sebuah tagihan misterius
di kontrakan
ayu sedang duduk di pinggir kasur dia sedang berpikir sesuatu dan bergumam pada dirinya sendiri.
"gue pergi jangan ya "gumamnya yang sedang kebingungan dan di landa ke khawatiran
"tapi kalo gue ga pergi gue harus selamanya tinggal di tempat ini.... tapi kalo gue pergi gue harus nerima semua perjodohan ini aaahh gue ga mau nikah muda " gumamnya lagi dengan sangat putus asa dengan kata perjodohan??kenapa ayu tiba-tiba mengatakan tentang perjodohan sebenarnya apa yang terjadi.
flashback
ayu diam terpaku setelah membaca sebuah surat ya sebuah surat yang mamg jono berikan "maksudnya semua ini apa "gumam ayu,apakah isi surat tetsebut? ternyata isinya adalah "ayu anak mamah.. maaf kita pergi tanpa pamit... mamah menulis surat ini hanya ingin memberi tahukan kamu bahwa mamah sama papah sudah sepakat akan menjodohkan kamu dengan salah satu anak rekan bisnis papah untuk melunasi hutang-hutang kita nak mamah mohon kamu akan mengerti kami ya nak "isi surat tersebut membuat ayu sangat terkejut dia langsung mengambil ponsel dan menekan nomor mamahnya.
"ttuuut.... tuuuttt.. "
"angkat mah telponnya "gumamnya
"tuuutt... tttuuuutt.... "
"hallo... "jawab suara dari sebrang sana
"mamah... maksud mamah apa akulbakalan di jodohin... enggak mah aku ga mau.. aku ga mau di jodohin aku ga mau nikah muda aku belum siap mah aku masih kuliah umur aku masih 22tahun mah"ucap ayu yang tak terima dengan perjodohan ini
"mamah ga akan memasksa kamu untuk menerima perjodohan ini tapi apa kamu mau hidup seperti itu selamanya "ucap mamanya sengan jelas
"tapi mah kalo gini caranya mamah sama papah sama aja ngejual aku ke orang lain yang aku gak pernah tau siapa namanya tempat tinggalnya gimana orangnya "jawab ayu dengan emosinya
"pokoknya pilihan ada di tangan kamu... kalo kamu mau tetap seperti itu ya itu pilihan kamu jangan pernah salahkan mamah sama papah karena ini demi kebaikan kita semua "jawab mamahnya dengan tegas sebelum ayu menyelsaikan katanya mamahnya memutuskan panggilan telponnya dengan ayu "tapi mah ini.....' tut tut tut '..." suara telpon terputus
"mah... mah... mamah... iiissshhh nyebelin banget sih di putus lagi panggilannya.... aaaahhhh kenapa nasib gue buruk banget sih "ucapnya sambil mengacak-ngacak rambutnya.
flashback off
"gimana coba kalo tuh cowo wajahnya jelek gendut item jerawatan aaaahh ya ampun gue ga mau mimpi buruk apa gue ketemu cowo kaya gitu " gumamnya, saat ayu sedang perang dengan pikirannya sendiri mang jono datang mengetuk pintu sehingga membuat ayu terperanjat.
"tokk... tokk.. "
"non ayu boleh mamang masuk "ucapnya
"oh ya ampun... iiiisshhh ngagetin orang aja "gumamnya
"iya mang masuk aja "jawab ayu mang jono pun masuk ke dalam
"non ini salinan tagihan dari bengkel....yang aslinya sudah saya kirim ke alamat yang non kasih lewat kurir sesuai permintaan non "ujarnya sambil menyerahkan bill pembayaran
"oh iya mang makasih ya mang jono, maaf juga selalu ngerepotin mang jono "jawabnya berterimakasih lalu mengambil kertas tadi
"iya non sama-sama.... nda papah non kan non selalu memperlakukan saya dengan baik waktu di rumah dulu jadi ndapapa non anggap saja ini balas budi saya sama non, kalo begitu mang jono permisi dulu ya "ucapnya dengan logat jawanya yang khas. ayu hanya menganggukan kepalanya.
dirumah rey
rey sedang siap-siap untuk berangkat kerja setelah berbincang empat mata dengan papahnya dia hari ini akan mengendarai mobil sendiri ke kantor tanpa supir . saat dia hendak pergi tiba-tiba seorang pengurus rumah memanggilnya sehingga menghentikan langkanya.
