Pustaka
Bahasa Indonesia
Bab
Pengaturan

Bab 9 BERDEBAT

Seperti janji semalam Rajo sudah datang, di suatu tempat sedikit naik ke bukit, tempat ini penuh kenangan dimana Rajo banyak belajar tentang mensyukuri apa itu yang namanya takdir. Takdirnya sebagai laki-laki Suku Anak Dalam yang sebagian orang awam akan menolak keberadaanya .

Ting.....! dimana kamu mas ? Kinanti mengirim pesan , tunggu dibawah aku akan menjemputmu ? 

Kinanti datang dengan wajah kurang bersahabat , ayo pegang tanganku kita naik ke bukit , Kinanti hanya mengikut ,tidak tahu setan apa yang membawanya bisa luluh dengan sikap Rajo.

Kinanti melihat sekeliling merasa senang ,oh ternyata bagus ya Bukit 12 walaupun belum sampai dipuncaknya .

Aku musti panggil apa supaya akrab ..?panggil saja namaku balas Kinanti dingin . Apa kamu sudah siap mendengar ceritaku ? Ceritalah ,lirih suara Kinanti , Rajo menceritakan dari dia kehilangan ibundanya dan semua keluarganya sampai dari perang suku,Sampai dia bertemu dengan Tumenggung yang tidak lain adalah ayah angkatnya, dan Rumi  menjadi tanggung jawabnya untuk menjaganya .

Sampai disitu Rajo mengusap air matanya , ingat keluarganya yang sudah tiada.Sampai menceritakan suatu saat nanti, Rajo ingin mempunyai istri yang bisa mendampingi  hidupnya dalam suka dan suka . Aku tidak mencintai Rumi ,! aku hanya menganggap adek , tapi Rumi menganggapku kekasihnya . Semoga kamu paham .

Kinanti pikiranyapun sudah  melanglang buana ke keluarganya ,pasti kalau aku punya suami seperti Rajo orang tuaku tidak akan setuju ..ah kenapa jadi melamun suami gila . Hey kenapa melamun ? Dan tiba-tiba Kinanti menangis , dan mulai berbicara layaknya Mario teguh , kamu harus memperjuangkan cinta kamu sampai darah penghabisan ..busyet bener gak tuh ..!!Hati kecil Kinanti berontak .

Dan tanpa sadar siapa yang memulai Rajo memeluk Kinanti . Saling menatap mesra , besok aku kembali tugas ke Natuna jaga diri baik-baik," belajarlah jadi istri seorang prajurit sampai kamu lupa caranya mengeluh " oh so sweet banget kan? 

Satu lagi " jangan takut gelombang pasang menerjangmu , Karena suatu saat gelombang itu akan menepi ke pantai dan menjadi riak kecil " 

note asli karangan penulis  jangn baper ya ..

Satu lagi, banyak orang ingin seperti Habibi tapi mereka tidak mau menjadi Ainun ..kamu paham ? Kinanti tak kuasa menahan air matanya jatuh . (  saya penulis pun ikut nangis dengan Kinanti tulisan saya sendiri sueeer)

"Yang saya mau kestiaanmu padaku , yang lainya bisa menyusul  ."

"kalau kita setia sama pasangan' otomatis kamu mencntainya." kinanti tambah terharu dan menyusupkan kepalanya didada bidang Raho , Rajo reflek memeluk dan mengelus-ngelus rambut Kinanti .

Tak menyangka pertemuanya dengan pemuda Suku Anak Dalam membuatnya jatuh cinta.Cinta tak mengenal, kasta Dan Kinanti sudah bertekat bulat tidak akan menyerah walaupun nantinya orang tuanya tidak merestuinya.

Ada satu hal lagi Kinanti yang belum kusampaikan , tapi maaf kalau kamu tidak bersedia besok kamu jangan mengantarkan aku sampai ke travel  , kenapa mas ? Karena Rumi akan ikut mengantarku , hanya untuk menutupi sandiwara kita. Kalau Tumenggung tahu aku menyukaimu pasti aku akan dinikahkan dengan Rumi .

Bisakah kamu menjaga rahasia ini sampai aku menjemputmu nanti dan membawamu ke Natuna , Kinanti sebagai wanita harus kuat menghadapi situasi seperti ini demi cinta.

Entah siapa yang memulai mereka sudah saling berpelukan , dan berciuman ,hasrat gelora sebagai laki-laki normal tapi karena Rajo seorang militer harus bisa menjaga kesucian istrinya sampai  di hari pernikahan nanti . Kinanti belum tahu apakah besok sanggup melihat  sang kekasih hati dipeluk wanita lain didepan matanya .

Hari ini mereka berdua saling memadu kasih hanya sebatas umumnya berpelukan dan berciuman ..tidak lebih dari itu.

Dari mana kak ? kok dari pagi gak keliatan ? Ayah mencarimu ! Aku dari bukit pengen menyendiri saja..ohh Rmi merasa ada yang aneh dengan kak Rajo kenapa tiba-tiba menghilang .

Rajo jadi besok kamu pulang , jadi Pak ,kalau kamu butuh kopi biar Rumi Bungkus buat oleh-oleh disana , ya pak .

Mas sudah nyusun baju-baju belom? jangan sampai ada yang ketinggalan , sudah sayang Rajo menjawab sambil senyum-senyum sendiri , Ntar malam kita vc ya aku masih kangen neh .

oke sayang . terlope ..lope..

kamu sudah pinter sekarang , Kinanti melancarkan serangan balik .

Dibalik kamar Rumi menangis atas kebohongan Rajo tapi dia gak berani ngomong , dibukit tadi dia melihat Kinanti dan Rajo berpelukan , karena Rumi sengaja membuntuti Rajo ke bukit

Tega kamu kak ..huk..huk Rumi sesenggukan ternyata cinta Rajo untuk Kinanti .

Unduh sekarang dan klaim hadiahnya
Scan kode QR dan unduh aplikasi Hinovel