengugat cerai suami nya, arti nya dia harus bertahan selama 3 tahun dengan pernikahan ini.

"Apa tidak salah 3 tahun saya tidak bisa menggugat cerai? Ini terlalu lama, apa tidak bisa di persingkat..? " ucap shafa

"kalau gitu 1 tahun, itu hanya sebentar" jawab devan

Devan segera mengambil pulpen dan merevisi poin ke 4. lalu segera menanda tangani nya lalu, menyodorkan kertas tersebut pada shafa untuk di tanda tangani,

shafa pun segera menandatangani surat tersebut dan memberikan salinan nya pada devan. Dan yang satu lagi untuk diri nya. Shafa langsung menyimpan salinan kertas tersebut di dalam tas nya.

Setelah itu devan keluar kamar meninggalkan shafa dan masuk ke kamar sebelah nya yang ia sewa. Devan lalu merebahkan diri, ia masih memikirkan shafa, dia tidak menyangka istri nya punya ilmu bela diri yang cukup bagus, ia juga merasa informasi yang di berikan dendi tentang gadis pilihan ayah nya itu sangat berbeda, devan menelepon asisten pribadi nya untuk melakukan penyelidikan kembali pada gadis yang ia nikahi.

"Segera selidiki latar belakang istri ku dengan benar, jangan ada lagi kesalahan." perintah devan pada dendi sekretaris pribadi nya.

"Aku rasa informasi yang kamu berikan padaku kemaren itu salah, karena ternyata dia sangat berbeda dengan yang ku hadapi sekarang," ucap devan, dengan nada cukup emosi di dalam telepon , dendi 6ang mendengar kata² bos nya menahan tawa.

"Bagaimana bisa di hari pernikahan yang seharus nya lagi asik berduaan malah suruh selidik menyelidik. " gumam dendi.

"heh kamu bilang apa tadi?” tanya dev pada dendi

"Tidak tuan, semua sudah sesuai dengan penyelidikan saya, semua sudah saya laporkan pada tuan. bukankah tuan sudah pernah bertemu dengan nya juga sebelum hari pernikahan?" tanya dendi,

"Baiklah kalau begitu, mungkin saya yang kurang teliti membaca nya" ucap devan pada dendi seraya menutup telepon nya.

dev kembali masuk ke kamar shafa yang memang tidak di kunci, timbul niat untuk membalas kan amarah nya pada perempuan yang telah di nikahi ny, saat sang istri sedang terlelap ia mengambil kabel charger yang ada di kamar tersebut lalu mengikat tangan nya kedua tangan dan kaki nya

shafa langsung terbangun ketika mendapati suami nya telah mengikat kedua tangan nya, dan kali nya.

lepas!!! jangan jadi pengecut!!! teriak shafa, dev tidak mempedulikan kemarahan istri nya, ia terus membungkam mulut istri nya dengan terus

menciumi bibir nya dengan hingga penuh nafsu

Unduh sekarang dan klaim hadiahnya
Scan kode QR dan unduh aplikasi Hinovel