"tuan... tuan tunggu "ucap pengurus rumah sambil berlari rey membalikan badannya
"ada apa bi "jawabnya
"ini tuan ada paket untuk tuan "ujarnya sambil menyerahkan paket tersebut lalu rey mengambilnya "oh aku kirain ada apa... makasih ya bi "ucapnya "iya tuan sama-sama "jawab pengurus rumah, reypun pergi meninggalkan rumah.
di kontrakan
"kkrriiiuukkk... krriiiuukkk"suara perut lapar
ayu memengan perutnya yang berbunyi tadi
"adu gue laper lagi mana duit tinnggal dikit lagi "gumamnya, lalu ayu tak sengaja melihat tas-tas mahalnya "masa gue harus jualin tas kesayangan gue sih.... "ucapnya sedikit sedih
dia berjalan menghampiri tasnya
"bodo deh dari pada gue kelaperan... maaf ya sayang kamu aku jual "ucapnya sambil mengusap tas-tas kesayangannya dengan muka sedih
di kantor sachio electro
rey memarkirkan mobilnya di depan gedung dia keluar dari mobil dan memberikan kunci kepada supirnya yang sudah ada sejak tadi. lalu dia melangkah memasuki gedung.
"selamat pagi pak.... selamat pagi pak " sapaan semua karyawan yang melihat rey berjalan ke arah lift "pagi juga "jawab rey singkat lalu memasuki lift yang hanya di buat untuknya ,dia sudah sampai di ruangannya, sekertarisnya yang melihat rey keluar dari lift langsung menyapanya
"selamat pagi pak rey "sapanya rey menjawab dengan singkat "pagi juga " .
"Gimana pak keadaan tuan reno sudah membaik "tanyanya , rey pun menjawab
"sudah lebih membaik "
"syukurlah pak "ujarnya
"kalo begitu saya masuk ke ruangan saya dulu "ucap rey
"iya pak silahkan "jawabnya
di sebuah toko
ayu berjalan memasuki toko dengan membawa tas tas mahalnya untuk ia jual
"selamat siang mba ada yang bisa saya bantu "sapa penjaga toko
"siang juga mba.... saya mau jual semua tas tas breandit saya "ucap ayu lalu menaruh tasnya di meja .
"kalo begitu saya cek dulu ya mba "ujarnya lalu mengecek semua barang lalu mengetikan angka di kalkulator
"karena ada sedikit goresan di tasnya jadi saya menawarkan harga 60juta saja mba untuk ketiga tas ini"ujarnya kepada ayu
"apa mba 60juta ga salah... ini barang breandit semua loh mba limeatid edition hanya ada 10unit setiap tasnya dan harganya juga di atas 100juta masa mba nawarin harga segitu "ucap ayu tak percaya dengan harga yang di tawarkan
"karena ini barang bekas dan ada goresan juga saya hanya bisa menawarkan harga segitu mba... kalo mba tidak mau ya sudah silanhkan mba pergi ke toko lain saja "ucap pegawai toko, ayu berpikir sejenak "kalo gue ga jual gue ga punya duit kalo gue jual harganya murah banget... tapi gue butuh banget uang deh... ya udah deh gue terima aja "gumam ayu dalam hati
"gimana mba mau di jual apa tidak "tanyanya lagi
"ya udah deh mba ...saya aambil aja 60juta kan " lirihnya
"baik mba saya akan kirim melalu rekening mba ya tolong tulis no rekeningnya mba "ucapnya lalu ayu pun menulis rekeningnya
"iini mba udah "ujar ayu lalu penjaga toko pun selesai melakukan transaksi
"uang nya sudah saya kirim mba ke rekening mba silahkan di cek "ucap penjaga toko
lalu ada sebuah pesan di ponselnya berupa transaksi pembayarn senilai 60juta
"terimakasih ya mba "ucap ayu
"iya sama-sama mba "balas penjaga toko lalu ayu pun keluar dari toko.
di kantor
rey sedang duduk di kursinya dia melijat paket yang ada di tangannya yang dibberikan oleh bi mimin.
"paket dari siapa ya ga ada nama pengirimannya "gumamnya lalu membuka amplop coklat itu lalu dia membuka isinya dia mengwrutkan dahinya saat meliat kertas tagihan di tangannya.
"ini tagihan bengkel " gumamnya lalu membuka kertas satu lagi yang bertuliskan
"bayar semua tagihan mobil gue secepatnya sekarang juga " dia teringat dengan wanita yang menabrak mobilnya ltu dan mengambil ktpnya
"aaaiiisshhh..... dasar cewe songong ternyata ini surat dari tuh orang pagi yang buruk banget pagi-pagi udah di teror sama cewe ga jelas " ucapnya dengan kesal lalu memanggil asistenya pak samuel.
"pak samuel tolong ke ruangan saya "ujarnya
"iya sekarang juga " lalu rey pun mematikan telponnya, tak lama pak samuel pun datang
"tokk.. tokk..permisi pak "pak samuel
"masuk "jawabnya lalu pak samuel masuk keruangannya
"ada apa pak manggil saya "tanyanya
"saya mau minta tolong urus pembayaran di bengkel ini kamu urus semuanya sampe beres "ucapnya sambil menyerahkan bill pembayaran tadi
"iya baik pak "jawabnya lalu pergi meninggalkan ruangan.
Bersambung...
