

Cerita


TO GET HER
WARNING!!! 18+++ Pastikan usia kalian sudah dewasa untuk membaca cerita ini! “Kalau aku tertarik padamu, apa kau akan membuka hatimu untukku?” Aneesa membalas tatapan Marcello yang menatapnya dengan lembut, tetapi sangat serius. Seperti bukan Marcello yang dikenalnya, tetapi kemudian tertawa pelan lalu meneguk Bacardi dan menatap Marcello dengan geli. “Jawaban bodoh macam apa? Kau sudah punya gadis yang kau incar, dan aku pasti bukan tipemu, kan?” katanya sembari melepaskan lengannya dan berbalik. Namun, Marcello menarik siku Aneesa kemudian lengannya melingkar di pinggang gadis itu dan hanya dalam hitungan detik bibir Marcello telah berada di bibir Aneesa. Aroma Bacardi yang kuat segera memenuhi penciuman Marcello, begitu pula rasanya—hangat, namun sedikit manis dan membakar di tenggorokan seperti campuran amarah, gengsi, dan sesuatu yang tak bisa dikendalikan. Aneesa terpaku, tubuhnya menegang di antara lengan Marcello yang menahannya agar tidak beranjak. Untuk sesaat dunia di sekeliling mereka seolah lenyap, hanya ada degup jantungnya yang terpacu cepat di dada, berpadu dengan napas Marcello yang terasa di kulitnya. Aneesa hendak mendorong Marcello, tetapi Marcello justru meletakkan telapak tangannya di tengkuk Aneesa. “Mmph....” Aneesa berusaha membebaskan dirinya, tetapi kali ini tidak benar-benar serius membebaskan dirinya dan justru memejamkan matanya. Sentuhan lembut bibir Marcello di bibirnya bak ribuan bujuk rayu yang terus mendesaknya dan Aneesa pun perlahan membuka bibirnya. Menyerah dan membiarkan Marcello mencumbuinya kemudian perlahan membalas ciuman Marcello. Marcello memperdalam ciumannya, mengecap bibir Aneesa, membelai lidah lembut gadis itu dengan erotis hingga erangan halus terlepas dari tenggorokan Aneesa. Marcello mengambil botol Bacardi dari tangan Aneesa dan tanpa mengakhiri ciuman, ia meletakkan botol ke atas meja pajangan di dekatnya kemudian menciumi Aneesa dengan lebih erotis. Aneesa mengerang, tubuhnya merapat pada Marcello, dan sesuatu yang menyiksa bergelung di bawah perutnya. Namun, akal sehatnya menghampiri membuatnya tersadar jika seharusnya tetap pada batasan dan tidak melewatinya. “Marcello,” erang Aneesa pelan dan meskipun enggan ia mendorong dada Marcello dengan pelan. Marcello menyudahi ciumannya dan menatap Aneesa dengan jarak yang sangat dekat, bahkan hidung mereka bersentuhan. Aneesa membuka matanya dan tatapannya sendu menatap Marcello, tetapi terselip gairah di sana dan bibirnya yang basah sedikit terbuka kemudian dengan lemah menggeleng. Marcello mengusap sudut bibir Aneesa. “Jangan katakan apa pun,” ucapnya dan menatap mesra Aneesa. Ada begitu banyak suara di kepala Aneesa, sangat berisik membuat Aneesa memilih memejamkan matanya lagi. Namun, Marcello justru kembali menciumnya. Kali ini lebih lembut, tidak begitu memaksa dan membuat Aneesa ingin menangis karena meskipun menyadari ada batasan yang seharusnya tidak dilewati nyatanya tubuhnya seperti kehilangan kontrol dan sepenuhnya mendambakan sentuhan Marcello.


SELINGKUH 21+
⚠️⚠️?? Anak kecil minggir dulu! Tidak ada cinta yang Sheila tahu, hanya ada nafsu yang berujung pada perselingkuhan demi perselingkuhan yang ditemui oleh Sheila sepanjang perjalanan kariernya sebagai pengacara perceraian. Namun, tetangga seksinya, Romero datang dan menggoda dengan pesonanya yang tidak mampu Sheila tolak. Mampukah Sheila terus bertahan dengan pemikirannya itu? Sementara pesona Jack, agen FBI dan bekas teman sekolahnya itu juga menawarkan pesonanya pada Sheila. ? Setiap chapter berbeda-beda dan mengandung unsur 21+


EX TO NEXT 21+
CERITA DEWASA! KONTEN DEWASA! SESUAIKAN USIA KALIAN! Bianca merasa jika dirinya benar-benar telah berada di tepi jurang bernama hasrat yang tertutup kabut sehingga tidak terlihat dasarnya, hanya satu langkah lagi ia benar-benar akan melompat ke dalam jurang itu bersama Evander. Ketika tangan Evander menyusup ke dalam celana piamanya dan membelai bagian paling pribadinya seraya bibirnya terus mencumbui bibirnya, Bianca benar-benar merasa dirinya akan menyerahkan segalanya pada Evander. Saat Evander menarik celananya, Bianca sudah tidak bisa lagi berpikir untuk menolak. Ia menantikan saat di mana rasa nyeri yang bergelung di bawah perutnya ditawarkan oleh Evander.


