Pustaka
Bahasa Indonesia
Penulis
Jovanka
116.0K
Kata
2
Cerita

Cerita

Bangkitnya Putri Asli yang Dibuang

358·Jovanka

Yun Zishao tiba-tiba terbangun dalam tubuh seorang gadis malang—putri sejati keluarga bangsawan yang hidupnya penuh penderitaan dalam sebuah kisah tragis. Tiga tahun lalu, ayahnya membawa pulang seorang gadis bernama Yun Zijun, mengklaim bahwa dialah anak kandung yang sebenarnya. Sejak saat itu, hidup Yun Zishao runtuh. Dari putri sah keluarga perdana menteri, ia berubah menjadi anak angkat yang tak diakui. Ayahnya mengabaikannya, ibunya tak lagi menyayanginya, bahkan tunangannya—Putra Mahkota—tanpa ragu mengirimnya ke tempat pencucian pakaian istana, menjadikannya pelayan rendahan selama tiga tahun. Menurut alur cerita aslinya, Yun Zishao hanya akan terus disiksa, difitnah, dan dipaksa berkorban demi Yun Zijun, meskipun semua orang tahu ia tidak bersalah. Namun sekarang… jiwa yang mengisi tubuh itu bukan lagi gadis lemah yang sama. Seorang wanita kejam dan tak kenal belas kasihan telah mengambil alih takdirnya. Dengan kecerdikan dan keberanian, ia merobek naskah nasibnya sendiri—membalas saudara-saudaranya yang licik, memutus hubungan keluarga yang munafik, menghancurkan pertunangan palsu, dan bahkan memilih menikahi pria yang dianggap sebagai penjahat oleh seluruh dunia. Dari seorang gadis yang diinjak-injak, ia bangkit menjadi penguasa permainan. Dan kali ini, bukan dia yang akan dihancurkan—melainkan mereka semua.

Pengembara WaktuOngoing

Dari Istri Dibuang, Bangkit Sebagai Ratu Kekaisaran

310·Jovanka

Air mata mengalir di mata Song Zhirou, bersamaan dengan batuk- batuknya yang terdengar, “Kakak sepupu, kamu sudah tidak utuh lagi, kamu bukan milikku seorang lagi, huhu!” Wajah Zhao Zhen tampak serius. Meski dia peduli pada sepupunya, tapi dia juga tak suka saat dirinya dipertanyakan. Zhao Zhen adalah pria tulen dari zaman kuno, dan di masa depan pun akan menjadi pewaris utama keluarga marquis. Bagaimana mungkin dia hanya menjaga satu wanita saja? Bahkan sepupunya pun tidak bisa. Song Zhirou terus menangis dan mengeluh, sesekali batuk, lalu secara tak sengaja menjatuhkan sapu tangan bernoda darah ke depan Zhao Zhen. Pupil mata Zhao Zhen mengecil, hatinya pun ikut mencelos. “Rou’er, kamu batuk darah lagi.” Saat itu juga, Zhao Zhen sedikit terkejut, karena dirinyalah yang telah menyebabkan sepupunya kembali muntah darah. Pada saat yang sama, ia teringat kata- kata sang ayah: tubuh sepupunya terlalu lemah, bagaimana bisa melahirkan pewaris yang sehat? Saat ini Zhao Zhen tiba- tiba merasa kata -kata ayahnya memang masuk akal. Tubuh sepupunya memang tidak cocok untuk melahirkan keturunan. Sementara itu, Song Zhirou belum sadar kalau usahanya justru menjadi bumerang. Ia masih terus berakting keras.

FantasiOngoing