PERNIKAHAN KETIGA 21+
CERITA RUMAH TANGGA BUKAN BACAAN ANAK DI BAWAH UMUR! Tanpa diduga Prilly justru melumat bibir Alexander dan menciumnya seperti ia adalah wanita yang tengah kehausan. Alexander membalasnya dan mereka berdua tenggelam dalam ciuman panas cukup lama, ciuman keduanya penuh kerinduan dan putus asa. Prilly yang merindukan Mike dan Alexander yang merindukan Prilly. Mereka bahkan berciuman disertai derai air mata Prilly yang terus membanjiri wajah mereka. "Alex, tolong aku, malam ini saja, maukah kau menjadi Mike? Aku sangat merindukannya," isak Prilly ketika ciuman mereka terlepas, matanya terpejam.


0h, My Brother!
⚠️⚠️⚠️⚠️ Mature content! Banyak adegan dewasa yang hanya cocok untuk usia 21 tahun ke atas. Harap kalian bijak menyikapi dan sesuaikan usia kalian. Waktu tidak mungkin bisa diputar kembali, selaput dara yang telah robek tidak mungkin bisa kembali utuh. Grace hanya bisa pasrah menerima bahwa kini ia bukan gadis yang suci lagi. "Kau benar-benar iblis yang tidak berperasaan." Akhirnya hanya itu yang mampu Grace lontarkan dari sekian banyaknya cacian dan makian yang menjerit di otaknya. "Iblis? Jika aku adalah iblis, maka kupastikan akan kuseret kau ke dalam neraka yang sama bersamaku, Grace," ucap William sambil menyeringai penuh kemenangan. "Dan sebagai balas budi kepada keluarga Johanson, aku ingin kau menjadi simpananku. Selamanya."


SEXY PARIS 21+
⚠️⚠️ Adult Romance (21+) Novel ini mengandung banyak adegan yang tidak cocok untuk usia di bawah 21 tahun. "Ini akan sedikit kasar, aku harap kau tidak keberatan," geram Samuel sambil menyatukan tubuh mereka dengan posisi Paris duduk di pangkuan membelakanginya. Paris mengerang, ia mencengkeram lengan pergelangan tangan Samuel hingga kukunya menancap di kulit Samuel. Bagian tubuhnya terasa terisi penuh olah Samuel, sempurna. Seperti yang selama ini ia inginkan, pria yang bertahun-tahun hanya ada di dalam khayalannya kini sedang memasukinya. "Sam, lepaskan aku," erang Paris. Bibirnya meminta dilepaskan tetapi tubuhnya sama sekali tidak, ia ingi Samuel lebih dalam lagi memasukinya, ia ingin Samuel memuaskannya dengan caranya.


I Win You
⚠️ 21+ sesuaikan usia kamu sebelum membaca tulisanku yang pasti bukan untuk anak remaja apa lagi anak kecil. "Vanilla, kau tahu apa yang kau lakukan?" "Tentu saja aku tahu." Ia menggesekkan area sensitifnya di benda berotot milik Nick. Bibirnya mengulas senyum penuh kemenangan yang terkesan jail. "Jangan salahkan aku jika... argh!" Nick menggeram, putus asa. "Fuck off!" "Jika apa?" "Jika benda itu tidak sengaja masuk, kau tahu itu risikonya, Vanilla," geram Nick jengkel karena Vanilla semakin menggodanya. Gadis itu terasa lembut, licin, dan hangat, Nick bisa merasakannya. Vanilla semakin menggoda Nick, menggesekkannya dengan lembut sambil mengerang dan menciumi sudut bibir bibir Nick berulang-ulang. "Nick... aku... sepertinya berubah pikiran." Nick mengatur napasnya. "Vanilla, jika kau terus bergerak ada kemungkinan benda itu akan tersesat masuk ke dalam." "Dia tidak akan tersesat kecuali kau menuntunnya." "Vanilla, it's not fucking jokes." Instagram @cherry.blossom0311 Facebook : Sakura Hikaru


BABY CEO 21+
⚠️⚠️ Cerita dewasa! Bukan bacaan anak di bawah umur yang masih sekolah! Pilih bacaan yang sesuai rating usia kalian. "Ares...," erang Vanya saat Ares begitu dalam menciumnya hingga ia nyaris tak dapat bernapas. Namun, pria itu tidak menghentikan ciumannya. Vanya justru mendapatkan remasan lembut di payudaranya hingga erangan keluar dari tenggorokannya seraya menggeliat semakin gelisah. Bibir Ares berpindah ke dada Vanya, kecupan demi kecupan di payudaranya yang mengeras Vanya terima. Begitu juga saat lidah Ares menjilati puncak payudaranya, Vanya merasakan jika kegelisahan dan kesengsaraan yang menderanya seakan hendak membunuhnya. "Ares...." "Jangan terburu-buru," kata Ares. Vanya tidak mengerti maksud Ares, tetapi juga tidak mengerti untuk apa ia terus saja memanggil Ares. "Ares, kumohon."


Reborn : Billionaire's Pet
⚠️ Reborn/Reinkarnasi ⚠️ Bukan terjemahan! "Panggil namaku," bisik Tian seraya mendesakkan pinggulnya lebih dalam. Gigi Shashi menancap di bibir bawahnya, pipinya bersemu merah. "T-tuan Li," gumamnya ragu-ragu. "Bukan begitu cara memanggilku." Tian menyibak rambut yang menutupi kening Shashi dan tatapanya lembut menyorot wanita di bawahnya yang terlihat lemah dan mendambakannya. "Christian," erang Shashi. Tian tersenyum puas kemudian mempercepat gerakan pinggulnya, menerima tawaran Shashi dengan sengit sampai-sampai terkesan dirinya seperti binatang serakah yang kelaparan.